Sponsors Link

Kenali 7 Ciri-Ciri Anak Berperilaku Agresif dalam Tumbuh Kembang

Sponsors Link

Mendidik anak bukanlah hal yang mudah. Banyak faktor yang harus diperhatikan mengangkut dengan tumbuh kembangnya. Perkembangan anak tidak hanya berkaitan dengan apa yang dia makan, tetapi juga mengenai sikap dan perilakunya. Dan berkaitan dengan hal ini, ilmu psikologi sangat berperan aktif. Ada macam-macam gangguan pada tumbuh kembang anak. Salah satu perilaku anak yang sering ditemui oleh para orang tua adalah anak berperilaku agresif. Banyak pengertian yang mengartikan apa itu agresif. Secara umum, agresif diartikan sebagai kecenderungan sikap seseorang yang ingin menyerang orang lain karena rasa kekecewaannya. Sikap sering ditemukan pada diri anak yang sedang berada pada masa pertumbuhannya. Anak cenderung ingin menyerang atau melawan sesuatu yang ia pandang tidak sesuai keinginannya. Ia tidak ingin ada sesuatu yang menghalanginya melakukan suatu tindakan atau perbuatan tertentu.

ads

Adanya gejala anak agresif bisa dikatakan salah satu ciri-ciri tumbuh kembang anak terganggu. Mengenali perilaku agresif anak sangatlah penting, karena dengan begitu kita sebagai orang tua mempunyai cara untuk menangani sikap anak tersebut. Perilaku agresif sendiri biasanya berupa perilaku yang bersifat verbal maupun nonverbal. Munculnya perilaku agresif sendiri terkadang sebagai sebagai akibat dari keadaan frustasi yang ia peroleh dari lingkungan sekitarnya. Pada kondisi ini ia merasa takut atau terkadang marah dengan sesuatu, dan dapat ia tunjukkan dengan mencoba menyakiti orang lain. Berikut adalah beberapa ciri-ciri anak berperilaku agresif:

Baca: dampak buruk selalu menuruti keinginan anakpenyebab anak menjadi keras kepalajenis makanan untuk otak anakciri ciri anak cerdas sejak bayi – dampak buruk orang tua bertengkar di depan anakcara bijak menasehati anak balita

  1. Cenderung memaksakan kehendak. Anak yang berperilaku agresif selalu ingin menang sendiri. Ia tidak ingin pendapat atau ide temannya yang diterima. Semua yang terjadi pada dirinya dan di lingkungan sekitarnya harus sesuai dengan apa yang ia inginkan. Anak yang agresif akan cenderung memaksakan kehendaknya pada apa pun yang ia lakukan.
  2. Sering menyalahkan orang lain. Anak yang agresif selalu ingin merasa benar. Untuk itulah ia tidak ingin ada yang menyalahkan dirinya. Apa yang ia perbuat haruslah bisa diterima oleh orang lain. Jika ada yang menyalahkan apa yang ia lakukan biasanya akan timbul perasaan marah atau justru tindakan kasar lainnya.
  3. Ingin menjatuhkan orang lain. Anak dengan perilaku agresif mulai ada keinginan untuk menjatuhkan orang lain. Hal ini bertujuan agar ialah yang menang dan diakui oleh lingkungan sekitarnya. Keinginan untuk menjatuhkan orang lain dapat ia tunjukkan dengan cara yang benar maupun cara yang salah.
  4. Mulai berkelahi dengan teman sebayanya. Salah satu tindakan agresif seorang anak untuk mendapatkan pengakuan dari lingkungan sekitarnya adalah keberaniannya untuk berkelahi. Ia tidak akan segan-segan untuk berkelahi demi mendapatkan sesuatu yang ia inginkan.
  5. Mengungkapkan perasaannya dengan menangis. Tidak semua anak akan menggunakan cara ini. Beberapa anak yang tidak kuat kemampuan verbalnya mengungkapkan apa yang ia rasakan dan ia inginkan dengan cara menangis. Cara ini sering ditemukan pada anak yang masih berusia balita. Jika ia tidak mendapatkan apa yang ia inginkan, ia cenderung akan menangis sampai semua orang di sekitarnya menuruti kemauannya. Baca: cara menenangkan bayi yang menangis
  6. Merusak barang-barang di sekitarnya. Anak yang agresif juga tidak segan-segan merusak barang-barang yang ada di sekitarnya. Respon ini sebagai bentuk kekecewaan dan rasa marahnya karena ada sesuatu hal yang terjadi tidak dengan semestinya menurut keinginannya. Ciri-ciri anak berperilaku agresif yang satu ini ditemukan pada anak yang berusia balita hingga remaja.
  7. Menyakiti diri sendiri. Ketika anak merasa tersakiti, marah, ataupun kecewa dan tidak mendapatkan apa yang ia inginkan, ada kemungkinan ia mulai menyakiti dirinya sendiri. Terkadang ia tidak mempedulikan rasa sakit yang ia rasakan. Fokusnya hanya pada keinginannya agar semua berjalan sesuai kehendaknya.

Baca: cara mendidik anak usia 3 tahuncara mendidik anak usia 5 tahuncara mudah mengajar anak membacacara mudah mengajar anak yang malas belajarpentingnya pendidikan karakter untuk anakcara melatih otak kanan anak – dampak buruk sering membandingkan anak dengan anak lain

Secara umum, ciri-ciri anak berperilaku agresif ini merupakan bentuk sikap yang mengutamakan kebutuhan diri sendiri dan mengabaikan apa yang terjadi dengan orang lain. Ia hanya peduli dengan tujuannya sendiri. Terkadang sikap agresif ini disertai dengan teriakan, nada kasar, perkataan kasar, dan mata melotot. Anak dengan perilaku agresif pun tidak segan-segan menggunakan cara kekerasan untuk mendapatkan dan meraih tujuannya. Untuk itu sangat penting untuk mengetahui cara mengatasi anak yang agresif.

Sponsors Link
, , , , , , , , ,
Post Date: Saturday 11th, November 2017 / 07:54 Oleh :
Kategori : Karakter
Doctors Talk

Kecanduan game & gadget bisa jadi momok bagi ibu, bahkan bisa membuat anak depresi dan bunuh diri, yuk kenali dan jangan lupa subscribe ya.