Sponsors Link

4 Gejala Tiroid pada Anak Sebaiknya Diperhatikan Sejak Dini

Sponsors Link

Gejala tiroid pada anak bisa saja terjadi secara tiba-tiba. Penyakit tiroid muncul saat kelenjar tiroid pada anak mengalami berbagai masalah atau gangguan. Berikut beberapa gejala tiroid pada anak lebih jelasnya.

1. Hipotiroidisme

Kondisi hipotiroidisme mengacu pada adanya jumlah hormon tiroksin yang terlalu sedikit. Hormon ini diproduksi oleh kelenjar tiroid sehingga jika jumlah yang diproduksi terlalu sedikit maka tubuh akan mengalami defisiensi. Umumnya saat anak mengalami kondisi ini maka ia akan juga mengalami gejala seperti mudah lemas dan tampak lelah. Selain itu anak juga rentan mengalami masalah infeksi kulit pada anak. Kulitnya cenderung kering sekaligus lebih mudah sensitif pada hawa dingin. Terkadang kulit anak juga akan lebih mudah terasa perih karena kekeringannya. Anak juga bisa saja mengalami berat badan tanpa sebab yang jelas. Umumnya gejala-gejala tersebut akan nampak secara fisik sehingga lebih mudah diidentifikasi.

2. Hipertiroidisme

Selain hipotiroidisme ada pula kebalikannya yaitu hipertiroidisme pada anak. Hipertiroidisme mengacu pada kondisi saat hormon tiroid berlebihan di dalam tubuh anak. Kondisi hipertiroidisme umumnya ditandai dengan beberapa gejala yang dialami oleh anak. Gejala tersebut antara lain berupa adanya penurunan berat badan secara drastis. Umumnya penurunan berat badan tersebut tidak dapat diketahui penyebabnya dengan jelas. Selain itu anak juga mengalami detak jantung yang cepat dan tidak beraturan. Kondisi ini membuat dadanya terasa berdebar. Anak juga akan mengalami telapak tangan anak berkeringat serta mudah gelisah. Suasana hatinya pun lebih cepat berubah sehingga ia tidak dapat melakukan segala sesuatunya dengan konsisten dan dengan konsentrasi penuh.

3. Penyakit Gondong

Penyebab gondongan pada anak sebenarnya merupakan kondisi saat terjadi pembengkakan pada kelenjar tiroid. Kelenjar tiroid terletak di leher. Oleh karena itu saat seorang anak mengalami penyakit gondong maka ia akan mengalami pembengkakan pada bagian lehernya. Pembengkakan yang dialami oleh anak tersebut bisa tampak dengan jelas sehingga semua orang dapat melihat adanya benjolan pada leher anak. Awalnya anak akan merasakan sakit pada bagian lehernya tersebut terutama bila ditekan. Beberapa anak bahkan mengalami penyebab demam pada anak karena tak dapat menahan rasa sakit tersebut. Saat terjadi penyakit gondong maka anak cenderung mengalami perubahan suara dan sering kali mengalami bahaya batuk berdarah pada anak. Anak juga cenderung mengalami kesulitan saat bernapas. Anak juga akan mengalami kesulitan saat menelan sehingga nafsu makannya akan semakin berkurang.

4. Nodul Tiroid

Gejala lain dari penyakit tiroid adalah terjadinya nodul tiroid pada anak. Nodul tiroid merupakan suatu benjolan padat atau bisa juga benjolan tersebut berisi air. Air tersebut terbentuk di dalam kelenjar tiroid anak. Benjolan nodul tiroid tersebut bisa saja berupa tumor jinak ataupun semacam kista. Jumlah benjolan tersebut juga bisa saja lebih dari satu. Umumnya nodul tiroid yang dialami oleh seorang anak tidak menimbulkan gejala tertentu sehingga nodul tiroid hanya dapat terdeteksi saat penderitanya menjalani pemeriksaan kesehatan umum. Bila nodul tiroid yang ada pada seorang anak berukuran besar maka anak akan mengalami jenis gangguan pernapasan pada anak dan menelan. Beberapa kasus nodul tiroid diketahui berpotensi memproduksi hormon tiroksin sehingga dapat menimbulkan gejala hipertiroidisme pada anak.

Gejala tiroid pada anak yang telah diulas di atas sebaiknya diwaspadai. Sebab beberapa gejala tersebut bisa tampak dengan jelas. Dengan mewaspadai segala bentuk gejala yang ada maka penanganan terhadap anak bisa dilakukan sesegera mungkin sehingga anak terhindar dari komplikasi.

Sponsors Link
, , , , , , , , , ,
Post Date: Friday 02nd, November 2018 / 06:30 Oleh :