Sponsors Link

3 Penyebab Pilek pada Anak yang Disertai Ingusan

Sponsors Link

Seperti yang kita tahu bahwa bayi dan anak-anak sangat rentan terserang batuk dan pilek. Lalu apa sebenarnya pilek itu? Pilek adalah infeksi ringan pada hidung, saluran sinus, saluran pernafasan dan tenggorokan akibat virus. Pilek bisa dialami oleh siapa saja tidak terlepas berapa usianya, baik orang dewasa maupun anak kecil, termasuk bayi bisa saja terserang penyakit ini. Human Rhino Virus atau biasa disebut HRV merupakan kelompok virus yang biasa menyebabkan pilek pada anak-anak. Selain HRV pilek yang terjadi pada anak juga disebabkan oleh infeksi virus lainnya seperti Coronavirus, Adenovirus, Human Parainfluenza atau biasa disebut HPiV dan juga Respiratory Synctial Virus (RSV). Lalu bagaimana virus tersebut masuk ke tubuh anak?

Virus tersebut masuk ke dalam tubuh anak melalui mulut, hidung bahkan mata sebelum akhirnya mengendap dan berinkubasi yang akhirnya menyebabkan beberapa gejala. Masuknya virus ini rata-rata karena penularan lewat udara. Mungkin Anda sendiri tidak sadar ketika Anda atau anak Anda secara tidak langsung menghirup semprotan udara ketika ada orang yang bersin dan batuk di sekitar Anda. Hal tersebut biasanya terjadi tanpa kita sadari. Selain itu pilek juga bisa ditularkan kepada anak melalui interaksi tangan orang lain yang menderita penyakit ini. Bagaimana caranya? Sederhana saja, tangan anak secara tidak sengaja menyentuh badan orang yang menderita pilek atau memegang benda yang telah terkena paparan batuk dan pilek. Setelah menyentuh kedua hal tersebut kemudian tangan anak digunakan untuk minum, makan dan lain sebagainya. Oleh karena itu, manfaat mengajarkan anak cuci tangan sesudah melakukan aktivitas atau bermain sebaiknya diterapkan sebagai aturan atau sebuah kebiasaan yang baik guna mencegah penularan penyakit yang tidak dikehendaki.

Sudah menjadi satu paket umumnya, jika anak menderita pilek pasti juga dibarengi dengan ingusan bukan? Hal tersebut memang biasanya terjadi dalam satu waktu. Lalu apa saja penyebab ingusan pada anak? Berikut ini beberapa hal yang menyebabkan ingusan terjadi pada anak.

  1. Flu – Sudah pasti ketika terserang influenza pada anak, tentunya dibarengi dengan ingusan yang membanjiri hidung anak. Hal ini dapat berlangsung selama 2 minggu bahkan lebih. Ketika virus menyerang saluran pernafasan atas pada anak, maka jaringan yang melindungi hidung akan mengeluarkan virus yang masuk ke dalam hidung.
  2. Infeksi Sinus – Hal ini terjadi karena infeksi bakteri atau virus yang masuk melalui lebih dari 4 lubang sinus yang ada pada tengkorak. Karena rongga sinus terbuka maka otomatis hidung akan menghasilkan lendir yang berlebih. Jika ingus berubah warna menjadi agak kehijauan dan kemudian disertai gejala demam pada bayi dan anak maka itulah tanda bahwa anak menderita infeksi sinus. Uuntuk itu pahami penyebab sinusitis pada anak, gejala sinusitis pada anak hingga cara mengobati sinusitis pada anak secara alami.
  3. Alergi – Ingusan juga bisa terjadi karena alergi pada anak terhadap beberapa benda. Ini terjadi karena jaringan hidung mengeluarkan ingus sebagai respon imunitas terhadap alergen yang terdapat pada debu, bulu atau benda-benda lainnya. Jika anak mengalami ingusan yang tidak berubah warna dan tidak disertai dengan demam berarti hal ini hanyalah karena efek alergi saja. Kenali penyebab alergi pada anak guna menghindari hal tersebut terjadi.

Apakah pilek dan ingusan pada anak berbahaya?

Sejatinya pilek dan ingusan yang terjadi pada anak adalah sesuatu yang tidak berbahaya. Namun pilek dan ingusan terkadang merupakan sebuah sinyal yang dikirimkan oleh tubuh terkait gejala-gejala penyakit lainnya yang lebih serius. Maka dari itu segeralah periksakan anak ke dokter apabila mengalami hal seperti berikut ini :

  • Pilek dan ingusan berlangsung lebih dari 2 minggu.
  • Pilek dan ingusan disertai demam tinggi yang tak kunjung reda.
  • Anak mengalami pilek dan ingusan yang disertai sesak nafas atau nafas yang tergesa-gesa atau cepat.
  • Anak mengalami tekanan berat pada wajah, merasa tidak enak pada wajah ketika pilek dan ingusan.

Selain mencegah penularan pilek dan batuk pada anak, memberikan makanan sehat untuk tumbuh kembang anak serta mengantisipasi penyakit dengan imunisasi dasar bagi bayi dan anak juga penting untuk memperkuat daya tahan tubuh anak saat pertumbuhannya.

Sponsors Link
, , , , , , , , , , ,
Post Date: Friday 09th, March 2018 / 06:42 Oleh :
Kategori : Batuk Pilek