Sponsors Link

Depresi pada Remaja – Gejala, Penyebab, Pengobatan dan Pencegahannya

Sponsors Link

Depresi pada remaja sangat rentan terjadi terutama di masa sekarang ini. Depresi pada dasarnya merupakan suatu kondisi medis yang berupa timbulnya perkembangan sosial emosional anak remaja. Kondisi ini memberikan dampak negatif terhadap pikiran, tindakan, perasaan, serta kesehatan mental seorang remaja yang sedang mengalaminya. Kondisi depresi bila dibiarkan dan tidak segera ditangani akan membuat penderitanya mengalami berbagai penyakit. Sebab penderita depresi umumnya tidak menjaga kesehatan dirinya sehingga rentan terserang berbagai macam gejala penyakit maag pada anak. Berikut ini beberapa hal yang perlu dipahami lebih lagi mengenai depresi pada remaja.

Gejala

Seorang remaja yang mengalami depresi pada umumnya memiliki gejala berikut:

  1. selalu tampak sedih dan mudah merasa cemas.
  2. selalu penuh dengan kegelisahan dan seolah tidak memiliki harapan.
  3. cenderung merasakan trauma pada anak dan bahkan menarik diri dari teman-temannya.
  4. karakternya menjadi lebih sensitif dan emosional sehingga ia mudah tersinggung.
  5. kualitas pola tidur anak sesuai usianya juga tidak begitu baik.
  6. selalu terjaga di tengah-tengah tidurnya terutama di saat tidur malam.
  7. nafsu makan juga tidak stabil, terkadang tidak mau makan dan terkadang mengonsumsi banyak makanan.
  8. sulit berkonsentrasi dan tidak dapat mengambil sebuah keputusan.

Penyebab

Sebenarnya banyak hal yang dapat membuat seorang remaja mengalami depresi, antara lain yaitu:

  • Tidak bahagia dengan keluarganya. Orang tua yang suka bertengkar atau pertengkaran antara dirinya dengan orang tua bisa membuat seorang remaja mengalami stres pada anak.
  • Karena menghadapi berbagai pelajaran di sekolah dan tuntutan akan adanya prestasi di bidang akademis.
  • Pergaulan dengan teman di lingkungan sekolah terkadang juga bisa saja membuatnya mengalami tekakan sosial sehingga hal ini berujung pada timbulnya rasa rendah diri dan depresi.
  • Tidak sedikit pula remaja yang mengalami depresi karena mengalami dampak positif dan negatif anak remaja pacaran sehingga membuatnya menjadi patah hati.

Pengobatan

Penyembuhan depresi tentunya akan lebih mudah dilakukan jika penanganan dilakukan dengan cepat dan sedini mungkin. Umumnya seorang remaja yang mengalami depresi akan diberikan layanan konseling yang disertai dengan beberapa macam terapi. Salah satu jenis terapi yang bisa dijalani yaitu terapi CBT yang akan membantu remaja untuk melepaskan dirinya dari segala pikiran buruk serta perasaan negatif. Selain itu ada pula terapi PST yang akan membantu penderita dalam meningkatkan kemampuannya untuk menghadapi segala pengalamannya yang membuatnya sedih dan tertekan. Selain terapi tentunya penderita depresi juga akan diberi resep obat jenis antidepresan oleh dokter yang harus dikonsumsi di bawah pengawasan dokter.

Pencegahan

Tingkat parahnya depresi dapat diredakan melalui gaya hidup sehat dan beberapa aktivitas. Gaya hidup sehat dapat dicapai jika seseorang mau melakukan jenis olahraga untuk anak usia dini secara rutin serta menjaga pola makannya. Olahraga dan makanan bernutrisi dapat membuat tubuh sehat serta menjauhkan seseorang dari pikiran negatif. Selain itu untuk mencegah kambuhnya depresi tentunya seorang remaja dapat menjaga interaksi sosialnya. Hal ini bisa dilakukan antara lain dengan cara bertemu dengan orang-orang baru serta berbaur dengan teman ataupun masyarakat sekitar. Melalui sosialisasi seseorang akan kembali membangun rasa optimisnya dan mulai merencanakan kehidupannya agar berkembang menjadi lebih baik lagi.

Depresi pada remaja memang cukup mengkhawatirkan. Oleh karena itu kondisi ini perlu diwaspadai dan dihindarkan dari anak remaja Anda.

Sponsors Link
, , , , , , , , , , ,
Post Date: Tuesday 25th, September 2018 / 12:16 Oleh :