Sponsors Link

7 Pertolongan Pertama Luka Bakar Pada Anak

Sponsors Link

Bermain adalah salah satu aktivitas yang kita lakukan pada masa kanak-kanak. Setiap anak, pasti memiliki rasa ingin tahu yang sangat tinggi. Dan tentu hal ini menunjukkan bahwa tumbuh kembang anak berjalan dengan baik. Karena rasa ingin tahu yang ada dalam diri anak inilah, menunjukan bahwa otak nya ter-respon untuk ingin mengetahui suatu hal yang baru dalam hidupnya.

ads

Sebagai orang tua, sebaiknya kita memahami jika setiap anak dilahirkan ke dunia, untuk mempelajari hal-hal baru sebagai pengalaman yang akan ia gunakan di masa mendatang. Biarkan anak bereksplorasi dalam dirinya, agar ia mampu berpikir secara mandiri. Bermain memanglah aktivitas yang sangat penting dalam keseharian anak-anak, tapi bunda ketika anak-anak sedang bermain tidak hanya kesenangan saja yang dapat, namun bisa juga ada sebuah insiden atau kecelakaan yang terjadi ketika anak bermain dan mencoba hal baru di sekitarnya.

Salah satu hal yang sering terjadi ketika anak bermain atau mencari hal baru, adalah timbulnya luka yang disebabkan api, air panas, listrik dan lainnya yang mengandung panas. Hal ini akan sangat berbahaya bagi sang anak, karena pada dasarnya seorang anak tidak mengerti atau memahami apa yang berbahaya dan apa yang tidak berbahaya. Menurut para ahli, Brooks & Elliot 1971 “Bermain adalah setiap kegiatan yang dilakukan untuk memperoleh kesenangan, tanpa mempertimbangkan hasil akhir “

Untuk mengantisipasi dan mengatasi luka bakar pada kulit anak, sebaiknya simak yang berikut ini, karena ini akan sangat bermanfaat bagi semua orangtua di dunia.

Luka Bakar Pada Anak

Kulit anak merupakan bagian yang paling sensitif dan sangat rentan terhadap luka bakar. Banyak orang tua sudah mengerti seperti apa luka bakar, namun minim yang memahami bagaimana cara menanganinya, mengobatinya bahkan jarang orang tua yang paham pertolongan pertama seperti apa yang harus diberikan kepada sang anak. Sebelum kita lebih jauh, mari kita pahami pengertian luka bakar menurut ilmu medis.

Pengertian Luka Bakar

Luka Bakar adalah sebuah kerusakan pada jaringan kulit atau tubuh yang disebabkan oleh suhu panas yang dapat menimbulkan suatu reaksi pada tubuh manusia. Luka ini disebabkan adanya kontak dengan benda panas seperti api, arus listrik, air panas, bahan kimia dan sebagainya sehingga menyebabkan luka tersebut. Bunda, tentu hal ini akan bahaya sekali untuk anak, karena jika anak tidak diberikan perawatan, maka luka akan terinfeksi dan selain itu masalah ini dapat mengganggu kenyamanan anak dalam beraktivitas.

Setelah kita memahami pengertian dari luka bakar menurut ilmu medis, maka selanjutnya kita akan membahas tentang macam-macam luka bakar yang dapat terjadi pada anak kita, berikut penejelasannya.

Kategori Luka Bakar

  • Luka Bakar Termal

Luka bakar termal, adalah luka yang disebabkan adanya kontak langsung dengan api atau cairan yang bersuhu panas seperti kopi, teh, kuah makanan dan sebagainya. Luka bakar termal, adalah kategori luka bakar yang sering terjadi pada anak-anak.

Misalnya saja, ketika ayah dan bunda minum kopi atau teh di pagi maupun sore hari, terkadang anak-anak suka merengek ingin memegang cangkir sendiri untuk mencicipi minuman tersebut. Padahal, sebenarnya mereka hanya ingin meniru apa yang ayah dan bundanya lakukan, namun tidak jarang hal ini membuat cangkir tumpah pada kaki atau lengan anak.

