Sponsors Link

Dampak Positif dan Negatif Anak Remaja Pacaran

Sponsors Link

Saat anak mulai remaja tentu ada beberapa dampak positif dan negatif anak remaja pacaran. Oleh karena itu hal ini tidak selamanya merugikan. Tetap ada manfaat baik yang bisa didapat jika anak remaja mulai mengenal lawan jenis dan memiliki teman dekat. Tentunya sebagai orang tua merasa was-was apakah perilaku anak yang seperti ini berbahaya atau tidak. Jika ingin tahu lebih jelas, sebaiknya pahami apa saja dampak positif dan negatif anak remaja pacaran.

Dampak Positif

Berikut di bawah ini beberapa efek positif yang diperoleh anak yang mulai beranjak remaja dan memiliki teman dekat atau pacaran.

  1. Belajar Bersosialisasi – Efek positif yang paling besar dirasakan yaitu dapat menjadi cara mengatasi anak yang susah bersosialisasi. Dengan demikian anak akan lebih banyak memiliki teman dan lebih dapat bersifat ramah. Sehingga resiko menjadi introvert dapat dihindari.
  2. Tidak Autis – Keuntungan lain yaitu dapat membuat anak memiliki teman main untuk mengisi waktu dan cara mengatasi anak autis dan memiliki dunia sendiri. Sehingga anak lebih terbuka wawasannya dan belajar memahami karakter orang lain di sekitarnya.
  3. Belajar Tanggung Jawab – Anak yang mulai pacaran bisa jadi makin belajar untuk menerapkan tanggung jawab. Misalnya dengan cara mendidik anak disiplin waktu mana untuk pacaran dengan mana waktu untuk belajar. Sehingga hal ini membantu anak lebih cepat dewasa dan tahu cara mengatur waktu dengan optimal.
  4. Semangat Belajar – Efek positif lainnya jika anak remaja berpacaran yaitu dapat menjadi pemicu semangat untuk lebih rajin belajar. Sehingga ada baiknya mengajak teman dekat anak belajar bersama agar lebih fokus dalam menjalani pelajaran di sekolah.

Dampak Negatif

Selain memiliki dampak positif, ada pula beberapa dampak negatif yang perlu diperhatikan. Di antaranya yaitu sebagai berikut:

  1. Prestasi Menurun – Jika anak terus menerus pacaran bisa jadi nilai anak menurun dan prestasinya ikut menjadi buruk. Karena itu segera ingatkan anak waktu belajar dan terapkan cara mengajarkan disiplin pada anak. Batasi waktu main anak dengan teman dekatnya supaya tidak melupakan belajar untuk kepentingan sekolahnya.
  2. Jarang Di Rumah – Jika anak lebih memilih pacaran maka bisa jadi anak semakin jarang berada di rumah. Oleh karena itu sebaiknya bagi waktu anak untuk belajar dan pentingnya bermain untuk pertumbuhan anak. Jika perlu ajak saja teman dekat anak bermain di rumah supaya lebih mudah memahami apa saja yang dilakukan anak. Dengan demikian maka pergaulan anak akan lebih terjaga juga.
  3. Bolos Sekolah – Anak yang pacaran terus menerus juga beresiko berani membolos. Oleh sebab itu sebaiknya orang tua mencari cara mengatasi anak yang suka bolos sekolah. Tanamkan pendidikan moral supaya anak berpikir ulang untuk membolos demi berpacaran. Dengan memahami tugas dan tanggung jawabnya secara penuh, maka hal ini dapat diatasi.
  4. Tidak Konsentrasi – Dampak buruk lainnya termasuk dapat membuat anak susah dalam berupaya untuk cara meningkatkan konsentrasi anak atau fokus pada pentingnya pelajaran sekolah. Karena anak memikirkan hal lain yaitu teman dekatnya. Oleh karena itu sebaiknya tetap minta anak fokus sekolah sekalipun sudah memiliki pacar.

Itulah beberapa dampak positif dan negatif anak remaja pacaran yang umum terjadi jika anak mulai dewasa. Karena itu pertimbangkan masak-masak sisi positif dan negatifnya, mana yang lebih dominan. Sehingga dengan demikian orang tua dapat mengambil sikap dan keputusan yang paling tepat untuk kebaikan anak.

Sponsors Link
, , , , , , , ,
Post Date: Thursday 03rd, May 2018 / 13:06 Oleh :
Kategori : Parenting