Sponsors Link

Hipertensi Pulmonal pada Anak yang Penting untuk Diketahui

Sponsors Link

Hipertensi pulmonal pada anak merupakan salah satu jenis tekanan darah tinggi. Namun kondisi ini lebih spesifik dan mengacu pada pembuluh darah arteri di paru-paru serta sisi kanan jantung. Kondisi ini membuat darah mengalami kesulitan untuk mengalir ke paru-paru. Berikut ini beberapa hal mengenai hipertensi pulmonal pada anak.

Penyebab

Hipertensi pulmonal yang menyerang anak bisa saja disebabkan oleh berbagai faktor. Diantaranya adalah karena adanya penyempitan dan penyumbatan pada pembuluh darah. Dalam hal ini tentunya pembuluh darah kecil dan pembuluh kapiler mengalami kerusakan. Kerusakan pada pembuluh darah ini pada akhirnya memicu naiknya bahaya hipertensi pada anak dalam pembuluh. Selain itu hipertensi pulmonial bisa juga terjadi karena adanya mutasi gen yang diturunkan serta adanya beberapa jenis penyakit tertentu dan kondisi medis lainnya. Ada pula beberapa bayi atau orang yang mengalami hipertensi pulmonial karena mengalami suatu sindrom.

Gejala

Beberapa anak yang menderita hipertensi pulmonal cenderung akan mengalami beberapa gejala.

  • Anak akan memiliki napas yang pendek atau terputus-putus. Hal ini terjadi terutama bila anak melakukan aktivitas berat dan bahkan hal ini terjadi hingga waktu anak beristirahat.
  • Selain itu anak juga bisa saja mengalami nyeri dada dan penyebab kelainan jantung pada bayi.
  • Beberapa area tubuhnya juga akan mengalami pembengkakan terutama di area tungkai dan perut.
  • Anak juga cenderung mudah lemas dan merasa sakit kepala pada anak. Bahkan anak bisa saja pingsan.
  • Warna kulit dan bibirnya pun bisa sampai membiru terutama saat anak mengalami bahaya gagal jantung pada anak.

Diagnosis

Untuk mendiagnosis adanya penyakit hipertensi pulmonal maka dokter akan melakukan pemeriksaan fisik pada anak untuk melihat kondisi jantung dan paru-paru serta melihat apakah terjadi pembengkakan di area tungkai dan pergelangan kaki. Dokter juga akan menanyakan riwayat kesehatan anak dan keluarganya. Setelah itu dokter akan menganjurkan anak untuk menjalani berbagai macam prosedur kesehatan. Misalnya saja seperti foto rontgen dada untuk melihat pembengkakan pada jantung dan paru-paru. Anak juga akan disarankan untuk menjalani elektrokardiogram dan ekokardiografi. Selain itu ada pula prosedur pemindaian yang menggunakan CT scan dan MRI untuk memperoleh gambaran yang lebih jelas mengenai jantung dan paru-paru anak.

Pengobatan

Penyakit hipertensi pulmonal sebenarnya belum dapat disembuhkan. Namun beberapa macam pengobatan bisa dilakukan pada pasien anak untuk meredakan gejala yang dialami oleh anak serta menghambat perkembangan penyakit. Salah satu metode pengobatan yang bisa diberikan pada anak adalah pemberian resep obat. Beberapa jenis obat yang bisa diberikan pada pasien berupa anti koagulan untuk mengencerkan darah. Ada pula obat diuretik dan dixogin. Selain itu dokter juga bisa saja memberikan suplemen oksigen pada pasien anak. Terapi jenis ini terutama diberikan pada anak yang mengalami sleep apnea.

Komplikasi

Ada pula komplikasi yang bisa terjadi dan dialami oleh seorang anak penderita hipertensi pulmonal. Di antaranya adalah terjadinya gangguan pada irama jantung. Selain itu bisa juga anak mengalami penggumpalan darah sehingga pembuluh darah makin menyempit dan aliran darah menjadi tersumbat. Anak juga bisa saja mengalami pendarahan pada organ paru-parunya dengan gejala awal berupa bahaya batuk berdarah pada anak.

Hipertensi pulmonal pada anak sebaiknya dicegah sebisa mungkin agar tidak sampai dialami oleh anak-anak. Upaya pencegahan bisa dimulai dari membiasakan anak untuk memiliki gaya hidup sehat seperti manfaat olahraga untuk anak serta pemeriksaan kesehatan secara berkala.

Sponsors Link
, , , , , ,
Post Date: Tuesday 06th, November 2018 / 23:10 Oleh :