  • Luka Bakar Elektrik :

Luka bakar elektrik adalah, luka bakar yang disebabkan adanya kontak dengan arus listrik. Tingkat parah atau tidaknya luka ini, dipengaruhi tinggi rendahnya tegangan pada arus listrik tersebut. Hal ini juga kerap terjadi pada anak-anak kita, dan ini dapat menyebabkan kematian.

Contohnya saja dalam kehidupan kita sehari-hari, setiap hari ayah atau bunda pasti menggunakan stop kontak untuk mengisi daya baterai handphone atau laptop. Terkadang kita dengan tanpa berpikir, mengisi daya tersebut di tempat yang mudah di jangkau oleh anak-anak kita. Hal ini akan sangat berbahaya, karena anak dapat mencabut handphone atau laptop tersebut tanpa memikirkan bahaya.

Seperti sebuah berita yang berisi “ seorang gadis kecil berusia 4 tahun meninggal dunia, karena keteledoran sang ayah yang lupa melepas charger handphone dari stok kontak “. Hal ini sangat menyedihkan, dan pasti sebagai orang tua kita akan merasa menyesal jika hal ini terjadi pada buah hatinya.

  • Luka Bakar Kimia

Luka bakar kimia adalah luka bakar yang disebabkan adanya kontak kulit dengan zat kimia atau ciran kimia. Orangtua harus memikirkan tempat yang tepat untuk menyimpan keperluan rumah tangga, di tempat yang sulit bahkan tidak mungkin di jangkau oleh anak-anak. Sadarkah kita, jika hampir seluruh peralatan rumah tangga kita mengandung zat aktif atau zat kimia yang sangat berbahaya jika tersentuh anak-anak.

Berbagai macam keperluan rumah tangga yang ada di rumah seperti sabun cuci pakaian, pemutih pakaian, pembersih kamar mandi dan cairan pembersih lainnya. Terkadang kecelakaan kecil tidak dapat terhindarkan pada saat anak-anak bermain atau mencoba sesuatu. Jika anak mendapatkan luka bakar, maka kita harus memberinya pertolongan pertama agar luka tersebut tidak semakin parah.

Pertolongan Pertama Luka Bakar Pada Anak

  1. Jika anak terkena air panas dan sejenisnya seperti teh panas, kopi panas atau api, yang pertama dilakukan adalah tetap tenang dan berusaha tenangkan anak.
  2. Jika baju anak menepel pada luka, jangan langsung di cabut. Guntinglah bagian yang menempel pada luka, karena mencabutnya maka akan menyakiti anak dan memperparah luka.
  3. Dinginkan bagian yang terbakar dengan air yang mengalir selama 15-30 menit. Gunakan air keran biasa, jangan gunakan air dingin dari kulkas, dan jangan tambahkan bahan apapun dulu selain air mengalir.
  4. Setelah memberikan air mengalir pada anak. Lakukan penilaian pada jenis luka bakar anak, untuk tahap selanjutnya. Jika luka tersebut tidak parah, dapat melanjutkan perawatan di rumah. Jika luka tersebut dirasa parah dan takut anak terinfeksi, maka bawalah anak menemui dokter kulit untuk perwatan medis yang lebih baik.
  5. Oleskan salep luka bakar pada bagian tubuh anak yang terbakar, umumnya masyarakat menggunakan Bioplacenton. Salep ini tidak terlalu mahal, dan mudah untuk di dapatkan di toko obat atau apotek terdekat.
  6. Jangan menutup luka bakar anak dengan kasa, karena kita harus membuat luka anak menjadi cepat kering.
  7. Berikan anak obat pereda rasa nyeri, apabila anak merasa kesakitan atau nyeri berlebih.

