Sponsors Link

5 Penyebab Bayi Kerdil yang Wajib Dihindari Orang Tua

Sponsors Link

Dalam kondisi yang normal, bayi akan terus mengalami pertumbuhan dan perkembangan yang cukup pesat karena pada usia tersebut memang merupakan masa emasnya. Namun pada beberapa anak sering kita temukan tubuhnya yang kerdil atau pertumbuhannya tidak sesuai dengan usianya. Hal ini tentu akan membuat orang tua cemas, apalagi jika bayi dan anak mendapat nutrisi yang cukup namun tetap tidak tumbuh seperti seharusnya maka wajar jika orang tua bertanya-tanya. Tubuh bayi yang kerdil memang bisa menandakan tanda-tanda anak kurang gizi, karena itu perlu diketahui apa saja yang menyebabkan bayi kerdil agar kondisi tersebut bisa dihindari, seperti berikut ini.

ads

1. Nutrisi yang Rendah Selama Kehamilan

Meski bayi belum dilahirkan, ia tetap membutuhkan nutrisi yang cukup besar untuk terus tumbuh dan berkembang di dalam rahim ibu. Nah, tentu saja sumber nutrisi tersebut ia dapat dari makanan yang dikonsumsi ibu setiap hari. Jika selama hamil ibu tidak memperhatikan asupan nutrisinya dan mengalami anemia, maka kemungkinan besar bayi yang lahir nanti akan mengalami stunting atau tubuhnya menjadi kerdil. Kondisi ini juga dapat menyebabkan hipoplasia pada anak karena itu orang tua harus mewaspadainya.

2. Asupan Gizi Bayi Kurang Memadai

Bayi yang baru lahir umumnya hanya perlu diberi ASI, karena itu selama menyusui ibu tetap harus memperhatikan asupan nutisi dan mengkonsumsi makanan yang bergizi agar ASInya berkualitas, terlebih dapat memberi manfaat kolostrum bagi bayi. Setelah bayi mendapat makanan padat, bayi juga perlu mendapat makanan yang kaya nutrisi untuk mendukung pertumbuhan dan perkembangannya. Jika tidak mendapat nutrisi yang cukup, maka bayi akan menjadi kerdil dan mengalami jenis penyakit pada bayi dan anak karena kekurangan gizi.

3. Kebersihan yang Tidak Terjaga

Kondisi tubuh bayi yang kerdil memang umumnya dikarenakan tubuhnya tidak mendapat nutrisi yang cukup. Namun beberapa orang tua mengaku sudah memberikan anaknya makanan yang bergizi, lalu mengapa masih tetap mengalami stunting atau kerdil? Selain faktor makanan, kebersihan juga bisa menjadi patokan mengapa bayi menjadi kerdil. Jika kebersihan kurang diperhatikan, tentu bayi mudah terkontaminasi bakteri baik melalui makanan, benda maupun orang lain yang menyentuhnya. Bakteri tersebut dapat menyebabkan bayi mengalami diare hingga gangguan penyerapan nutrisi sehingga menjadi kerdil.

4. Bayi Mengalami Cacingan

Masih terkait dengan kebersihan, bayi dan anak yang tinggal di lingkungan yang kotor dan orang tua kurang memperhatikan kebersihan biasanya akan mengalami cacingan. Cacing parasit dapat masuk melalui pori kulit atau larvanya yang ada pada makanan kurang masak bisa masuk ke tubuh bayi dan menyerap nutrisi dari dalam tubuhnya. Ini bisa menjadi penyebab bayi lahir cacat dan diperlukan tips memilih dokter anak yang tepat untuk mengatasi masalah tersebut.

5. Fetus Alcohol Syndrome

FAS atau Fetus Alcohol Syndrome merupakan kondisi yang dialami bayi karena kebiasaan ibu mengkonsumsi alkohol selama hamil. Senyawa berbahaya dari alkohol akan mempengaruhi pertumbuhan janin dan saat bayi dilahirkan bentuk tubuhnya akan berbeda dari bayi yang normal. Karena itu, sebisa mungkin ibu hamil harus benar-benar menjaga kehamilannya dan mengkonsumsi makanan bergizi saja demi melahirkan bayi yang sehat dan normal.

Bayi yang kekurangan nutrisi untuk pertumbuhan tulang pun umumnya dapat mengalami kekerdilan, karena itu orang tua juga perlu memperhatikan asupan makanan untuk pertumbuhan tulang anak. Dengan mengetahui penyebab bayi kerdil tersebut, orang tua akan jauh lebih waspada sehingga bisa menjaga bayi agar terhindar dari kondisi tubuh yang kerdil.

Sponsors Link
, , , , , ,
Post Date: Wednesday 16th, May 2018 / 08:01 Oleh :
Doctors Talk

Kecanduan game & gadget bisa jadi momok bagi ibu, bahkan bisa membuat anak depresi dan bunuh diri, yuk kenali dan jangan lupa subscribe ya.