Sponsors Link

8 Ciri-Ciri Anak Aktif yang Selalu Ingin Tahu

Sponsors Link

Perilaku anak sehari-hari menunjukkan karakter anak tersebut. Jika anak tidak banyak beraktifitas, bisa jadi memang sifat anak yang pendiam. Sebaliknya jika anak banyak melakukan aktivitas, maka anak tersebut dapat digolongkan sebagai anak yang aktif. Adalah penting untuk mengetahui karakter anak. Berikut ini beberapa ciri-ciri anak aktif yang dapat dengan mudah diperhatikan:

ads

1. Tidak dapat diam

Anak aktif biasanya selalu bergerak dan tidak dapat diam. Energinya tersalurkan dalam banyak kegiatan fisik. Cara mendidik anak hiperaktif tentu tidak mudah. Namun dengan kesabaran, maka orang tua dapat mengarahkan anaknya.

2. Suka berbicara

Anak yang aktif tidak dapat diam. Mereka lebih cenderung suka berkomunikasi dengan orang-orang di sekitarnya. Tentu ini merupakan sisi yang lebih baik daripada anak yang pendiam. Sifat pendiam cenderung menjadi penyebab anak terlambat bicara. Sehingga mengatasi anak terlambat bicara tentunya harus dilakukan dengan sabar.

3. Hobby olah raga

Ciri-ciri anak aktif termasuk hobby berolah raga. Mereka menyukai kegiatan fisik seperti lari atau bermain bola. Ada banyak jenis olahraga untuk anak usia dini. Carilah olah raga yang sesuai dengan keinginan anak. Karena manfaat olah raga untuk anak tentu sangat banyak. Mulai dari dapat menjaga kesehatan tubuh hingga sebagai wadah penyaluran bakat.

4. Bermain kesana-kemari

Anak dengan tingkat keaktifan yang tinggi senang bermain kesana-kemari. Mereka selalu tertarik untuk mencoba hal-hal baru. Karena itu peranan orang tua disini yaitu mengarahkan pada kegiatan yang positif. Jangan sampai anak ketagihan main game. Karena dampak negatif bermain game untuk anak kurang baik bagi perkembangan fisik maupun psikologis.

5. Sering bertanya

Tanda bahwa anak anda termasuk anak yang aktif termasuk sering bertanya. Mereka cenderung agresif suka ingin tahu. Sehingga ketika melihat hal yang baru mereka menjadi penasaran. Oleh sebab itu dibutuhkan cara yang bijaksana dalam menjawab dan menjelaskan keingintahuan anak. Jika orang tua sudah paham  cara mengatasi anak yang agresif dengan benar, maka hasilnya akan baik untuk tumbuh kembang anak. Jangan sampai orang tua justru memarahi anak ketika mereka banyak bertanya.

6. Banyak ide

Perhatikan ciri-ciri anak hiperaktif. Kebanyakan dari mereka selalu memiliki ide-ide brilian. Contohnya ketika sedang berimajinasi memainkan sesuatu. Ada saja yang mereka ciptakan dari mainan yang mereka pakai untuk berimajinasi. Jika demikian pahami cara jitu mengenali bakat anak. Misalnya jika ia senang bermain lego, arahkan untuk mengikuti kompetisi-kompetisi kecil yang menarik minatnya lebih dalam.

7. Cepat bosan

Anak yang aktif bisa jadi cepat bosan. Ketika melihat hal baru dengan mudahnya mereka berpaling. Karena itu orang tua harus sabar mengarahkan anak. Pahami cara bijak menasehati anak balita. Contohnya saat anak cepat bosan dengan mainannya dan meminta mainan baru. Berikan pengertian yang mudah dipahami sehingga anak dapat mengerti dan dapat lebih berempati.

8. Susah konsentrasi

Jika anak terlalu banyak gerak akibatnya anak akan susah konsentrasi. Ini merupakan hal yang wajib diperhatikan dan ditangani orang tua dengan baik. Karena hal ini dapat membuat prestasi anak di sekolah menjadi menurun. Karena itu carilah cara mendidik anak yang malas belajar dengan efektif. Supaya anak dapat fokus dan nilai-nilai anak tetap baik.

Demikian ciri-ciri anak aktif pada umumnya. Aktifitas berlebih anak sebaiknya diarahkan ke arah yang positif. Misalnya dengan cara mudah mengajar anak membaca. Sehingga selain membawa banyak manfaat, energi anak juga tersalurkan dengan optimal.

Sponsors Link
, , , , , , , , , , , ,
Post Date: Tuesday 21st, November 2017 / 23:15 Oleh :
Kategori : Parenting
Doctors Talk

Bolehkah susu kental manis dikonsumsi anak anak ? Simak penjelasan dr. Retno Kuntarti, Sp.GK, spesialis gizi berikut ini.