Sponsors Link

5 Tips agar Anak Tangguh dan Mandiri serta Berani

Sponsors Link

Mungkin tidak ada tanggung jawab yang lebih besar di dunia ini selain membesarkan anak. Semua yang Anda lakukan akan membawa pengaruh kepada perkembangan anak sebagai pribadi individu kelak. Lima tahun pertama dalam kehidupan anak merupakan masa paling rentan dalam pembentukan karakter anak, sehingga orang tua perlu bertanggung jawab mengenai hal apapun yang akan terjadi pada waktu tersebut. Pikiran mengenai tanggung jawab tersebut sudah pasti sangat mengganggu karena bisa jadi akan membuat Anda mengawasi setiap kelakuan anak sekecil apapun , khususnya untuk orang tua baru. Akan tetapi akan ada waktunya ketika kita tidak dapat mendampingi dan mengawasi anak dengan lebih cermat.

Membuat Anak Tangguh dan Mandiri

Tips agar anak tangguh dan mandiri harus diterapkan sejak anak berusia dini oleh orang tua, terutama agar anak dapat tumbuh menjadi pribadi yang positif dan dapat mengatasi segala permasalahan hidup yang kelak ia hadapi. Anda dapat mendidik anak dengan cara – cara berikut:

1. Biarkan anak mengalami kesulitan

Jangan terlalu bergegas untuk membantu ketika anak sedang berada dalam kesulitan, terutama jika anak tidak berhenti menangis hingga Anda datang membantunya. Membiarkan diri dimanipulasi seperti itu oleh anak akan memberi kesan pada anak bahwa mereka dapat lolos dari semua perilaku buruk dengan mudah. Membiarkan anak untuk sesekali mengalami kekecewaan sejak awal, akan mengajari anak – anak untuk menjadi sabar dan penuh pertimbangan untuk orang lain. Biarkan anak berusaha mengatasi masalahnya lebih dulu sejak awal, lalu Anda dapat membantunya ketika anak sudah terlihat membutuhkan bantuan. Ketahui juga cara mendidik anak yang suka membantah, cara mengenali karakter anak, dan cara bijak mengatasi anak yang suka memukul.

2. Biarkan anak belajar dari kesalahan

Mengajari anak bahwa melanggar peraturan selalu akan membuahkan konsekuensi secara alami dan tidak dapat dihindari. Anak – anak harus mengetahui sejak usia dini bahwa merupakan tanggung jawab mereka untuk mengikuti peraturan yang telah ditentukan di rumah dan diluar rumah untuk cara mendidik anak agar mandiri. Anda dapat memberikan konsekuensi kepada anak setiap kali ia tidak mengikuti peraturan, misalnya ketika anak tidak membereskan mainannya pada tempatnya setelah selesai bermain maka konsekuensinya adalah ia tidak dapat menggunakan mainannya tersebut selama beberapa waktu.

3. Biarkan anak bereksplorasi

Berikan anak kebebasan untuk mengeksplorasi lingkungannya dan mencoba hal – hal baru dengan anak lain yang seusianya. Jangan takut untuk mengekspos mereka terhadap sedikit kotoran, bakteri atau kuman yang menurut para ahli dapat membantu mereka mengembangkan kekebalan alami pada sistem tubuhnya. Anak akan belajar untuk menjadi mandiri dan belajar bertualang, dan tumbuh dengan keberanian untuk mencoba hal – hal baru. Ajari juga cara menanamkan nilai moral pada anak, hindari kesalahan dalam mendidik anak balita.

4. Biarkan anak mengenali dirinya sendiri

Sebagai orang tua seringkali kita hanya ingin mempercayai bahwa anak kita adalah makhluk yang sempurna dan selalu melakukan hal yang benar. Akan tetapi hal ini akan menjadi pengaruh buruk bagi anak dan menyebabkan mereka akan tumbuh menjadi orang yang merasa dirinya jauh lebih baik daripada semua orang lain dan menjadi orang yang tidak pernah merasa salah. Tips agar anak tangguh dan mandiri adalah dengan membiarkan anak menerima setiap pujian dengan sewajarnya dan juga mengetahui kesalahan apa saja yang telah mereka perbuat, agar anak dapat mempelajari kerendahan hati, toleransi dan penerimaan.

5. Anak harus berusaha untuk mendapatkan sesuatu

Tips agar anak tangguh dan mandiri selanjutnya untuk memberikan anak tugas dan kegiatan yang harus mereka penuhi setiap harinya dengan disesuaikan usianya. Hal ini akan mengajarkan anak bahwa untuk memperoleh sesuatu memang harus dilakukan dengan kerja keras dan juga mengajarkan nilai – nilai mengenai kedisiplinan.

Menerapkan tips agar anak tangguh dan mandiri hanya akan dapat berhasil jika Anda dapat bertahan dari upaya intimidasi anak. Anda harus dapat menunjukkan pada anak bahwa Andalah pemegang kekuasaan di rumah, sehingga mereka tidak dapat memanipulasi Anda dengan cara apapun untuk dapat menghindari peraturan yang ada. Dengan kata lain, ketegasan diperlukan untuk mengasuh anak sejak dini. Tentunya Anda dapat menunjukkan hal tersebut dengan cara yang seefektif mungkin, tanpa menggunakan kekerasan, amarah atau membuat anak menjadi trauma, dan menghindari efek pada mental anak yang sering dibentak.

Sponsors Link
, , , , , , , , , , ,
Post Date: Saturday 30th, June 2018 / 06:28 Oleh :
Kategori : Karakter