Sponsors Link

5 Resiko Folikulitis pada Anak Paling Umum

Sponsors Link

Folikulitis pada anak merupakan suatu kondisi peradangan yang terjadi pada folikel rambut. Folikel sendiri sebenarnya merupakan lubang tempat bertumbuhnya rambut. Foilikulitis umumnya disebabkan oleh bakteri. Folikulitis menimbulkan biduran pada anak yang perih namun sebenarnya tidak berbahaya. Bagaimanapun juga folikulitis dapat membuat anak merasa tidak nyaman dan mengalami resiko kesehatan lainnya. Beberapa resiko dari folikulitis pada anak antara lain sebagai berikut.

1. Timbul Benjolan

Pada saat anak menderita folikulitis maka akan muncul banyak benjolan kecil yang berwarna merah. Benjolan ini menyerupai jerawat dan tumbuh di kulit tempat tumbuhnya rambut. Benjolan ini terasa sangat nyeri dan terkadang anak sampai tak kuat menahannya. Benjolan ini berisi nanah sehingga bila pecah maka akan keluar nanah dari benjolan tersebut. Terkadang anak juga menderita gatal di daerah sekitar benjolan. Kulitnya pun mengalami sensasi terbakar. Tentu saja anak akan menderita dengan adanya kondisi ini. Benjolan ini jika sampai pecah maka akan menimbulkan bekas di kulit kepala yang akhirnya dapat mengundang macam-macam penyakit yang disebabkan oleh bakteri dan virus.

2. Infeksi Menyebar

Jika benjolan pada kulit kepala anak telah mengeluarkan nanah maka selanjutnya akan menjadi luka yang membekas di kulit kepala anak. Bekas luka ini harus dirawat dengan baik. Sebab jika mendapat perawatan dengan baik dan benar maka bakteri akan masuk ke dalam tubuh anak melalui bekas luka tersebut. Akhirnya anak menjadi terinfeksi bakteri atau bisa juga terinfeksi virus. Virus infection pada anak bisa saja menyebar sehingga membuat kondisi kesehatan anak makin memburuk. Oleh karena itu sebaiknya folikulitis yang menyebabkan keluarnya nanah sebaiknya segera diatasi dan ditangani dengan langkah yang tepat.

3. Muncul Bisul

Bisul merupakan benjolan merah pada kulit yang menimbulkan rasa sakit dan berisi nanah. Bisul bisa saja muncul akibat adanya infeksi bakteri. Bisul dapat memicu terjadinya peradangan pada folikel rambut yang merupakan lubang tempat tumbuhnya rambut. Penyebab bisul pada anak seringkali terdapat di wajah, leher, ketiak, dan pantat. Hal ini bisa terjadi karena bagian-bagian tersebut biasanya seringkali mengalami gesekan serta berkeringat. Terkadang keringat yang muncul sampai berlebihan. Bisul yang baru muncul berukuran kecil yang kemudian akan berkembang menjadi besar. Bisul biasanya menimbulkan rasa sakit pada penderitanya dan bahkan bisa menyebabkan terjadinya demam pada anak.

4. Kerusakan Kulit

Folikulitis juga dapat menimbulkan terjadinya kerusakan kulit pada anak. Kerusakan kulit ini sebenarnya merupakan bekas luka dari bisul pada anak yang muncul akibat adanya folikulitis yang dialami oleh anak. Bekas luka ini bahkan bisa menghitam sehingga membuat kenampakan kulit anak menjadi buruk dan tidak tampak bersih. Bekas luka ini bisa berlangsung dalam waktu yang cukup lama dan tidak kunjung menghilang. Bekas luka ini pun akan menyebabkan timbulnya kerusakan pada kulit. Kerusakan kulit ini bisa bersifat sementara namun juga bersifat permanen.

5. Kerusakan Folikel

Folikulitis yang merupakan peradangan pada folikel kulit dan menimbulkan dampak pada folikel. Folikel bisa saja mengalami kerusakan akibat adanya penyakit kulit pada bayi tersebut. Jika hal ini dibiarkan maka lama-kelamaan peradangan penyakit kulit tersebut akan menimbulkan kebotakan yang bersifat permanen pada anak. Tentunya kebotakan tersebut akan menjadi masalah bagi anak.

Folikulitis pada anak sebaiknya segera diatasi. Bila sampai menimbulkan bekas luka maka orang tua harus melakukan pertolongan pertama saat anak terluka. Tujuannya agar anak tidak sampai mengalami infeksi.

Sponsors Link
, , , , , , , ,
Post Date: Wednesday 10th, October 2018 / 12:08 Oleh :