Sponsors Link

6 Penyebab Anak Mudah Marah yang Perlu Dipahami Orang Tua

Sponsors Link

Anak-anak umumnya belum sepenuhnya mampu mengungkapkan apa yang mereka inginkan dan rasakan, sehingga seringkali melampiaskannya dengan sikap marah. Kondisi ini bahkan sangat umum terjadi pada anak balita usia 2-3 tahun, dan orang tua sebaiknya tidak perlu panik berlebihan. Namun, tetap diperlukan cara mengatasi anak yang mudah marah agar sikap tersebut tidak menjadi kebiasaannya. Perilaku marah tidak boleh dibiarkan karena dapat menjadi penyebab anak menjadi keras kepala dan penyebab anak berperilaku agresif, sikap ini akan memberikan dampak buruk bagi anak hingga usianya dewasa nanti.

ads

Nah, untuk mengatasinya, orang tua harus terlebih dahulu mengetahui apa yang menjadi penyebab anak mudah marah. Dengan mengetahui sumber penyebab marah anak maka akan lebih mudah untuk mencari jalan keluarnya. Berikut ini merupakan penyebab anak mudah marah yang perlu dipahami orang tua.

1. Keinginan Kuat Terhadap Sesuatu

Setiap anak memiliki rasa ingin tahu yang besar, dan keinginannya yang kuat tersebut seringkali tidak sejalan dengan kemampuannya dalam mendapatkan apa ia inginkan. Dalam keterbatasannya tersebut, anak menjadi merasa tertekan hingga mempengaruhi emosinya dan berujung pada tindakan marah-marah. Sangat penting mengetahui cara mengenali karakter anak agar orang tua dapat memahami apa yang diinginkan anak dan bisa membantunya untuk memuaskan rasa ingin tahunya tersebut.

2. Terlalu Banyak Larangan

Anak memang belum mengetahui dampak dari setiap tindakannya, karena itu saat anak akan melakukan kesalahan atau sesuatu yang tidak diinginkan orang tua selalu melarangnya. Namun perlu diingat, terlalu banyak melarang anak akan membuatnya merasa terkekang dan tidak dapat melakukan apapun dengan leluasa. Efeknya dapat menjadi lebih buruk karena anak dapat menjadi marah bahkan akhirnya menutup diri. Sebaiknya lakukan cara mengatasi gangguan emosi pada anak dan sesekali biarkan anak mengeksplorasi sesuatu dengan pengawasan orang tuanya.

3. Meniru Orang Tua

Jangan salahkan anak yang suka marah jika Anda sendiri sebagai orang tuanya sering marah-marah di rumah. Sebagai orang tua yang baik, cobalah untuk selalu bersikap baik dan hindari marah saat menghadapi masalah apapun terutama saat sedang bersama anak. Jika marah menjadi kebiasaan orang tua, maka anak menganggap hal tersebut wajar dilakukan dan ia juga anak menirunya. Hal ini tentu menjadi kesalahan dalam mendidik anak balita yang sebaiknya tidak boleh dilakukan.

4. Gangguan Suasana Hati

Suasana hati anak sangat mudah berubah-ubah karena ia memang belum mampu mengendalikan emosi dan perasaannya. Karena itu saat anak merasa takut, gelisah dan tidak nyaman ia akan mengekspresikannya dengan sikap marah. Orang tua perlu mengenali anak dan mencoba memahami apa yang dirasakan anak sehingga dapat menemukan solusi untuk mengembalikan suasana hati anak menjadi lebih baik.

5. Rasa Ingin Tahu dan Kurang Perhatian

Sesibuk apapun orang tua, hendaknya selalu meluangkan waktu untuk menemani anak, baik untuk bermain, bercerita atau apapun yang sifatnya menghabiskan waktu bersama antara orang tua dan anak. Anak yang kurang mendapatkan perhatian dan kasih sayang dari orang tua cenderung lebih mudah marah karena ia merasa tidak diperhatikan. Apalagi jika ia bertanya karena penasaran akan suatu hal namun tidak dijawab oleh orang tua, tentu ia akan merasa kecewa dan akhirnya menjadi mudah marah.

6. Tidak Suka Terhadap Sesuatu

Sama seperti orang tua, anak pun dapat merasakan suka atau tidak suka terhadap sesuatu. Namun terkadang tanpa disadari orang tua terus memaksakan kehendaknya pada anak sehingga anak akhirnya merasa kesal dan kecewa. Hal ini direspon anak dengan sikap marah karena apa yang tidak diinginkan atau tidak disukainya tetap saja dipaksakan padanya. Jadi cobalah cara mengatasi anak yang mudah tersinggung dan cara mengatasi anak yang sensitif dengan tidak terlalu memaksakan anak terhadap sesuatu yang mungkin tidak disukainya.

Itulah penyebab anak mudah marah yang sebaiknya diketahui setiap orang tua. Jika orang tua mau lebih dekat dan mengenal anak, maka anak akan merasa diperhatikan dan dihargai sehingga dapat terhindar dari sifat pemarah.

Sponsors Link
, , , , , ,
Post Date: Saturday 21st, April 2018 / 07:38 Oleh :
Kategori : Karakter
Doctors Talk

Kecanduan game & gadget bisa jadi momok bagi ibu, bahkan bisa membuat anak depresi dan bunuh diri, yuk kenali dan jangan lupa subscribe ya.