Sponsors Link

5 Ciri-Ciri Anak Kekurangan Zat Besi yang Menyebabkan Anemia

Sponsors Link

Tubuh manusia memerlukan asupan zat besi yang cukup untuk membantu produksi hemoglobin, yaitu protein yang diperlukan untuk mengangkut oksigen melalui darah ke seluruh jaringan tubuh. Kekurangan zat besi akan menyebabkan turunnya tingkat hemoglobin dalam darah dan dengan demikian maka jaringan tubuh akan menyerap oksigen kurang dari yang diperlukannya. Hal ini dapat menyebabkan anemia pada anak dan bahaya kekurangan zat besi untuk anak mempengaruhi tumbuh kembang fisik serta kondisi mentalnya. Anemia pada anak bisa terjadi karena berbagai alasan, antara lain kehilangan banyak darah karena sakit atau cedera, kurang mengonsumsi makanan kaya zat besi, atau mengalami kegagalan tubuh untuk menyerap zat besi dari makanan yang dikonsumsi anak.

Ciri Anemia pada Anak

Kekurangan zat besi pada anak tidak mudah untuk diketahui sebab pada kehidupan sehari – hari tentunya kita tidak menghitung berapa persisnya asupan zat gizi yang dikonsumsi anak. Untuk itu, Anda dapat memperhatikan beberapa ciri – ciri anak kekurangan zat besi atau ciri-ciri anemia pada anak seperti berikut ini:

1. Lelah dan lesu

Organ-organ tubuh anak tidak akan berfungsi baik karena kurangnya jumlah oksigen yang membawa sel darah merah. Padahal jumlah oksigen yang cukup diperlukan agar organ tubuh bisa bekerja maksimal secara normal. Itulah sebabnya anak tampak kelelahan dan badannya tampak lesu atau lemah.

2. Kulit yang pucat

Anak yang mengalami kekurangan zat besi berarti jumlah sel darah merahnya berkurang atau memiliki tingkat hemoglobin yang rendah. Sehingga kulit anak akan terlihat lebih pucat. Salah satu ciri-ciri anak kekurangan zat besi adalah kulit yang tampak pucat, terutama pada wajah. Kulit pucat pada anak bisa terjadi dalam waktu yang lama, dan tidak hanya sementara.

3. Sesak napas

Kekurangan sel darah merah membuat tidak adanya cukup oksigen yang beredar ke seluruh tubuh, sehingga anak mengalami kekurangan pasokan oksigen ke jantung dan mengalami sesak napas. Napas anak bisa terlihat berat, ini adalah salah satu ciri-ciri anak kekurangan zat besi.

4. Sering mengalami infeksi

Menurunnya kekebalan tubuh karena ketidakcukupan jumlah sel darah merah dalam tubuh akan membuat tubuh anak sangat rentan mengalami infeksi. Infeksi yang sering adalah salah satu ciri-ciri anak kekurangan zat besi. Karena itu waspadalah jika anak tampak sering mengalami infeksi yang menandakan bahwa sistem kekebalan dan daya tahan tubuhnya kurang baik.

5. Berkurangnya nafsu makan

Rasa lelah dan letih terus menerus yang dialami anak membuatnya kehilangan nafsu makan bahkan pada makanan yang biasanya disukainya. Anak akan merasa sulit untuk menumbuhkan selera makan dan menikmati semua kegiatan yang biasanya dia lakukan karena tubuhnya tidak sehat. Kekurangan zat besi dapat menjadi penyebab anak kurus karena tidak berselera makan.

Tanda anemia karena kekurangan zat besi pada anak sebenarnya tergantung pada seberapa berat kekurangan sel darah merah yang dialami anak tersebut. Jika tingkat kekurangan zat besi masih berkisar antara ringan hingga sedang, maka anak bisa saja disembuhkan dengan mudah. Akan tetapi jika kasusnya termasuk parah, maka kekurangan zat besi dapat menyebabkan banyak komplikasi dan bahaya kekurangan zat besi pada anak antara lain kesulitan belajar dan perubahan perilaku anak. Usahakan untuk memberikan zat gizi penting untuk tumbuh kembang anak antara lain dengan manfaat kacang-kacangan untuk anak balita.

Sponsors Link
, , , , , , , , , , , , , , ,
Post Date: Tuesday 13th, March 2018 / 11:39 Oleh :
Kategori : Anemia