Sponsors Link

3 Bahaya Tumor Wilms pada Anak yang Sering Terjadi

Sponsors Link
Setiap orang tua akan merasa khawatir dan resah ketika mengetahui buah hati menderita penyakit tumor. Sebab, tumor sering kali dikaitkan dengan keganasan penyakit kanker. Berbeda dengan kanker, sebenarnya tumor adalah adalah pertumbuhan sel tubuh yang tidak normal pada bagian tubuh anak tertentu. Sebagian tumor hanya terjadi pada bagian tubuh tertentu dan tidak menyebar, sering disebut tumor jinak. Bahaya tumor wilms pada anak adalah salah satu contohnya. Sedangkan, tumor yang dapat menyebar ke bagian tubuh lainnya, dikenal sebagai tumor ganas, dan merupakan penyakit kanker. Salah satunya adalah bahaya tumor seperti bahaya tumor askin pada anak.
Penyebab tumor wilms
Penyakit tumor wilms adalah tumor yang menyerang satu atau kedua ginjal anak. Tumor wilms atau nefroblastoma merupakan tumor yang jarang terjadi. Meskipun langka, bahaya tumor wilms pada anak menyebabkan gejala tumor wilms harus diwaspadai orang tua. sehingga dapat memberikan pengobatan segera dengan tepat, serta mencegah komplikasinya.
Tumor wilms biasanya terjadi pada anak-anak berusia 3 hingga 4 tahun. Penderita penyakit ini umumnya tidak menampakkan gejala yang khas, meskipun pada beberapa kondisi gejala tumor wilms pada anak dapat dikenali dari tanda-tanda berikut ini,
  • Pembengkakan pada bagian perut anak,disertai rasa sakit dan tidak nyaman
  • Pertumbuhan tumor wilms juga dapat menjadi penyebab demam pada anak
  • Perubahan warna hingga urine berdarah pada anak
  • Anak mudah merasa lelah dan lemas
  • Mual, muntah dan mengalami penurunan selera makan
Bahaya tumor wilms pada anak lebih berisiko terjadi pada anak laki-laki dibandingkan perempuan. Meskipun belum diketahui penyebab pasti penyebabnya, beberapa kondisi tertentu dapat memicu pertumbuhan tumor wilms pada ginjal anak. Kondisi pemicu tumor wilms antara lain,
  1. Kelainan bawaan – anak yang memiliki kelainan bawaan tertentu, beresiko mengalami penyakit ini. Misal, pada anak yang memiliki selaput mata tidak lengkap (anirida). Atau pada anak yang memiliki salah satu bagian tubuh lebih besar dibandingkan lainnya (hemihypertrophy)
  2. Faktor genetik – meskipun tidak diturunkan langsung dari orang tua anak. Namun, resiko menderita tumor wilms meningkat apabila ada anggota keluarga yang mengalami kondisi yang sama.
  3. Sindroma tertentu – penderita sindrom denys-drash, sindroma beckwith-wiedemann dan juga sindrom frasier berpotensi juga mengalami tumor wilms.
Bahaya Tumor Wilms pada Anak
Organ ginjal memiliki peranan penting dalam filtrasi plasma darah dan pembuangan beberapa zat terlarut didalamnya yang tidak lagi dibutuhkan tubuh. Tentu saja, apabila ginjal terserang penyakit seperti infeksi ginjal pada anak dan tumor wilms, akan mengakibatkan gangguan metabolisme hingga macam-macam gangguan pada tumbuh kembang anak.  Berikut ini adalah beberapa bahaya yang perlu diwaspadai jika mendapati anak mengalami gejala tumor wilms.
1. Berkembang sporadis
Perkembangan tumor ini terjadi dalam 5 tahapan. Dokter akan melakukan diagnosa untuk memgetahui tahap perkembangan tumor. Perkembangan tumor yang sporadis dan gejala penyakitnya yang tidak khas, berpotensi menyebabkan penderita terlambat berobat. Sehingga tumor wilms menyebar ke bagian organ tubuh lainnya, seperti hati dan paru-paru (tumor wilms tingkat 4) dan dapat menyerang kedua ginjalnya (tingkat 5).
2. Efek samping pengobatan
Pengobatan dilakukan dengan kombinasi terapu operasi dan kemoterapi. Kedua jenis terapi ini berpotensi menimbulkan bahaya tumor wilms pada anak seperti,
3. Komplikasi tumor wilms
Sebagian besar kasus tumor wilms pada anak dapat disembuhkan hingga tuntas. Namun, keberhasilan pengobatan sangat bergantung kepada usia, kondisi tubuh penderita dan tingkat keparahan tumor wilms yang diderita. Meskipun begitu, komplikasi akibat menyebarnya tumor ke bagian tubuh lain dan resiko gagal ginjal kronis merupakan bahaya tumor wilms pada anak yang perlu diwaspadai.

Sponsors Link
, , , , , , , , ,
Post Date: Monday 03rd, December 2018 / 03:49 Oleh :