Sponsors Link

5 Bahaya Kernikterus pada Anak yang Sering Dilupakan

Sponsors Link

Kernikterus pada anak sebenarnya termasuk kondisi yang jarnag terjadi. Kernikterus sendiri merupakan kerusakan otak pada bayi. Hal ini terjadi sebagai akibat dari adanya kadar bilirubin dalam darah. Bilirubin inilah yang menjadi penyebab bagi timbulnya penyakit kuning yang tidak segera ditangani. Bilirubin ini dapat menumpuk di otak. Kernikterus merupakan penyakit yang sangat berbahaya sehingga perlu nedapatkan penanganan yang tepat dari tim medis. Berikut ini beberapa macam bahaya komplikasi yang dapat diakibatkan oleh kernikterus pada anak.

ads

1. Lumpuh Otak

Kernikterus pada dasarnya bisa menyebabkan terjadinya kerusakan otak pada bayi yang mengalaminya. Bahkan kerusakan otak ini bisa bersifat permanen. Jika otak sampai mengalami kerusakan maka sudah tentu otak tidak dapat bekerja lagi dan tidak dapat berfungsi dengan maksimal. Bahkan kinerja otak mengalami penurunan. Oleh karena itu pada akhirnya bayi bisa saja mengalami jenis-jenis infeksi otak pada anak. Lumpuh otak akan menyebabkan bayi bertumbuh dan berkembang dengan keadaan yang berbeda dengan bayi normal. Perkembangan kognitif dan motoriknya pun akan terganggu selama masa pertumbuhan hingga ia menjadi dewasa nantinya.

2. Masalah Gigi

Selain mengalami masalah dalam hal otak tampaknya kernikterus juga menyebabkan terjadinya masalah atau gangguan pada gigi. Bayi yang menderita kernikterus bisa saja mengalami abses gigi pada anak saat ia bertumbuh. Bisa saja susunan gigi tidak sesuai atau gigi menjadi rapuh atau lainnya. Hal ini megakibatkan gigi anak penderita kernikterus tidak sama degan keadaan gigi anak lainnya. Gangguan dan masalah gigi ini pun dapat berpengaruh terhadap anak selama anak mengalami masa pertumbuhan. Bisa berpengaruh terhadap pola makannya atau lainnya.

3. Gangguan Penglihatan

Anak yang menderita kernikterus juga akan mengalami ciri-ciri kelainan mata pada anak. Misalnya saja pergerakan mata menjadi tidak normal sehingga anak tidak dapat melirik ke atas. Tidak hanya itu namun bisa saja anak juga tidak dapat melirik ke samping atau menggerakkan matanya ke segala arah dengan cepat. Memang anak yang menderita kernikterus akan mengalami masalah dalam pergerakan. Dalam hal ini termasuk pula pergerakan bola mata. Oleh karena itu anak yang menderita kernikterus tidak bisa dituntut untuk melakukan hal seperti anak normal lainnya.

4. Gangguan Pendengaran

Selain gangguan dalam hal penglihatan tampaknya kernicterus pada anak juga akan menyebabkan gangguan pendengaran pada bayi maupun anak-anak. Pada kasus ini anak penderita kernikterus tidak dapat mendengarkan suara dengan optimal. Kondisi ini membuat orang yang ada di sekitar penderita kernikterus haruslah berbicara dengan suara yang cukup keras. Saat Anda memanggil nama anak penderita kernikterus pun belum tentu anak tersebut bisa langsung merespon panggilan Anda karena adanya gangguan pada sistem pendengarannya.

5. Keterbelakangan Mental

Penderita kernikterus yang biasanya masih bayi akan mengalami perkembangan yang tidak normal selama masa pertumbuhan. Gangguan atau masalah tidak hanya terjadi pada sistem organ tubuh saja namun juga terjadi pada mental anak. Anak yang menderita kernikterus cenderung beresiko mengalami jenis-jenis gangguan mental pada anak. Oleh karena itu diperlukan kesabaran lebih dalam membesarkan anak yang menderita kernikterus. Sebab ciri-ciri anak mengalami gangguan mental yang dialami olehnya akan berpengaruh terhadap kehidupannya terutama prestasi belajarnya.

Kernikterus pada anak yang cukup berbahaya ini memang tidak dapat disembuhkan. Namun kondisi anak dapat dipulihkan dengan bantuan tim medis.

Sponsors Link
, , , , , , , , , , , , ,
Post Date: Thursday 22nd, November 2018 / 12:07 Oleh :