Perkiraan waktu yang dibutuhkan untuk menyembuhkan luka bakar ringan adalah sekitar 6-7 hari, sedangkan pada luka bakar sedang sekitar 20-25 hari. Waktu yang dibutuhkan anak untuk sembuh dari lukanya, tergantung pada seberapa parah luka tersebut.

Jika sudah melakukan pertolongan pertama pada anak, hitunglah berapa luas luka bakar pada anak dengan menggunakan presentase. Dengan menghitung luas luka bakar pada anak, akan lebih mudah untuk mengetahui apa yang harus lakukan selanjutnya.

Bayi dan anak-anak   

 

1 Tahun

5 Tahun

Kepala 18 % 14 %
Badan 36 % 36 %
Tangan (kanan/kiri) 9 % – 9 % 9 % – 9 %
Kaki  (kanan/kiri) 14 % – 14 % 16 % – 16 %
Telapak tangan Seluas 1 % 1 %

Untuk menghitung luka bakar pada anak, dapat menggunakan rumus tersebut di atas. Seperti contoh, jika anak mengalami luka pada kaki kanan, kaki kiri dan telapak tangan, maka cara menghitungnya

Kaki kanan                  14%

Kaki kiri                      14%

Telapak tangan            1%

Maka cara menghitungnya ( 14%+14%+1% = 29% )

Setelah mengetahui berapa jumlah luas luka bakar pada anak, orangtua dapat mengetahui seberapa parah luka bakar pada anak. Hal ini akan sangat bermanfaat, supaya orangtua tahu apa yang harus dilakukan selanjutnya, membawa anak ke dokter atau tetap merawatnya di rumah saja.

Sponsors Link

Berikut penjelasan, bagaimana cara menentukan kedalaman kerusakan jaringan pada tubuh anak yang mengalami luka bakar.

Cara Menentukan Kedalaman Kerusakan Pada Tubuh Anak

  • Luka Bakar Derajat Pertama ( luka bakar 10% ), Pada luka bakar derajat pertama, luka yang akan di dapat anak hanya meliputi kulit lapisan luar (lapisan terluar kulit), luka ini tidak di anggap terlalu serius. Jika anak mengalami luka bakar derajat pertama, anak akan merasa sakit, bagian yang terbakar akan tampak memerah, kering dan bengkak.
  • Luka Bakar Derajat Kedua ( luka bakar 10%-20% ), Luka pada derajat kedua lebih serius dari pada derajat pertama. Jika anak mengalami luka tersebut maka anak akan merasa sakit, kulit anak akan melepuh dan terlihat seperti ada titik putih atau merah pada kulit anak. Luka pada derajat kedua, terjadi adanya kerusakan jaringan pada sebagian dermis, folikel rambut, kelenjar keringat tetap utuh.
  • Luka Bakar Derajat Ketiga ( 25% ke atas ), Pada derajat ketika, luka bakar dapat dikategorikan sebagai luka bakar yang serius. Karena kerusakan yang terjadi tidak hanya pada sebagian lapisan kulit, melainkan pada seluruh lapisan kulit, otot, lemak, tulang. Luka bakar derajat ketiga secara klinis terlihat putih, hitam, kecoklatan dan rasa sakit tidak terlalu dirasakan karena terjadi kerusakan pada saraf.

Setiap orang tua pasti menginginkan anaknya selalu dalam keadaan baik-baik saja. Sebagai orang tua kita harus benar-benar memperhatikan tingkah mereka, jangan sampai terjadi hal yang tidak kita semua inginkan. Berikan pengertian perlahan kepada mereka, ajarkan jika apa yang mereka gunakan, apa yang mereka mainkan dan mereka sentuh itu berbahaya. Gunakan jenis mainan yang sesuai dengan standarisasi yang sudah di tentukan, jangan biarkan anak memainkan sesuatu yang tidak seharusnya.

Namun apa daya jika memang sudah terjadi, namun orangtua tetap harus tenang dan lakukan cara berikut.

