Sponsors Link

9 Tips Aman Membawa Bayi Naik Pesawat untuk Bepergian

Sponsors Link

Bepergian atau bertamasya bersama si kecil adalah momen yang menyenangkan bagi para orang tua. Namun bagaimana bila usia si kecil masih kurang dari 1 tahun dan transportasi yang digunakan adalah menggunakan pesawat? Apakah Anda akan membatalkan rencana tamasya tersebut? Pasti sayang donk jika harus membatalkan rencana liburan yang menyenangkan ini. Memang ada beberapa bahaya naik pesawat untuk bayi. Namun semua ini dapat disiasati jika semua direncanakan dan dipersiapkan dengan matang.

ads

Semua bahaya membawa bayi naik pesawat dapat diatasi dengan berbagai tips aman membawa bayi naik pesawat. Selain itu, tidak semua bayi akan mengalami dampak buruk tersebut ketika naik pesawat. Kuncinya adalah memastikan semua yang berhubungan dengan si kecil sudah tersedia dan juga selalu berkonsultasi dengan dokter untuk menghindari berbagai kemungkinan yang ada. Salah satunya adalah mengenai usia aman membawa bayi naik pesawat. Lalu apa saja sih tips aman membawa bayi naik pesawat? Berikut ulasannya:

1. Siapkan segala barang yang diperlukan si kecil

Bayi membutuhkan barang yang lebih banyak dan bermacam daripada orang dewasa. Jika Anda berniat bepergian bersama si kecil, usahakan untuk membawa barang-barang yang diperlukan oleh si kecil. Ini adalah salah satu tips nyaman bepergian dengan si kecil. Beberapa barang tersebut antara lain baju ganti, popok, tissu basah dan tissu kering, susu, makanan bayi, air panas dalam termos, selimut, dan mainan favorit bayi. Semua itu adalah barang-barang pokok yang biasanya diperlukan oleh bayi.

2. Jangan pesan tiket secara dadakan

Bepergian dengan bayi terutama menggunakan pesawat tidak bisa dilakukan secara mendadak. Semua harus direncanakan dengan matang. Oleh karena itu, usahakan untuk memesan tiket penerbangan jauh-jauh hari sebelum keberangkatan. Hal ini juga bermanfaat untuk mempersiapkan fisik bayi agar tetap sehat perjalanan liburan. Sehingga akan terasa manfaat liburan untuk anak dan keluarga. Selain itu, akan lebih baik untuk berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu sebelum membawa si kecil terbang naik pesawat.

3. Pilih jam penerbangan sesuai dengan jam tidur si kecil

Untuk lebih membuat bayi nyaman selama perjalanan naik pesawat, ada baiknya untuk memilih jam penerbangan sesuai dengan waktu tidur yang baik untuk anak. Misalnya memilih perjalanan di malam hari karena bayi terbiasa tidur lebih lama ketika malam hari. Selain itu, suasana cahaya di luar jendela juga dapat mendorong mood bayi untuk bisa tidur selama perjalanan.

4. Usahakan untuk memilih kursi di dekat lorong

Bepergian dengan membawa bayi biasanya akan membuat para orang tua tidak bisa diam. Para orang tua bisa saja mondar-mandir mengurusi keperluan bayi. Sehingga memilih kursi di dekat lorong adalah solusi terbaik. Selain itu, dengan memilih kursi di dekat lorong juga memungkinkan bayi dapat bersosialisasi dengan lingkungan sekitar.

5. Usahakan datang lebih awal ke bandara

Datang lebih awal ke bandara menjadi salah satu cara untuk membiasakan bayi dengan suasana pesawat. Biarkan bayi bersosialisasi atau mengenal lingkungan pesawat sebelum ia terbang. Sebelum naik ke pesawat, Anda bisa mengajaknya bermain dengan tujuan ketika nanti waktunya terbang ia sudah merasa kelelahan dan bisa tidur dengan pulas.

6. Pastikan bayi menyusui saat lepas landas dan mendarat

Satu hal yang sebaiknya dilakukan oleh para orang tua yang membawa bayi baik pesawat adalah membuat bayi menyusui ketika pesawat lepas landas dan juga mendarat. Kegiatan ini ditujukan untuk menghindarkan munculnya tanda-tanda bayi mengalami infeksi telinga dan juga membuat bayi menjadi lebih tenang.

8. Selalu dekap bayi selama perjalanan

Ketika naik pesawat, biasanya akan ada guncangan yang terjadi. Hal ini dapat menyebabkan bayi kaget dan rewel. Untuk itulah sangat penting bagi para orang tua untuk selalu mendekap bayi. Dekapan ayah atau ibu akan membuat bayi merasa tenang selama perjalanan, terutama ketika ia sedang tidur. Jika bayi terbangun, berikan ia susu atau mainan favoritnya.

9. Ubah posisi gendongan selama perjalanan

Selama perjalanan, jangan menggendong bayi hanya dalam satu posisi saja. Mengingat berbagai efek negatif bayi sering digendong, usahakan untuk secara rutin mengganti gendongan bayi. Hal ini ditujukan untuk menghindari risiko bayi mengalami pegal-pegal dan badan sakit. Jika bayi sampai merasakan sakit atau pegal di badannya, bayi akan menjadi mudah rewel atau justru menangis selama perjalanan.

Dengan membuat bayi nyaman sepanjang perjalanan, tentunya akan membuat orang tua pun tenang. Selamat berlibur.

Sponsors Link
, , , , , ,
Post Date: Saturday 16th, December 2017 / 14:56 Oleh :
Kategori : Parenting