Sponsors Link

6 Penyebab Anak Sering Dibully oleh Temannya di Sekolah

Sponsors Link

Setiap orang tua pasti akan khawatir jika anaknya ada yang menjadi korban bullying atau penindasan di sekolahnya. Alih-alih menikmati masa sekolah, anak justru dapat mengalami tekanan dan akhirnya tidak mau ke sekolah lagi. Bahkan yang lebih parah, tindakan bully yang dialami anak dapat mempengaruhi pembentukan karakternya sehingga mental anak akan pun akan terganggu hingga usia dewasa. Tidak sedikit pula anak yang menjadi korban bully berakhir dengan tindakan bunuh diri. Tentunya hal tersebut sangat miris dan butuh perhatian khusus dari orang tua. Apalagi sekarang ini tindakan bully di sekolah kasusnya terus meningkat sehingga orang tua perlu mengetahui apa saja yang menjadi penyebab anak sering dibully seperti berikut ini.

1. Pemalu dan Minder

Sangat penting mengetahui cara mengenali karakter anak, jika memang anak lebih menunjukkan sikap yang pemalu apalagi mudah merasa minder sebaiknya bantu anak menghilangkan perasaan tersebut sedini mungkin. Jika terus ada pada anak, rasa malu dan minder akan menjadi pemicu utama anak dibully oleh teman sekolahnya. Jadi sebaiknya terapkan cara meningkatkan rasa percaya diri anak agar tidak mudah merasa malu maupun minder.

2. Tidak Suka Melawan

Pentingnya pendidikan karakter pada anak akan membuatnya lebih mampu menguasai diri dan tidak mudah dibully oleh temannya. Cara mengatasi rasa takut pada anak akan menjadikan anak lebih berani dan jika ada yang berusaha menindasnya ia akan berusaha melawan untuk membela diri. Cara membuat anak lebih terbuka kepada orang tua perlu diajarkan agar anak mau membicarakan pada ibu atau ayahnya jika ia mengalami sesuatu yang tidak menyenangkan di sekolahnya.

3. Tubuh Lebih Kecil dari Temannya

Jika anak memiliki tubuh yang lebih kecil dari temannya atau anak seusianya, maka ia akan lebih rentan mengalami bully karena orang yang lebih kecil pasti dianggap lemah. Karena itu orang tua perlu mengajarkan anak untuk menjadi lebih berani dan tidak mudah terpancing jika ada temannya yang ingin menindasnya. hal ini juga berlaku jika usianya lebih muda dari anak-anak di lingkungannya.

4. Tidak Punya Banyak Teman

Anak yang tidak memiliki banyak teman tentu lebih mudah diperlakukan jahat oleh temannya, karena sudah pasti ia tidak bisa melawan dan tidak akan ada teman yang mau membelanya. Jadi orang tua sebaiknya mengajarkan kepada anak untuk lebih mudah berteman dan hindari permusuhan dengan teman di sekolah. Pentingnya sopan santun pada anak dan pentingnya pendidikan moral untuk anak akan membantunya lebih banyak mendapatkan teman.

5. Terisolasi atau Penyendiri

Tidak hanya karena kekurangan teman, anak yang hobi menyendiri atau terisolasi dengan teman lainnya juga kerap mendapat penindasan di sekolahnya. Saat anak sendiri, tentu akan lebih mudah bagi anak lainnya untuk mengejek, memukul atau melakukan tindakan lainnya pada dirinya karena tidak akan ada yang membantu anak tersebut untuk membela dirinya.

6. Memiliki Sifat Penakut

Anak dengan nyali kecil dan lebih penakut dari temannya yang lain juga tentu saja sangat empuk dijadikan sasaran bullying oleh teman sekolahnya. Karena itu sebaiknya anak harus belajar bagaimana mengendalikan diri dan buang rasa takut yang terus melekat pada dirinya. Jika anak bisa mengatasi sikap penakutnya tersebut maka anak lain juga tidak akan berani mengganggunya.

Itulah penyebab anak sering dibully baik di sekolah maupun di lingkungan rumahnya. Pengawasan dan perhatian dari orang tua sangat dibutuhkan untuk menjaga anak dari tindakan bullying. Jika anak mengalami sesuatu yang buruk sebaiknya langsung ceritakan pada orang tua agar bisa segera dicarikan penyelesaiannya.

Sponsors Link
, , , , , , , ,
Post Date: Saturday 14th, April 2018 / 16:26 Oleh :