Sponsors Link

Pentingnya Menanamkan Kejujuran pada Anak Sejak Usia Dini

Sponsors Link

Anak-anak adalah pribadi yang mudah dipengaruhi oleh siapa pun. Sehingga dalam menentukan pembentukan cara mengenali karakter anak anak, peran orang tua dalam hal ini tentu sangat penting. Termasuk pentingnya menanamkan kejujuran pada anak sejak usia dini. Hal ini merupakan faktor utama yang menuntun karakter anak agar tidak mudah berbohong dan jujur setiap waktu. Dan tentunya pembentukan karakter tersebut tidak dapat dilakukan secara instan. Normalnya hal ini harus dilakukan perlahan dan melibatkan banyak pihak di sekeliling anak. Jika ingin tahu lebih lanjut, berikut ini pentingnya menanamkan kejujuran pada anak sejak usia dini.

ads

Penyebab Pentingnya Sifat Jujur

Kejujuran anak sangat penting ditanamkan untuk memperoleh nilai-nilai atau karakter anak sebagai berikut:

  • Bertanggung jawab, dengan terbiasa jujur akan secara tidak langsung membentuk anak yang penuh tanggung jawab. Termasuk tanggung jawab pada setiap perkataan, janji dan perbuatannya. Hal ini membantu anak menumbuhkan pentingnya pendidikan karakter untuk anak yang baik dan berguna kelak di kemudian hari.
  • Berani mengakui kesalahan, jika anak mengalami masalah maka anak tidak akan segan untuk jujur dan menghindari penyebab anak sering berbohong.
  • Tidak munafik, anak yang terbiasa jujur akan bersikap apa adanya di depan semua orang. Sehingga tidak timbul karakter yang munafik atau menutupi segala sesuatu.

Cara Menanamkan Sifat Jujur

Adalun setelah memahmi pentingnya kejujuran, maka yang perlu dipahami berikutnya yaitu cara menanamkan kejujuran pada anak. Berikut ini langkah-langkah yang dapat digunakan untuk mendidik anak tetap jujur dan tidak suka berbohong:

  1. Minta anak selalu jujur dengan cara membuat anak lebih terbuka kepada orang tua, usahakan agar anak tidak perlu menutupi segala sesuatu. Biasakan untuk bertanya tentang aktivitas anak setiap hari. Dengan demikian anak terbiasa berkata jujur dan merasa nyaman saat jujur. Yang paling utama yaitu anak tidak merasa takut saat akan berkata jujur.
  2. Hindari memarahi anak hanya karena kesalahan kecil. Hal ini dapat menjadi cara efektif mengatasi trauma pada anak yang dapat membuat anak untuk enggan berkata jujur. Saat melakukan suatu kesalahan anak akan cenderung diam saja dan tidak mau mengaku. Lain halnya jika orang tua ramah dan berusaha memahami anak. Jika melakukan kesalahan maka anak akan mudah mengaku dan merasa tidak takut untuk jujur.
  3. Berikan penghargaan, saat anak telah mengakui perbuatannya tunjukkan bahwa ada rasa keistimewaan anak indigo dan bangga dalam diri orang tua. Puji anak dan uvapkan terima kasih karena telah berkata jujur. Jika perlu berikan apa yang menjadi kesukaan anak. Sehingga anak selalu merasa dihargai atas kejujurannya dan ingin selalu berkata jujur tentang keseharian mereka.
  4. Berikan pengertian yang jelas tentang baik buruknya sesuatu hal. Misal jika berbohong maka apa saja dampak yang mungkin terjadi serta kerugian di baliknya. Jika anak memahami hal tersebut, maka anak berusaha memikirkan resikonya saat harus tidak jujur pada orang lain. Hal ini juga dapat membantu mengurungkan niat anak untuk berbohong dan belajar mengetahui penyebab anak melawan orang tua kepada siapa saja.

Demikian penjelasan singkat mengenai pentingnya menanamkan kejujuran pada anak sejak usia dini. Dengan pengarahan yang tepat maka cara melatih mental anak agar berani jujur dapat dikembangkan dengan baik pula. Sehingga anak memahami memiliki nilai-nilai luhur dalam kehidupannya sehari-hari. Anak yang santun dan jujur adalah anak yang membahagiakan bagi orang tuanya.

Sponsors Link
, , , , , , , , , , , ,
Post Date: Monday 29th, January 2018 / 05:59 Oleh :
Kategori : Karakter
Doctors Talk

Bolehkah susu kental manis dikonsumsi anak anak ? Simak penjelasan dr. Retno Kuntarti, Sp.GK, spesialis gizi berikut ini.