Sponsors Link

4 Penyebab Anak Sering Mengigit Kuku yang Harus Diketahui

Sponsors Link

Secara tidak sadar, sebagian orang dewasa melakukan kebiasaan seperti menggigit kuku ketika sedang merasa gugup atau sedang berpikir keras. Kebiasaan-kebiasaan ini walaupun termasuk wajar akan menjadi sangat mengganggu jika tidak dilakukan cara untuk menghentikannya, sebab anak akan membawa kebiasaan ini hingga dewasa kelak. Secara sosial, kebiasaan menggigit kuku tidak dapat diterima karena menunjukkan perilaku yang membuat orang lain merasa canggung atau tidak nyaman.

Penyebab anak sering menggigit kuku biasanya dimulai pada usia 3-4 tahun. Kebiasaan menggigit kuku dapat mendatangkan berbagai resiko pada kesehatan anak, dari mulai menyebabkan bentuk kuku anak akan rusak dan tidak beraturan, menimbulkan akibat yang buruk untuk gigi sehingga tumbuh tidak beraturan dan rapuh, hingga infeksi pada kuku atau tangan dan penyakit lain yang timbul karena masuknya kuman atau bakteri dari kuku ke dalam tubuh.

Mengapa Anak Sering Menggigit Kukunya?

Penyebab anak sering menggigit kuku sebagian besar merupakan kebiasaan yang dilakukan karena gelisah atau nervous habits. Kebiasaan menggigit kuku karena gelisah merupakan suatu perilaku yang cukup umum pada anak-anak seperti juga kebiasaan mengisap jempol, mengupil, mempermainkan rambutnya, dan menggeretakkan gigi. Untuk menghentikan kebiasaan buruk yang dapat mendatangkan berbagai konsekuensi ini, maka terlebih dulu penyebabnya harus dikenali.

1. Anak sedang dalam fase oral

Anak yang sedang mengalami fase oral akan berusaha memasukkan beragam benda ke mulutnya, tidak lain karena ia penasaran akan apa yang sedang terjadi. Anak terutama balita akan mencoba-coba karena ia ingin tahu bagaimana rasanya jika kukunya digigit, mencari tahu indera apa saja yang dimiliki tubuhnya, bahkan merasakan dengan mulutnya sendiri tanpa mempertimbangkan baik buruknya.

2. Bosan

Penyebab anak menggigit kuku bisa juga terjadi karena anak merasa kurang mendapatkan perhatian dan bosan. Perilaku menggigit kuku bisa dikatakan timbul ketika anak merasa bosan dan tidak dapat melakukan kegiatan atau permainan, maka tanpa sadar ia akan melakukan hal lain untuk mengatasi perasaan bosannya tersebut. Cara mengatasi jamur kuku pada anak yang timbul karena anak sering menggigit kuku juga perlu dilakukan agar anak tidak menelan jamur tersebut akibat kebiasaannya menggigit kuku.

3. Mengalihkan Stres

Bagi anak yang sedang gelisah, ia akan memerlukan pengalih perhatian atau juga hal lain yang akan membuatnya melupakan hal-hal yang menyusahkan. Misalnya, anak gugup ketika akan bersekolah, jadi ia mulai menggigiti kukunya karena ia menemukan kenyamanan  dari masalah tersebut. Penyebab jamur kuku pada anak juga bisa timbul karena kebiasaan anak menggigit kukunya.

4. Meniru

Penyebab anak sering menggigit kuku lainnya adalah karena meniru. Apapun yang dilakukan orang tua, biasanya anak akan menirunya. Apabila salah satu atau kedua orang tua atau orang dewasa lain di sekitarnya mempunyai kebiasaan menggigit kuku, maka anak dapat mengikutinya juga dengan menggigiti kukunya sendiri dan menjadi penyebab kuku anak rapuh, yaitu karena sering digigiti.

Mengetahui penyebab anak sering menggigit kuku penting agar dapat menentukan cara menghilangkannya. Perilaku seperti ini tentunya akan dapat dihentikan dengan mudah karena orang dewasa telah dapat mengendalikan diri, namun tidak demikian halnya dengan anak-anak. Akibat paling ekstrem dari kebiasaan anak mengigit kuku yaitu bisa saja anak mengalami kuku rusak, infeksi, luka berdarah. Untuk cara mengatasi anak yang sering menggigit kuku dan menghindari bahaya anak sering menggigit kuku perlu dilakukan oleh orang tua agar kebiasaan anak dapat dihentikan sejak awal sebelum berlanjut hingga ia dewasa. Agar anak tidak memulai kebiasaan menggigit kuku, Anda dapat melakukan cara merawat dan memotong kuku bayi dengan benar, melakukan tips menggunting kuku bayi secara teratur.

Sponsors Link
, , , , , , , , , , , ,
Post Date: Monday 09th, July 2018 / 06:58 Oleh :
Kategori : Parenting