Sponsors Link

5 Dampak Negatif Mengancam Anak yang Sebaiknya Dihindari

Sponsors Link

Salah satu kebiasaan orang tua untuk membuat anaknya lebih patuh adalah dengan memberikan ancaman, dengan harapan anak menjadi takut dan tidak jadi melakukan apa yang tidak kita inginkan. Namun tahukah bahwa kebiasaan mengancam anak dapat memberikan dampak negatif bagi anak? Kata-kata seperti “Awas ya, kalau kamu main di tanah nanti ibu pukul!” atau “Kalau kamu suka melawan nanti ayah cubit lebih keras!” sebaiknya tidak dilontarkan oleh orang tua. Ada banyak cara mendidik anak yang suka membantah yang bisa dilakukan agar anak lebih patuh tanpa harus mengeluarkan perkataan yang justru akan menjadi kesalahan dalam mendidik anak balita. Anak yang sering diancam seperti itu justru tidak akan mau menurut dan akan mengalami banyak dampak negatif seperti berikut ini.

ads

1. Mengurangi Kecerdasan Anak

Kita tahu bahwa pada masa balita dan anak-anak perkembangan otak terjadi begitu pesat. Beberaap faktor ternyata justru dapat menghambat perkembangan tersebut sehingga kecerdasan anak pun akan berkurang bahkan hilang. Salah satunya jika orang tua sering mengancam anak, maka anak akan kesulitan mengembangkan daya pikir dan nalarnya karena sering merasa takut. Hal ini juga merupakan efek negatif sering menakut-nakuti balita yang tidak boleh dibiarkan.

2. Anak Menjadi Lebih Suka Melawan

Ancaman yang kita tujukan untuk membuat anak patuh justru berbalik membuatnya semakin berani melawan dan membantah orang tua. Dari sikap orang tuanya yang suka mengancam dan memarahi tanpa alasan yang logis, anak akan belajar bagaimana caranya melawan dan membela diri dari sikap orang tuanya tersebut. Jika anak membuat kesalahan, sebaiknya beri pengertian dan penjelasan yang lebih mudah diterima akal anak sehingga anak akan belajar perbuatannya salah dan tidak boleh dilakukan lagi. Cara tersebut lebih ampuh sebagai cara mengajarkan disiplin pada anak.

3. Hubungan Anak dan Orang Tua Renggang

Anak yang sering diancam orang tuanya akan menjadi takut sehingga akhirnya menjaga jarak dengan orang tuanya sendiri. Hal ini tentu saja membuat miris, karena jika anak tidak lagi dekat dan harmonis dengan orang tuanya ia seakan kehilangan tempat berbagi, berlindung dan merasakan kenyamanan. Sebaiknya lakukan cara mengenali karakter anak dan didiklah dengan penuh kasih sayang. Jika anak berbuat hal yang salah, kita memang wajib menegurnya dan memberitahukan yang benar. Namun lakukan dengan bijak dan sabar sehingga anak akan lebih mengerti tanpa harus dimarahi atau semacamnya.

4. Anak Lebih Mudah Berpikir Negatif

Alih-alih mendapati anak yang menjadi penurut, kebiasaan mengancam anak justru dapat membuatnya lebih sering berpikir negatif. Pikirannya selalu menaruh rasa curiga, takut, cemas dan tidak percaya diri karena ancaman yang sering ia terima sehingga ia sulit untuk bersosialisasi dengan lingkungannya. Perkataan yang bernada ancaman merupakan kata-kata yang tidak boleh diucapkan orang tua kepada anak, agar anak dapat selalu berpikir positif. Bila perlu terapkan juga cara mengatasi anak yang susah bersosialisasi agar ia menjadi lebih percaya diri.

5. Membuat Anak Jadi Penakut

Setiap anak yang mendapat perlakuan kasar, seperti dimarahi, mendapat kekerasan hingga diancam akan memiliki karakter yang negatif seperti menjadi penakut. Karena selalu diancam akan dipukul atau yang lainnya, akhirnya anak tidak berani melakukan sesuatu sesuai keinginannya bahkan jika itu perbuatan yang positif. Orang tua harus melakukan cara mengatasi rasa takut pada anak dan hindari untuk mengancam anak hanya untuk membuatnya menjadi anak penurut.

Nah, itulah dampak negatif mengancam anak yang sebaiknya dihindari para orang tua. Ada cara yang lebih baik untuk menjadikan anak lebih penurut tanpa harus melakukan hal yang justru mempengaruhi mental dan pembentukan karakternya.

Sponsors Link
, , , , , , , , , ,
Post Date: Friday 20th, April 2018 / 04:39 Oleh :
Doctors Talk

Kecanduan game & gadget bisa jadi momok bagi ibu, bahkan bisa membuat anak depresi dan bunuh diri, yuk kenali dan jangan lupa subscribe ya.