Sponsors Link

6 Dampak Buruk Uang Jajan pada Anak jika Diberikan Terlalu Dini

Sponsors Link

Anak-anak seringkali tergiur untuk mebeli jajanan-jajanan yang banyak dijual bebas. Apalagi saat melihat salah satu temannya membeli jajanan. Timbul keinginan anak untuk melakukan hal yang serupa. Sehingga anak mulai meminta uang jajan pada orang tuanya. Namun untuk diketahui, ternyata ada beberapa dampak buruk uang jajan pada anak. Untuk mengetahuinya, dapat anda baca beberapa dampaknya di penjelasan berikut ini. Baca : cara mengajarkan anak tentang uangbahaya jajanan untuk anakmanfaat mengajarkan anak cuci tangan

Adapun berikut ini 6 dampak buruk uang jajan pada anak:

1. Susah mengontrol makanan anak

Bila anak terbiasa membawa uang jajan, maka anak akan lebih suka jajan di luar rumah daripada makan makanan rumah. Hal ini membuat orang tua jadi susah mengontrol makanan yang dikonsumsi oleh anak. Apakah makanan tersebut berbahaya atau tidak, higienis atau tidak. Orang tua merasa lebih cemas karena makanan yang dikonsumsi anak jadi susah untuk diketahui. Baca : jenis makanan yang mengandung protein tinggi untuk anakjenis makanan yang berbahaya untuk anakmakanan sehat untuk tumbuh kembang anak

2. Menjadi penyebab sumber penyakit

Membiasakan anak untuk jajan dapat membawa dampak negatif lainnya. Bisa jadi jajanan yang dikonsumsi anak kurang sehat. Bisa jadi pula tidak ada nutrisinya. Sehingga anak mudah sakit perut, dan lebih parah lagi apabila anak sampai terkena penyakit menular yang berbahaya. Tentunya ini akan berakibat fatal. Karena itu jangan sampai orang tua menyesal di kemudian hari. Sebaiknya bawakan anak makanan dari rumah daripada diberikan uang saku untuk membeli jajanan. Baca : cara mengatasi sakit perut pada anakgejala penyakit tipes pada bayi anakbahaya makanan cepat saji untuk kesehatan anak

3. Anak terlalu dini mengenal uang

Dampak buruk uang jajan pada anak lainnya yaitu dapat membuat anak mengenal uang terlalu dini. Sehingga anak menjadi terlalu cepat menilai banyak hal dengan uang. Sebaiknya tunggu hingga usia anak cukup. Baru kenalkan anak pada mata uang. Anak balita sebaiknya tidak mengenal uang terlebih dahulu. Baca : pentingnya pendidikan anak usia dinitahapan perkembangan bermain anak

4. Mengundang kriminalitas anak

Uang jajan dapat mengundang kriminalitas. Apalagi jika uang yang diberikan terlalu besar. Kejahatan di sekitar anak akan dengan mudah mengintai. Ditambah biasanya anak belum dapat melawan secara maksimal. Oleh sebab itu untuk menghindari terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan, sebaiknya jangan berikan uang saku kepada anak terlalu dini. Baca : cara mengatasi anak yang suka mencuricara mengatasi anak yang suka berbohongpenyebab anak melawan orang tua

5. Menambah pengeluaran yang kurang perlu

Dengan memberi uang saku pada anak, maka pengeluaran bulanan akan bertambah. Padahal belum tentu uang saku tersebut benar-benar dibutuhkan oleh anak. Karena itu sebaiknya tunda pemberian uang jajan hingga anak benar-benar membutuhkannya. Baca : manfaat makan bersama keluargamanfaat pentingnya sarapan untuk anak

6. Anak menjadi konsumtif

Jika anak terbiasa mendapat uang jajan, maka anak akan lebih konsumtif. Karena terbiasa membeli membuat anak sedikit-sedikit suka membeli sesuatu yang kurang perlu. Karena itu pastikan pemberian uang jajan dilakukan dengan bijak. Baca : jenis makanan terbaik untuk otak anakbahaya minuman bersoda untuk anak

Demikian penjelasan mengenai dampak buruk uang jajan pada anak. Semoga dengan demikian, orang tua lebih bijaksana dalam menentukan perlunya uang jajan untuk anak atau tidak. Sehingga anak terhindar dari penyakit dan tidak berorientasi pada uang terlalu dini.

Sponsors Link
, , , , , , ,
Post Date: Saturday 04th, November 2017 / 14:13 Oleh :
Kategori : Parenting