Sponsors Link

6 Dampak Negatif Berbohong Kepada Anak yang Fatal

Sponsors Link

Berbohong umumnya tidak memiliki segi positif apapun, terutama jika pada anak. Biasanya lebih banyak dampak negatif berbohong kepada anak. Oleh sebab itu sebagai orang tua usahakan untuk tidak membohongi anak. Sehingga anak tidak mencontoh perilaku tersebut. Karena pentingnya pendidikan karakter untuk anak umumnya diperoleh dari contoh orang tua. Dimana orang tua adalah figur terdekat anak. Bagi yang ingin mendapatkan penjelasan lebih terinci, berikut ini dampak negatif berbohong kepada anak yang dapat timbul secara tidak langsung:

ads

1. Tidak Percaya

Jika orang tua sering berbohong, maka anak tentu akan susah untuk percaya kembali. Sehingga jika orang tua berkata serius hanya akan dianggap main-main oleh anak. Bisa jadi ini merupakan penyebab anak melawan orang tua. Karena itu usahakan untuk memahami pentingnya menanamkan kejujuran pada anak dan terbuka pada anak supaya di kemudia hari tidak timbul sifat tidak percaya dari anak pada orang tua.

2. Trauma

Orang tua yang berbohong juga dapat menimbulkan penyebab stres pada anak. Seringkali anak berpikir bahwa orang tuanya akan ingkar janji. Oleh karena itu anak menjadi berpikiran negatif dan malah menjadi celah anak untuk ikut tidak jujur. Karena itu usahakan selalu jujur pada anak dan jangan menjanjikan sesuatu yang tidak dapat ditepati.

3. Mengikuti

Dampak berbohong kepada anak yang fatal yaitu membuat hal tersebut akan ditiru oleh anak. Figur atau contoh terdekat anak pastinya yaitu orang tua. Karena itu parameter anak melakukan sesuatu adalah perlakuan orang tuanya. Jika orang tua sering bohong bisa jadi anak akan ikut sering berbohong. Tentunya ini akan membawa efek seperti efek buruk memarahi anak di muka umum dimana hasilnya bisa jadi tidak baik di masa yang akan datang.

4. Menyepelekan

Jika selalu dibohongi pada akhirnya anak akan menyepelekan orang tua. Karena beranggapan bahwa orang tua tidak pernah menepati janji. Sehingga jika pada suatu saat yang dinyatakan adalah hal penting, maka hal tersbut akan tidak dihiraukan anak. Karena itu sebaiknya jangan sampai berbohong dan katakan saja apa adanya pada anak. Salah-salah hal itu memicu penyebab anak melawan orang tua.

5. Merusak Karakter

Yang paling utama, jika anak melihat orang tua yang berbohong maka karakter anak akan mengikuti orang tuanya. Sehingga jika sejak kecil terbiasa mengetahui kebohongan, di saat dewasa bisa menjadi penyebab anak sering berbohong. Tentu ini bukan karakter yang diinginkan. Sementara merubah karakter di masa depan akan jauh lebih sulit. Oleh karena hal ini sebaiknya selalu tekankan kejujuran pada anak. Usahakan untuk tidak membohongi anak sekecil apapun.

6. Penakut

Anak yang sering dibohongi bisa jadi penakut sehingga butuh cara mengatasi rasa takut pada anak. Karena seringkali kebohongan orang tua ditujukan untuk hal negatif. Misalnya untuk mengancam saat anak nakal. Otomatis pola pikir anak akan berubah sesuai arah kebohongan orang tua. Sehingga anak akan menjadi penakut akibat ucapan kita sendiri.

Demikian beberapa dampak negatif berbohong kepada anak yang mungkin terjadi. Sebaiknya selalu berkata jujur pada anak apapun kondisinya. Jangan berpikir membohongi anak sekalipun untuk hal yang kecil. Karena hal kecil ini merupakan awal dari sesuatu yang lebih besar termasuk cara mendidik anak yang suka membantah. Sehingga dapat pula mencerminkan dan membentuk karakter anak nantinya sesuai dengan tingkah laku yang dicontohkan orang tua.

Sponsors Link
, , , , , , , , , , , ,
Post Date: Monday 29th, January 2018 / 18:33 Oleh :
Kategori : Karakter
Doctors Talk

Bolehkah susu kental manis dikonsumsi anak anak ? Simak penjelasan dr. Retno Kuntarti, Sp.GK, spesialis gizi berikut ini.