Sponsors Link

4 Tips Menghadapi Anak Introvert agar Dapat Bersosialisasi

Sponsors Link

Memahami apa artinya menjadi introvert akan membantu orang tua untuk dapat menghadapi anak introvert dengan lebih baik. Orang tua seringkali khawatir apabila seorang anak sering menghabiskan waktu sendiri dan tidak mau berbicara mengenai perasaannya berarti anak mengalami kelainan emosional seperti depresi. Memang benar kedua hal itu merupakan beberapa tanda depresi, namun dalam beberapa kasus depresi ditandai dengan adanya perubahan pada pola perilaku. Introvert bukanlah merupakan respon kepada pengaruh luar melainkan suatu kepribadian atau sifat bawaan. Jadi, anak yang depresi tidak bersikap tertutup sejak awal, namun pada umumnya akan mengalami perubahan perilaku menjadi tertutup, berbeda dari sifat aslinya.

Bagaimana Membesarkan Anak Introvert

Anda juga dapat melakukan cara mengenali karakter anak dengan mengetahui beberapa ciri-ciri anak introvert untuk meyakinkan diri bahwa perilaku anak masih berada di batas normal dan tidak ada yang perlu dikhawatirkan. Ketika Anda mengetahui informasi detil mengenai perilaku sosial anak dan interaksi anak, emosi dan ekspresi verbal anak, Anda akan memiliki naluri yang lebih baik mengenai bagaimana sebenarnya anak introvert tersebut. Tips menghadapi anak introvert adalah sebagai berikut:

1. Menghormati pilihan anak

Jika Anda sudah dapat mengetahui pilihan-pilihan yang dibuat anak, Anda akan perlu menghormati pilihan-pilihan tersebut. Misalnya, introvert cenderung memiliki sedikit teman dan menjadi penyebab anak susah bersosialisasi. Mungkin Anda melihat hal tersebut pada anak sementara anak lain memiliki banyak teman, dan ini membuat Anda khawatir. Jika Anda mengerti bahwa kondisi ini adalah yang paling nyaman bagi anak dan membuatnya bahagia, maka pengetahuan ini tentu dapat membuat Anda lebih nyaman juga.

2. Memberi dukungan pada anak

Walaupun orang tua mengerti bagaimana sifat asli anak dan selalu siap mendukung anak, pihak lain mungkin tidak demikian. Misalnya, guru dapat melihat ini sebagai kesulitan anak untuk bersosialisasi karena anak tidak menikmati bekerja dengan murid lain pada aktivitas kelompok dan mungkin saja memberikan dorongan terlalu keras untuk anak. Anda bisa membantu gurunya untuk mengerti mengapa anak bersikap demikian. Mendukung dengan tepat dapat menjadi cara mengatasi anak yang sensitif.

3. Memberikan pujian

Walaupun anak memang bersifat introvert secara alami, cara mengatasi anak introvert dapat dilakukan dengan memberikan dorongan agar ia berani mencoba mengambil resiko. Berikan pujian ketika anak mencoba untuk keluar dari sifatnya tersebut sesekali, tunjukkan bahwa Anda bangga dan menghargai usaha anak dengan kalimat positif. Perilaku Anda akan dapat memberikan dorongan pada anak untuk terus mencoba membuka diri, dan hal itu sangat penting agar ia tidak mengalami masalah pada kehidupan sosialnya karena bersifat introvert.

4. Mendukung minat anak

Anak introvert memerlukan lebih banyak dukungan dan dorongan daripada anak lainnya. Jika Anda melihat minat tertentu pada anak, bantulah anak untuk mengembangkan minatnya tersebut. Jangan lupa untuk mempertimbangkan baik dan buruknya bagi anak pula. Mengembangkan minat bisa menjadi cara mengatasi anak yang pemalu dan minder, juga menjadi cara melatih mental anak agar berani.

Menerima sifat anak sebagaimana dirinya sendiri akan menunjukkan kepada anak bahwa Anda menyayanginya. Oleh sebab itu, usahakan untuk tidak membuat anak merasa bahwa perilakunya tidak normal dan hal itu menjadi masalah. Anda bisa saja memaksa anak untuk menjadi orang lain selain dirinya sendiri. Anak dapat menjadi minder karena ia merasa bahwa hal itu merupakan suatu kekurangan dan Anda kecewa kepadanya karena itu. Bila tidak, apa lagi sebabnya Anda berusaha memaksanya menjadi orang lain? Jika Anda ingin mendapatkan tips menghadapi anak introvert, maka jangan pernah memaksa anak introvert bersikap seperti anak lain dan terimalah ia apa adanya.

Sponsors Link
, , , , , , , , , , ,
Post Date: Friday 10th, August 2018 / 04:06 Oleh :
Kategori : Karakter