Sponsors Link

Mengenal Perkembangan Psikologi Anak Remaja dalam 5 Tahapan

Sponsors Link

Mengenal perkembangan psikologi anak remaja harus dilakukanoleh orang tua agar anak mengalami masa remaja dengan perkembangan yang mengarah pada hal-hal positif. Perkembangan psikologi remaja merupakan suatu fase perkembangan yang dialami seseorang pada usia sekitar 12 sampai dengan 22 tahun. Pada masa ini seorang anak akan berusaha untuk meninggalkan segala sifatnya yang tergolong masih kekanak-kanakan.

ads

Seorang pakar menyatakan bahwa masa cara mendidik anak remaja yang merupakan peralihan dari masa kanak-kanak ke masa dewasa sehingga terjadi perkembangan di semua aspek kehidupan remaja. Ada beberapa hal yang perlu diketahui dan dipahami lebih lanjut mengenai perkembangan psikologi remaja yaitu sebagai berikut.

1. Perkembangan Fisik

Pertumbuhan fisik yang terjadi pada seorang remaja berkembang pesat namun masih belum proporsional. Perkembangan fisik pada dasarnya dibagi menjadi dua bagian yaitu primer dan sekunder. Perkembangan primer ditandai dengan terjadinya peristiwa mimpi basah pada remaja pria dan terjadinya penyebab menstruasi dini pada anak terutama pada remaja wanita. Sedangkan perkembangan sekunder meliputi perubahan bentuk tubuh yang dialami oleh remaja pria dan wanita sehingga tampak seperti orang dewasa. Tentu saja hal ini berpengaruh terhadap kondisi psikologis remaja yang umumnya mulai membatasi pergaulan.

2. Perkembangan Kognitif

Pertumbuhan otak secara fungsional akan mencapai kesempurnaan pada rentang usia 12 sampai dengan 20 tahun. Pada masa ini umumnya dampak positif dan negatif anak remaja pacaran tentu akan berpikir secara logis mengenai suatu gagasan abstrak. Kemampuan nalarnya juga semakin baik dan cara berpikir ilmiahnya semakin berkembang pesat. Wawasan juga makin meluas dan meliputi segala aspek kehidupan. Seorang remaja juga mampu membuat suatu rencana atau strategi serta membuat berbagai keputusan dalam memecahkan segala masalah yang dihadapinya.

3. Perkembangan Emosi

Umumnya setiap remaja akan mengalami perkembangan  jenis gangguan emosi pada anak yang tinggi. Dalam hal ini lingkungan sangat berpengaruh terhadap perkembangan yang dialaminya. Lingkungan yang bersifat negatif dapat memicu munculnya sikap agresif pada remaja. Lingkungan yang buruk juga bisa membuatnya menjadi pribadi yang mudah lari dari kenyataan. Tentu saja perilaku ini merupakan perilaku buruk yang tidak seharusnya dialami oleh anak yang sedang berkembang menuju kedewasaan. Seharusnya seorang remaja bertumbuh dilingkungan yang kondusif dan harmonis sehingga dapat mengasihi sesamanya dan bersikap ramah serta mampu mengendalikan emosinya.

4. Perkembangan Moral

Perkembangan remaja tidak hanya meliputi kondisi fisik dan cara mengatasi gangguan emosi pada anak saja namun juga merambah ke tatanan psikologisnya. Umumnya ia akan memiliki perasaan yang sensitif sehingga ingin selalu diterima dan dihargai oleh orang lain. Ia juga membutuhkan pengakuan serta penilaian yang bersifat positif dari orang lain.

5. Perkembangan Sosial

Seorang anak yang sedang berkembang menuju kedewasaan akan semakin mampu memahami orang lain dan menjalin persahabatan. Ia akan memilih mengenal kepribadian anak sejak dini yang cocok dengannya serta memiliki karakter atau kegemaran yang kurang lebih sama dengannya. Ia juga akan bertindak sesuai dengan pendapat dan saran yang dilontarkan oleh teman sebayanya. Bahkan terkadang ia lebih percaya pada teman sebayanya atau sahabatnya daripada orang tuanya.

Mengenal perkembangan psikologi anak remaja sebenarnya bisa dilakukan dengan mudah selama orang tua mau memahami dan mengerti kondisi anaknya. Seorang anak yang bertumbuh tentunya akan sibuk dalam mencari jati dirinya sehingga bukan tidak mungkin bahwa ia akan mencari idola yang akan dijadikan sebagai panutan dalam hidupnya. Tentunya hal ini akan dipengaruhi oleh kondisi cara agar anak tumbuh tinggi, emosi, dan sosial. Oleh karena itu jadilah partner bagi remaja dalam menghadapi masa-masanya menuju dewasa.

Sponsors Link
, , , , , , , , ,
Post Date: Wednesday 13th, June 2018 / 10:02 Oleh :
Kategori : Karakter
Doctors Talk

Bolehkah susu kental manis dikonsumsi anak anak ? Simak penjelasan dr. Retno Kuntarti, Sp.GK, spesialis gizi berikut ini.