Sponsors Link

7 Kesalahan dalam Mendidik Anak Balita yang Harus Dihindari Orang Tua

Sponsors Link

Menjadi orang tua bukanlah hal yang mudah. Apalagi orang tua memiliki kewajiban untuk mendidik anaknya dengan baik. Hasil didikan orang tua akan terlihat dari sikap si anak itu sendiri. Apabila anak santun dan patuh, itu berarti orang tua telah berhasil mendidik anaknya dengan baik. Namun, bagaimana jadinya jika didikan orang tua malah membuat si anak menjadi pemberontak?

ads

Yuk, simak kesalahan mendidik anak balita yang harus dihindari oleh orang tua.

  1. Mendidik Anak Menjadi Seorang yang Penakut

Banyak orang tua yang sering menakut-nakuti anaknya dengan berbagai perumpamaan. Misalnya, melarang anak pergi ke tempat gelap karena ada setan atau raksasa. Percaya atau tidak, perlakuan ini akan membuat si anak tumbuh menjadi anak yang penakut. Sehingga anak tidak percaya diri dan cenderung takut untuk melakukan sesuatu. Apabila sikap ini melekat pada diri anak, maka akan dibawa hingga dewasa dan sulit dihilangkan. Baca: efek negatif sering menakut-nakuti balita – cara mengatasi rasa takut pada anak – cara meningkatkan rasa percaya diri anak – cara mudah mendidik anak untuk minta maaf – cara bijak mengatasi anak yang suka memukul

  1. Mengucapkan Kata Kasar

Balita yang sudah berumur 6 bulan ke atas cenderung mengimitasi perbuatan orang dewasa. Misalnya, berbicara. Setiap kali anak mendengar orang tuanya berbicara kasar, kemungkinan besar si anak juga akan melakukan hal yang sama ketika ia tumbuh dewasa nanti. Hal ini tentu tidak baik, apalagi jika si anak mengucapkan kata-kata kasar pada teman atau orang yang lebih tua. Baca: kata-kata yang tidak boleh diucapkan orang tua kepada anak

  1. Ingkar Janji

Anak kecil memiliki daya ingat yang cukup bagus, bahkan hal sekecil apapun akan selalu diingat. Jika Anda pernah berjanji kepadanya, berusahalah untuk memenuhi janji tersebut. Orang tua yang terbiasa mengingkari janji akan membuat anak juga berbuat hal yang sama. Sehingga anak menjadi pribadi yang pembohong dan dianggap pendusta oleh teman-temannya. Baca: cara membuat anak lebih terbuka kepada orang tua – cara mengatasi anak yang suka berbohong – cara mengatasi anak yang suka mencuri

  1. Mengancam Anak

Kenakalan pada balita itu wajar, namanya juga masih anak-anak. Namun, beberapa orang tua tidak bisa menoleransi kenakalan ini, bahkan sampai rela mengancam anaknya. Misalnya, anak tidak mau makan. Maka orang tua akan mengancam akan memberikan cabai ke mulutnya. Sikap mengancam ini termasuk bentuk kekerasan yang seringkali tidak disadari. Apabila terus-menerus dilakukan, maka si anak akan tumbuh menjadi anak yang kasar dan juga suka mengancam. Baca: pentingnya sopan santun pada anak – efek pada mental anak yang sering dibentak – cara efektif mengatasi trauma pada anak

  1. Menuntut Anak Melakukan Hal Lebih

Setiap anak dilahirkan dengan kemampuan yang berbeda-beda. Ada anak yang otaknya super brilian, ada pula yang biasa-biasa saja. Orang tua yang terlalu menuntut lebih kepada si anak akan membuat anak menjadi orang yang ambisius. Rasa ambisius yang dimilikinya bahkan akan membawanya ke perilaku-perilaku negatif demi pencapaian yang maksimal. Termasuk untuk melakukan perbuatan curang dan memberdayakan teman-temannya. Baca: cara mengenali karakter anak

  1. Membandingkan Anak dengan Anak Orang Lain

Jangankan anak-anak, orang dewasa sekalipun tidak suka jika dirinya dibanding-bandingkan dengan orang lain. Ingat, anak Anda adalah mega bintang di masa depan. Ia bisa menjadi superior hebat yang kaya raya dan sukses. Pada kasus ini, orang tua hanya perlu menaruh kepercayaan lebih kepada anak. Biarkan anak melakukan apa yang dikehendakinya, asalkan perbuatan itu masih dalam batasan wajar. Baca: cara mendidik anak yang suka membantah – penyebab anak melawan orang tua

  1. Terlalu Memanjakan Anak

Anak yang terlalu dimanjakan akan tumbuh menjadi anak yang tidak bisa mandiri. Bahkan di usianya yang sudah dewasa pun, ia tidak bisa memutuskan sesuatu sendiri. Sifat ini akan membuat si anak tergantung pada orang lain. Ketergantungan ini juga akan membuat anak menjadi kurang inisiatif dan sensitif. Juga cenderung pemarah apabila apa yang diinginkannya tidak dipenuhi. Baca: cara jitu mengatasi anak yang cengeng dan manja

Orang tua memang menginginkan anak tumbuh menjadi anak yang baik. Namun, kesalahan dalam mendidik si anak akan membuat harapan tersebut sirna. Oleh sebab itu, mengapa pentingnya pendidikan anak usia dini. Hindari kebiasaan terlalu memanjakannya.

Sponsors Link
, , , , , , , ,
Post Date: Thursday 26th, October 2017 / 05:00 Oleh :
Kategori : Parenting