Sponsors Link

Demam Scarlet pada Anak – Penyebab, Pencegahan dan Pengobatannya

Sponsors Link

Demam merupakan mekanisme alami tubuh saat penyebab demam pada anak menyerang si kecil. Apalagi anak-anak memiliki sistem imunitas tubuh yang belum berkembang optimal. Sehingga buah hati orang tua terkadang sering mengalami gejala demam pada bayi dan anak. Meskipun biasanya demam tidak berbahaya, namun beberapa jenis gejala demam dapat menimbulkan resiko kesehatan besar apabila tidak tertangani dengan baik. Salah satunya adalah demam scarlet pada anak.

Demam scarlet adalah gejala demam yang dapat dikenali dengan munculnya ruam-ruam kemerahan pada kulit anak. Ruam akibat serangan penyakit ini berbeda dengan ruam akibat serangan gejala campak pada bayi dan anak. ruam demam scarlet berwarna merah muda hingga merah, terlihat seperti luka bakar akibat dampak sinar matahari, terasa kasar jika disentuh, dan dapat terjadi di seluruh tubuh. Pada awal periode demam, ruam muncul di area dada dan perut kemudian menyebar kebagian tubuh lain, seperti area lipatan ketiak, siku dan lutut. Ruam pada kulit dapat terjadi hingga seminggu lamanya, dan setelah gejala demam mereda, kulit yang terkena ruam tampak mengelupas.

Demam scarlet sering kali terjadi pada anak usia 5 hingga 15 tahun, apalagi saat daya tahan tubuh anak melemah. Sebab, penyebab demam scarlet pada anak adalah infeksi bakteri streptococcus pyogenes. Bakteri yang hidup di mulut dan saluran pernafasan ini melepaskan senyawa racun yang menyebabkan ruam kemerahan pada kulit anak. Bakteri ini juga menyebabkan radang tengorokan, sehingga biasanya penderita demam scarlet juga mengalami ciri-ciri radang tenggorokan pada anak dan demam tinggi.

Selain itu, bakteri ini dapat menulari orang lain disekitar penderita. Terutama ketika percikan air liur penderita mengenai orang lain, ketika penderita bersin, batuk atau peralatan makan-minumnya digunakan orang lain. Oleh sebab itu, manfaat mengajarkan anak cuci tangan dapat membantu mengurangi resiko terpapar demam scarlet.

Pengobatan dan Pencegahan Demam Scarlet

Demam scarlet pada anak yang tidak tertangani dengan seksama, dapat meyebabkan infeksi bakteri menyebar sehingga menganggu kerja organ tubuh lain, seperti organ ginjal dan jantung. Selain itu, saat serangan demam terjadi, anak juga mengalami gejala demam scarlet lainnya, yang membuat anak merasa sangat tidak nyaman. Gejala lain demam scarlet yang perlu orang tua waspadai adalah:

  • Lidah anak tampak kemerahan dan muncul bintil-bintil kecil, seperti bintil pada buah stroberi
  • Terdapat bercak putih kekuningan pada tengorokan, karena penyebab radang tenggorokan pada anak
  • Mengalami ciri-ciri radang tenggorokan pada anak lainnya, sehingga kelenjar getah bening di leher anak membesar dan anak sulit menelan
  • Terkadang mengalami mual, muntah, dan sakit kepala

Gejala-gejala tersebut menimbulkan ketidaknyaman pada anak, dan menjadi penyebab bayi rewel dan cengeng  melebihi biasaya. Kabar baiknya, penderita demam scarlet pada anak dapat segera sembuh dalam 4-5 hari setelah prosedur pengobatan dilakukan.

Pengobatan demam scarlet pada anak sebaiknya dilakukan dengan pengawasan dokter. Dokter anak biasanya memberikan obat antibiotik untuk mencegah infeksi bakteri streptococcus pyogenes berkembang. Biasanya 1 hari setelah mengkonsumsi antibiotik yang diresepkan oleh dokter. Selain itu, anak juga dapat mengkonsumsi paracetamol untuk meredakan gejala demam dan radang tenggorokan serta membantu anak lebih banyak beristirahat.

Selain pengobatan mengunakan obat-obatan. Orang tua dapat melakukan beberapa tindakan berikut untuk membantu meredakan gejala demam scarlet pada anak.

  • Pastikan anak tercukupi pasokan cairan tubuhnya. Berikan manfaat air putih untuk mencegah tanda-tanda dehidrasi pada anak.
  • Bila anak sudah pandai berkumur, bantu anak meredakan sakit tengorokannya dengan berkumur dengan larutan garam
  • Bisa juga mengkonsumsi permen pelega tenggorokan untuk anak
  • Gunakan losin yang mengandung bahan calamine untuk meredakan gatal di area ruam

Bila si kecil sudah pulih, ajarkan anak kebiasaan hidup bersih untuk mencegah anak terserang dan tertular sakit demam scarlet pada anak. dan juga memgkonsumsi makanan sehat untuk tumbuh kembang anak sebagai cara meningkatkan kekebalan tubuh anak sehingga tidak mudah terserang demam scarlet.

Sponsors Link
, , , , , , , , , , , , ,
Post Date: Wednesday 10th, October 2018 / 12:04 Oleh :