Sponsors Link

7 Efek Negatif Bayi Sering Digendong Bagi Pertumbuhan

Sponsors Link

Anak kecil terutama bayi pasti merasa lebih nyaman ketika bersama orang terdekatnya. Oleh sebab itu kebanyakan bayi cenderung lebih senang digendong dan diayun. Padahal efek negatif bayi sering digendong dapat menghambat tumbuh kembang anak menjadi tidak maksimal. Oleh sebab itu sebaiknya jangan terlalu sering menggendong bayi. Berikut ini efek negatif bayi sering digendong:

ads

1. Susah mandiri

Jika sering digendong otomatis bayi tidak mandiri dan seringkali manja. Sehingga sangat penting menerapkan cara mendidik anak agar mandiri kelak. Dengan demikian bayi tidak mencari sesuatu berdasarkan kenyamanan saja. Bayi akan memahami bahwa tidak semua keinginannya dapat dituruti dengan mudah. Atau dengan kata lain ada beberapa hal yang membuat bayi harus berusaha mendapatkannya.

2. Pemalas

Jika bayi lebih sering digendong lama-lama bayi akan merasa malas. Karena dia berpikir segala keperluannya akan diatasi orang lain. Oleh sebab itu sebaiknya jangan terlalu sering menggendong bayi. Supaya bayi tidak malas berusaha dalam mencapai tujuannya. Lakukan cara membuat anak rajin supaya pertumbuhan bayi dapat lebih maksimal.

3. Cengeng

Bayi yang terus digendong lama-kelamaan akan cengeng. Karena dia berpikir selalu dituruti, akibatnya ketika ditolak bayi akan menangis. Oleh sebab itu hal sepele semacam ini dapat menjadi penyebab bayi rewel dan cengeng. Dengan cara menenangkan bayi yang menangis maka kondisi bayi lebih tenang dan dapat lebih paham maksud orang tuanya.

4. Terlambat Berjalan

Efek negatif bayi sering digendong termasuk mengalami keterlambatan pertumbuhan, terutama yaitu belajar berjalan. Karena bayi malas untuk berusaha berjalan, maka pertumbuhannya tidak maksimal dibandingkan bayi yang sering dilatih berjalan. Karena itu usahakan untuk bayi belajar bertumbuh sesuai dengan usianya. Salah satu ciri-ciri anak cerdas sejak bayi yaitu jika pertumbuhannya lebih pesat dari bayi lain seusianya.

5. Kelemahan

Apabila tidak dibiasakan berlatih merangkak atau berjalan, bisa jadi otot bayi dapat melemah. Karena pada masa pertumbuhan cukup penting untuk melatih otot-otot dan gerak motorik bayi. Berikan asupan buah dan sayur yang cukup untuk menunjang pertumbuhan bayi. Manfaat buah untuk anak serta manfaat sayur untuk anak berperan sebagai sumber vitamin dan mineral yang diperlukan bayi dalam bertumbuh sesuai dengan kematangan usianya.

6. Obesitas

Jika bayi malas bergerak dan lebih banyak menyusu bisa jadi bayi menjadi obesitas. Bahaya susu formula pada bayi yang dikonsumsi bayi berlebihan akan membuat bayi menyerap banyak lemak. Jika tidak diimbangi dengan merangkak atau berjalan maka tubuh bayi beresiko terkena obesitas. Sebaiknya berikan ASI karena manfaat ASI eksklusif bagi pertumbuhan bayi yaitu menunjang tumbuh kembang bayi secara maksimal.

7. Pasif

Efek buruk lainnya yaitu bayi menjadi lebih pasif dibandingkan bayi lain seusianya. Jika bayi yang aktif semangat belajar merangkak atau berjalan, maka bayi yang pasif akan cenderung diam saja jika tidak dibantu digendong. Hati-hati dapat berakibat tanda-tanda anak autis. Oleh sebab itu selalu rangsang bayi untuk tetap aktif. Berikan jenis makanan pendamping ASI terbaik bagi bayi sehingga perkembangan dan pertumbuhan aktifitas bayi tetap maksimal.

Demikian beberapa efek negatif bayi sering digendong. Sebaiknya biarkan bayi melakukan aktifitasnya sendiri dengan minim bantuan dari orang tua. Hanya saja bayi tentu saja tetap perlu diawasi supaya tidak terjatuh. Sehingga bayi tumbuh menjadi anak yang mandiri dan memiliki perkembangan fisik yang baik.

Sponsors Link
, , , , , , , , , , ,
Post Date: Thursday 14th, December 2017 / 21:25 Oleh :
Kategori : Karakter