1. Luka Bakar Derajat Pertama

Luka ini tergolong luka yang ringan dan akan sembuh ssekitar 3-7 hari. Untuk mengatasi anak dengan luka ini, dapat melakukan hal berikut :

  • Rendam atau kompres bagian yang luka anak dengan air dingin selama 15-30 menit. Ini dilakukan guna mengurangi pembengkakan pada kulit anak yang terkena suhu panas.
  • Oleskan salep gel seperti Bioplacenton dan lidah buaya untuk mendinginkan luka terbakar pada anak.
  • Jangan menutup luka tersebut dengan kasa, karena luka akan sembuh dengan sendirinya.
  • Jika anak merasa nyeri berlebihan pada bagian yang terbakar, segera berikan obat anti nyeri untuk meredakan rasa sakitnya.

2. Luka Bakar Derajat Kedua

Luka ini tergolong lebih parah dari luka derajaat pertama. Pada derajat kedua, luka pada anak akan terasa lebih sakit dan kulit anak akan mengelupas. Luka derajat kedua akan sembuh sekitar 2 minggu hingga 1 bulan lamanya. Untuk mengatasi anak dengan luka derajat kedua, orangtua dapat melakukan hal berikut :

  • Rendam atau kompres bagian tubuh anak yang terbakar selama 20 – 40 menit dengan air dingin.
  • Gunakan perban saat anak akan diajak keluar, namun jika hanya di rumah biarkan saja terbuka agar cepat mongering.
  • Bersihkan luka setiap hari
  • Jika anak merasa gatal, maka ajarkan dia untuk tidak menggaruknya. Karena gatal adalah efek dari proses penyembuhan luka tersebut.

3. Luka Bakar Derajat Ketiga

Luka bakar derajat ketiga adalah luka yang sangat parah. Jika anak mengalami luka ini segeralah membawa anak ke rumah sakit terdekat, karena luka bakar ini merusak seluruh lapisan kulit anak dan saraf anak. Luka yang ada pada derajat ketiga ini, kulit akan mengelupas, memutih, bahkan hangus (gosong). Jika menemukan ciri-ciri tersebut pada anak, maka segeralah membawanya ke rumah sakit. Karena pada kasus derajat ketiga, dokter akan memutus untuk merekonstruksi atau mengoperasi anak.

Pada kasus derajat kesatu dan kedua, orangtua dapat memberikan pertolongan pertama. Namun pada derajat ketiga, pertolongan pertama sebaiknya tidak kita lakukan sendiri.

  • Bawa anak ke rumah sakit secepatnya.
  • Jangan mencoba untuk melepaskan pakaian anak sehelaipun, karena bisa jadi itu akan memperparah lukanya.
  • Jangan pernah memberikan air rendaman ataupun kompresan, karena pada luka ini anak sudah tidak membutuhkan air dalam penanganannya.
  • Jangan berikan olesan apapun pada anak
  • Pada derajat ketiga, orangtua hanya perlu membawa anak ke rumah sakit sesegera mungkin.

Dalam kasus luka bakar pada anak, kita harus benar-benar teliti dan paham seberapa besar keparahan luka pada anak kita. Jangan terburu-buru memutuskan keparahan luka anak, karena dapat memperparah luka tersebut. Jangan merasa panik, karena disini peran oramgtua harus menangani si kecil atau memberikan pertolongan pada si kecil. Karena jika oramgtua panik, maka masalah pun tidak akan selesai dan akan semakin parah, karena oramgtua tidak fokus memberikan pertolongan pada anak.

Sponsors Link

Untuk membantu mengatasi luka bakar pada anak, kita juga bisa memberikan pertolongan pertama menggunakan obat tradisional pada luka bakar derajat pertama dan kedua, berikut obat tradisional yang dapat kita manfaatkan sebagai obat luka bakar paada anak.

  1. Lidah Buaya

Ekstrak lidah buaya ini sangat bermanfaat untuk menyembuhkan luka bakar pada aanak. Lidah buaya mampu membantu proses regenerasi pada kulit yang terbakar dan memberikan efek dingin pada bagian yang terbakar. Caranya, kupas bagian kulit lidah buaya dan oleskan gel tersebut pada bagian yang terkena luka bakar. (Akan lebih dingin jika sebelum di gunakan, masukkan ke dalam kulkas 30 menit).

