Sponsors Link

6 Ciri-Ciri Hidrosefalus pada Anak yang Wajib Diketahui

Sponsors Link

Salah satu gangguan saraf pada bayi maupun anak-anak yang perlu diperhatikan yaitu berupa ciri-ciri hidrosefalus pada anak. Tanpa disadari bahaya penyakit ini mengancam pertumbuhan anak. Terutama jika kondisi telah terjadi sejak dalam kandungan atau cacat kongenital. Tentunya kondisi tersebut harus segera ditangani supaya dampaknya tidak makin buruk di kemudian hari. Namun seringkali banyak yang kurang paham akan ciri-ciri hidrosefalus pada anak. Oleh sebab itu diperlukan sarana informasi yang tepat untuk memberikan pandangan bagi para orang tua. Supaya dapat segera dilakukan langkah penanganan yang sesuai. Untuk lebih jelasnya, simak ciri-ciri hidrosefalus pada anak berikut ini.

1. Terlambat Bicara

Sebaiknya hati-hati jika mendapati masalah anak terlambat bicara cukup lama. Terutama jika tidak seperti anak normal lainnya. Sebaiknya segera ambil tindakan untuk konsultasi pada dokter anak. Karena kemungkinan tersebut bisa saja mengarah pada hidrosefalus. Dimana peningkatan tekanan pada otak anak membuat kemampuan bicaranya terganggu dan sulit dalam mengutarakan sesuatu. Sehingga perlu terapi untuk mengatasi anak yang terlambat bicara.

2. Terlambat Bereaksi

Ciri selanjutnya yaitu jika anak terlambat bereaksi terhadap sesuatu. Misal respon motorik yang lebih lambat. Hal ini membuat tumbuh kembang bayi dan anak terhambat menjadi tidak maksimal. Oleh sebab itu segera perhatikan ciri-ciri tersebut jika dialami oleh bayi maupun anak-anak. Karena bisa jadi anak sedang mengalami ciri-ciri hidrosefalus pada anak. Sebaiknya segera tangani jenis-jenis hidrosefalus pada anak ini supaya tidak makin parah keadaannya.

3. Kepala Membesar

Ciri lain yang paling Nampak terlihat yaitu dengan pembesaran otak dan mengakibatkan pembesaran area kepala di daerah dahi dan tempurung. Jika hal ini terjadi sedikit demi sedikit maka dapat dipastikan anak sedang terkena penyebab hidrosefalus pada anak. Oleh sebab itu jika hal ini terlihat maupun terjadi sebaiknya segera berikan pengobatan yang tepat.

4. Pusing Atau Sakit Kepala

Jika anak sering merasa pusing atau penyebab sakit kepala pada anak maupun nyeri pada area kepala yang berkepanjangan, sebaiknya perhatikan kondisi tersebut. Karena dikhawatirkan hal ini dapat menjadi ciri dari hidrosefalus tanpa disadari. hal tersebut karena penyakit hidrosefalus menimbulkan tekanan dan berawal bisa akibat infeksi otak. Sehingga gejala yang paling umum terjadi yaitu berupa pusing dan sakit kepala yang tidak kunjung sembuh.

5. Tubuh Lemas Kurang Gizi

Hidrosefalus dapat juga dicirikan berupa anak dengan tubuh yang lemas karena kekurangan gizi. Hal inilah yang memicu mudahnya terjadi infeksi pada otak dan menimbulkan peningkatan cairan otak akibat infeksi otak pada anak. Oleh karena itu pastikan asupan makanan bergizi bagi anak. Salah satunya untuk kesehatan dengan jenis makanan yang mengandung protein tinggi untuk anak yang membantu perkembangan otak anak.

6. Pertumbuhan Tidak Optimal

Hidrosefalus dapat juga dicirikan dengan adanya pertumbuhan anak yang tidak optimal seperti anak yang lainnya. Misalnya susah memahami sesuatu, lebih rambat merespon serta gangguan psikosomatis pada anak maupun pada panca indera. Memang hal ini dapat disebabkan banyak hal, sehingga sebaiknya konsultasikan pada dokter anak saja.

Demikian beberapa ciri-ciri hidrosefalus pada anak. Dengan memahami apa saja ciri-cirinya maka dapat segera diambil tindakan pengobatan yang sesuai. Sehingga imajinasi dan tumbuh kembang anak tetap optimal dan tidak mengalami hambatan apapun. Dengan demikian maka di masa yang akan datang kondisi anak tetap sehat dan prima sepanjang waktu.

Sponsors Link
, , , , , , , , , ,
Post Date: Friday 09th, March 2018 / 21:08 Oleh :
Kategori : Hidrosefalus