Sponsors Link

7 Manfaat Berenang untuk Bayi Sejak Dini

Sponsors Link

Berenang adalah sebuah jenis olahraga untuk anak usia dini yang cukup populer dimana banyak anak-anak kecil sangat menyukainya, mungkin juga karena berenang melibatkan permainan dengan air, satu kegiatan yang memang pasti disukai oleh anak-anak. Selain memberikan manfaat olahraga untuk anak, berenang juga merupakan olahraga yang cocok untuk semua usia, dan untuk berenang seseorang perlu menggunakan hampir seluruh bagian otot tubuhnya. Mungkin akan terlihat aneh apabila bayi yang bahkan belum bisa berjalan sudah dibawa ke kolam renang atau diperkenalkan pada kegiatan berenang. Namun banyak orang tua yang saat ini mulai memperkenalkan kegiatan berenang pada bayi-bayinya melalui baby spa yang juga terdapat sesi renang di kolam khusus bayi. Khususnya pada hari yang panas, berenang bisa menjadi cara untuk tetap sejuk.

ads

Keuntungan  Belajar Berenang untuk Bayi

Mengajari bayi berenang dan mendorongnya untuk menyukai kegiatan berenang bisa membawa manfaat yang signifikan pada kesehatan dan keamanannya.

1. Manfaat keamanan

Menurut beberapa penelitian, tenggelam merupakan penyebab kematian kedua untuk orang-orang berusia antara 5 hingga 24 tahun. Dengan mengajarkan bayi berenang sejak dini, ia tidak saja akan tumbuh menjadi perenang yang kuat, namun juga berpengalaman di air. Pengalaman ini akan mengurangi resiko dalam jumlah besar apabila anak tercebur di kolam renang yang tidak diawasi atau terbawa arus di pantai.

2. Kesehatan fisik 

Berenang merupakan latihan kardiovaskular yang bermanfaat bagi kesehatan jantung dan paru, memperbaiki kekuatan dan fleksibilitas tubuh, meningkatkan stamina dan memperbaiki keseimbangan dan postur tubuh. Berenang juga dapat mengurangi ketegangan pada sendi-sendi dan jaringan ikat daripada jenis olah raga lainnya, dan berguna untuk membangun otot tubuh agar lebih kuat.

3. Menghindari obesitas

Berenang diketahui dapat menjadi salah satu cara untuk mencegah obesitas pada anak, maka manfaat berenang untuk bayi sangat baik untuk menjaga perkembangan berat badannya. Karena bahaya obesitas pada anak dapat berakibat pula pada gejala diabetes pada anak.

4. Kesehatan emosional

Manfaat berenang untuk bayi bisa memperbaiki kondisi mental dan emosionalnya. Sifat alami air lebih menenangkan daripada jenis olahraga lainnya. Sebuah penelitian juga mengungkapkan bahwa orang-orang cenderung berlatih lebih lama ketika sedang berenang. Berenang juga dapat memperbaiki mood secara keseluruhan dan juga memerangi depresi, menurut lembaga CDC.

5. Memperbaiki koordinasi tubuh

Berenang akan membantu koordinasi dan keseimbangan tubuh. Karena sebagian besar tubuh bayi ditopang oleh air, fokus utama mereka adalah untuk menjaga keseimbangan sehingga bayi-bayi yang belajar berenang akan mempunyai keseimbangan lebih baik di luar kolam renang.

6. Mempererat ikatan dengan ibu

Tak hanya manfaat makan bersama keluarga yang dapat menjalin keeratan antar anggota keluarga. Berenang juga berdampak pada kualitas ikatan yang terbentuk antara bayi dengan ibu. Kita selalu mempunyai waktu yang kurang dengan anak-anak karena terlalu sibuk. Waktu bersama bayi di kolam adalah salah satu dari beberapa waktu yang berguna untuk mempererat ikatan dengan anak.

7. Memperbaiki pola tidur dan makan

Bagi bayi yang mengalami kesulitan untuk tidur nyenyak di malam hari, adanya latihan tambahan dengan berenang dapat membuat mereka tidur lebih nyenyak dan juga memperbaiki selera makan bayi yang sebelumnya kurang baik.

Manfaat berenang untuk bayi dapat memperkenalkan anak dengan air sejak dini sehingga terbentuk keberanian anak ketika berdekatan dengan air. Banyak orang tua yang menurunkan ketakutan atau keterasingan mereka terhadap air kepada anak-anaknya. Mengajari bayi berenang sejak dini tidak saja dapat membentuk kepercayaan dirinya terhadap air, namun juga berlaku hal yang sama terhadap orang tuanya.

Sponsors Link
, , , , , , , , , , ,
Post Date: Monday 01st, January 2018 / 05:16 Oleh :
Kategori : Parenting
Doctors Talk

Bolehkah susu kental manis dikonsumsi anak anak ? Simak penjelasan dr. Retno Kuntarti, Sp.GK, spesialis gizi berikut ini.