  1. Madu

Madu memiliki antibiotik yang bagus untuk diberikan pada anak yang terkena luka bakar. Madu dapat mengurangi rasa sakit anak akibat luka bakar, selain itu madu membantu memperbaiki jaringan kulit anak yang terkena luka bakar. Caranya sangat mudah, cukup oleskan madu pada bagian yang terbakar dan diamkan saja.

  1. Kulit Pisang

Kali ini, tidak hanya buahnya saja yang bisa di berikan pada anak-anak. Namun kulit pisang juga bermanfaatkan untuk mengobati luka bakar pada anak, kulit pisang mengandung anti oksidan yang mampu memperbaiki kulit anak yang terbakar. Cara menggunakannya, gosokkan bagian dalam kulit pisang pada kulit anak yang terbakar. Dan beberapa saat kemudian, rasa nyeri akibat luka bakar pada anak akan mereda.

  1. Putih Telur

Ternyata putih telur juga ampuh sebagai obat pereda nyeri akibat luka bakar. Dan tentunya putih telur dapat kita gunakan untuk meredakan nyeri pada bagian tubuh anak yang terbakar. Cara menggunakannya mudah sekali, cukup pisahkan antara kuning telur dan putih telur. Selanjutnya, oleskan putih telur pada bagian yang terkena luka bakar.

  1. Cuka

Kandungan asam asetat dan aspirin yang ada didalam cuka juga mampu meredakan nyeri pada kulit anak yang terbakar. Selain itu cuka juga dapat difungsikan sebagai antiseptik untuk luka bakar ringan sehingga dapat meminimalisir infeksi pada luka bakar ringan. Cuka dapat menyerap panas pada luka bakar anak, sehingga anak akan membaik dalam waktu yang cepat.

Untuk mencegah luka bakar pada anak, dapat dilakukan beberapa cara berikut ini :

  • Jauhkan bahan kimia bersifat keras seperti pembersih kamar mandi, kloset dan lainnya dari jangkauan anak / simpan di tempat yang sulit di jangkau si kecil.
  • Jauhkan jangkauan anak dari kabel dan segala perangkat yang menggunakan arus listrik.
  • Berikan stop kontak pengaman untuk setiap colokan listrik dirumah
  • Jika ada anggota keluarga yang merokok, usahakan tidak terlihat anak. Karena di khawatirkan anak mencoba meniru hal tersebut, dan melukai dirinya.
  • Jauhkan korek api, lilin, kompor, LPG/Gas dari jangkauan anak-anak. Berikan pintu masuk pada dapur, cukup dengan pintu kecil lepas pasang seperti yang tersedia di toko peralatan rumah.
  • Jangan menggunakan obat nyamuk bakar. Namun apabila bunda menggunakan obat nyamuk bakar, sebaik jauhkan letaknya dari jangkaauan anak-anak.
  • Berikan anak mainan yang tidak mudah terbakar dengan sendirinya.

Catatan : Jika melihat ada perubahan pada anak seperti demam di atas batas normal (dalam kasus luka bakar), maka sebaiknya segera membawa anak ke rumah sakit atau ke dokter terdekat. Hal ini harus lakukan guna meminimaalisir hal yang tidak di inginkan.

Memberikan perhatian khusus pada anak, terutama saat anak diusia 1-5 tahun sangatlah penting. Karena pada usia ini, mereka masih belum cukup paham dengaan apa yang mereka lakukan. Jagalah anak semaksimal mungkin, jauhkan barang yang berbahaya untuknya. Karena mencegah lebih baik daripada mengobati bukan?

Sponsors Link
, , , , , , , , , , ,
Post Date: Thursday 05th, January 2017 / 09:05 Oleh :
Kategori : Parenting