Sponsors Link

Gigi Geripis pada Anak – Gejala, Penyebab dan Pengobatannya

Sponsors Link

Gigi yang sehat dan kuat berperan penting dalam membantu proses tumbuh kembang anak secara optimal. Sebab kesehatan gigi mendukung kesehatan mulut dan juga pencernaan anak yang sehat. Sebab itulah, amat penting menjaga kesehatan gigi anak dari berbagai penyebab kerusakan gigi pada anak yang sering terjadi sejak anak mulai memiliki gigi susu. Memang, keduapuluh gigi susu anak akan berganti dengan gigi permanen yang lebih kekal. Namun, kerusakan gigi susu, seperti pada kasus gigi geripis pada anak, dapat menyebabkan tidak bagusnya pertumbuhan gigi tetap pada anak kelak.

Gigi geripis adalah kerusakan gigi susu anak yang menyebabkan mahkota gigi susu anak tinggal sisa sedikit dan berwarna hitam. Pada kasus lebih parah, gigi susu anak sampai ompong dan hanya menyisakan akar giginya. Kerusakan gigi geripis sering dialami oleh balita. Namun jangan sepelekan gigi geripis pada anak, karena berpotensi menyebabkan masalah tumbuh kembang sebagai berikut.

  • Gangguan mengunyah – saat gigi geripis terjadi, fungsi gigi anak menurun, apalagi jika sampai menyebabkan bolong pada gigi depan anak. Sehingga anak kesulitan memotong makanan yang akan dikonsumsinya.
  • Gangguan percaya diri – Secara estetika gigi geripis tidak indah dipandang, karena gigi berwarna kehitaman dan tidak rapi. Terkadang hal ini membuat anak minder dan malu, sehingga menyebabkan anak merasa rendah diri dan tidak percaya diri
  • Gangguan bicara – kerusakan gigi susu bagian depan menyebabkan fonetik anak terganggu. Karena gigi depan berperan dalam cara melafalkan kata-kata.
  • Gangguan pertumbuhan gigi tetap – gigi susu berperan dalam memandu pertumbuhan gigi tetap pada anak sehingga sesuai dengan lengkung rahang.

Bahaya gigi geripis pada anak menyebabkan kerusakan gigi yang menyebabkan tidak tersedianya ruang untuk gigi tetap bertumbuh. Dan juga memicu gigi berlubang pada anak serta copotnya gigi anak sebelum waktunya berganti dengan gigi tetap. Sehingga gigi permanen anak tumbuh pada luar lengkung rahang, tumbuh miring atau bertumpuk.

Pemicu utama yang menjadi faktor Penyebab kerusakan gigi pada anak karena gigi geripis (early childhood caries) adalah konsumsi makanan manis yang berlebihan. Biasanya anak dibawah tiga tahun suka mengemil, dan asupan makanan manis merupakan salah satu favorit mereka. Tambahan lagi, anak balita masih belum mampu menjaga kebersihan gigi dan mulut mereka secara tepat dan optimal. Akibatnya makanan manis menempel lama di gigi dan menjadi tempat hidup bakteri penyebab karies gigi pada anak.

Pengobatan dan pencegahan

Sebaiknya segera tangani gejala gigi geripis pada anak agar tidak menyebar ke gigi susu anak lainnya. Dokter gigi akan melakukan terapi cara mengatasi karies gigi pada anak balita. Langkah selanjutnya cara mengobati gigi geripis adalah dengan menghilangkan infeksi dan melakukan penambalan untuk memicu pengembalian mineral gigi susu anak. Agar langkah pengobatan efektif,  lakukan juga langkah berikut untuk mencegaha anak mengalami gigi geripis.

  • Kontrol makanan manis – tidak hanya berupa permen dan cokelat, makan fermentasi karbohidrat seperti biskuit dan wafer juga dapat meningkatkan resiko anak mengalami gigi geripis. Aturlah pola konsumsi makanan manis anak, jangan sampai berlebihan
  • Konsumsi buah dan sayur – ragam manfaat buah untuk anak dan manfaat sayuran untuk anak dapat merangsang produksi air liur anak. Air liur berperan dalam mengendalikan tingkat keasaman mulut, membilas gigi sehingga tidak menjadi penyebab sakit gigi pada anak
  • Jaga kebersihan gigi – praktekan cara mengajari anak menyikat gigi dengan benar, agar si kecil mampu melakukan pembersihan giginya secara optimal.

Selain itu, rutin melakukan pemeriksaan gigi juga dapat membantu mencegah gigi geripis pada anak. Dokter akan menyarangkan melakukan pembersihan karang gigi, atau terapi lainnya yang dibutuhkan agar pertumbuhan gigi anak baik dan sehat.

Sponsors Link
, , , , , , , , , , , , , ,
Post Date: Monday 03rd, December 2018 / 03:45 Oleh :
Kategori : Gigi Anak Balita