Sponsors Link

Pentingnya Menepati Janji pada Anak dan Balita

Sponsors Link

Sebagai orang tua, adakalanya mengucapkan janji pada anak, namun dalam kondisi tertentu janji tersebut tidak dapat terpenuhi. Terkadang hal ini memang tidak dapat terelakkan, tetapi jika orang tua sering menjanjikan sesuatu dan tidak dapat ditepati maka hal ini dapat berdampak buruk terhadap perkembangan mental dan karakter anak. Kebanyakan orang tua akan langsung menjanjikan sesuatu hanya karena ingin menenangkan anaknya yang rewel atau menginginkan sesuatu. Padahal, jika kita tidak bisa menepatinya justru akan menimbulkan masalah baru yang dapat berdampak terhadap masa depan anak. Tidak menepati janji berarti berbohong, dan tentu saja dampak negatif berbohong kepada anak seharusnya dihindari para orang tua. Berikut ini merupakan pentingnya menepati janji pada anak yang sebaiknya diperhatikan baik oleh ibu maupun ayah di rumah.

1. Membangun Rasa Kepercayaan

Bagaimana rasanya jika anak sendiri tidak menaruh kepercayaan pada orang tuanya lantaran suka memberi janji namun tidak dapat ditepati? Jika anak sudah tidak merasa percaya pada orang tuanya, maka ia akan lebih menutup diri dan tidak ingin mengharapkan apapun lagi dari orang tuanya. Bahkan karena anak sering dibohongi dan orang tua tidak menepati janjinya, mereka tidak ingin dekat dengan orang tuanya. Kondisi ini tentu akan menyulitkan para orang tua dalam mengasuh anak setiap harinya karena antara anak dan orang tua sudah terdapat jarak akibat krisis kepercayaan.

2. Menjadikan Anak Bersikap Jujur

Perilaku jujur sangat penting untuk ditanamkan pada diri anak sejak masih usia balita. Pentingnya menanamkan kejujuran pada anak dapat dilakukan salah satunya dengan cara selalu menepati janji yang telah dibuat dengan anak. Jika orang tua sering tidak menepati janji, itu artinya anak akan belajar bahwa berbohong merupakan hal yang biasa dilakukan dan tidak salah. Ia pun menjadi terbiasa untuk ikut berkata bohong dan mengingkari janji yang ia buat sehingga hal ini menjadi penyebab anak sering berbohong. Karena itu berhati-hatilah dalam membuat janji dengan anak dan selalu tepati agar anak dapat belajar untuk bersikap jujur.

3. Mengajarkan Anak untuk Bertanggung Jawab

Saat kita menepati janji dengan anak, maka secara otomatis kita juga mengajarkan pada anak bahwa kita bertanggung jawab dengan apa yang kita janjikan. Begitu juga sebaliknya, orang tua yang suka mengingkari janji dianggap tidak bertanggung jawab dengan janjinya tersebut. Dengan begitu anak akan meniru dan di lain waktu ia pun dapat melakukan hal sama, membuat janji namun tidak menepatinya. Karena itu perhatikan pentingnya pendidikan karakter untuk anak dengan selalu menepati janji yang telah dibuat.

4. Menjaga Anak Tetap Berpikir Positif

Kebiasaan menepati janji juga akan membantu anak untuk lebih mudah merasakan kebahagiaan, sehingga anak lebih mampu berpikir positif. Jika orang tua selalu menepati janjinya, maka secara tidak langsung telah menyingkirkan penyebab anak melawan orang tua. Untuk itu sangat diperlukan cara mendidik anak yang suka membantah, sehingga anak dapat menjadi lebih disiplin, termasuk selalu menepati janji. Hindari mengancam anak, karena dampak negatif mengancam anak justru akan semakin menurunkan kemampuan anak untuk berperilaku baik.

Pentingnya menepati janji pada anak tidak hanya membuat anak merasa senang, namun ia juga akan merasa lebih dihargai. Dengan begitu anak akan meniru dan juga terbiasa untuk menepati janjinya baik dengan orang tua, keluarga dan teman-temannya. Jadi usahakanlah untuk tidak mengucapkan janji, karena jika tidak dapat menepatinya anak akan mengingat dan menuntut agar janji tersebut dapat ditepati orang tuanya.

Sponsors Link
, , , , , , , , , ,
Post Date: Friday 20th, April 2018 / 15:53 Oleh :
Kategori : Parenting