Sponsors Link

6 Cara Merawat Bayi Baru Lahir Wajib Bunda Tahu

Sponsors Link

Kelahiran sang buah hati adalah momen yang paling ditunggu oleh setiap orang tua. Rasa senang dan bahagia setelah penantian selama 9 bulan akan menghiasi setiap momen kelahiran bayi. Setiap orang tua akan mempersiapkan segala hal yang dibutuhkan oleh bayi, mulai dari popok, baju, celana, kebutuhan mandi, perlengkapan perawatan bayi, dan lain sebagainya. Akan tetapi di samping itu, para orang tua juga harus melengkapi pengetahuan mereka tentang cara merawat bayi baru lahir, misalkan mengenai cara memandikan bayi baru lahir. Apa saja dan bagaimana perawatan bagi bayi baru lahir? Berikut ulasannya:

1. Perawatan Tali Pusat Bayi

Perawatan tali pusat bayi baru lahir yang harus mendapat perhatian adalah perawatan tali pusat. Kebersihan area tali pusat harus sangat diperhatikan. Jangan sampai area ini terkena benda-benda kotor karena rentan infeksi. Pada umumnya, tali pusat akan putus dalam rentan waktu 1 sampai 2 minggu setelah kelahiran. Tali pusat cukup dijaga agar tidak basah, karena kondisi tali pusat yang basah akan menyebabkan terjadinya infeksi. Jangan pula menutup tali pusat dengan perban, selalu usahakan tali pusat tetap dalam kondisi kering.

2. Perawatan Kulit Bayi

Kulit bayi terkenal dengan kehalusan dan kesensitifannya. Cara merawat bayi baru lahir pada area kulit cukup dilakukan dengan rutin memandikannya. Cara ini akan menghindarkan bayi dari berbagai jenis-jenis penyakit kulit pada anak. Anda cukup memandikan bayi satu kali sehari dan menggunakan sabun khusus bayi. Pilihlah sabun yang mengandung vitamin dan cocok dengan kulit bayi. Pastikan juga kulit bayi tetap lembab. Anda juga dapat mengaplikasikan baby oil untuk menjaga kulit bayi tetap sehat dan halus. Kelembaban kulit juga dapat diperoleh dari manfaat mandi air hangat untuk bayi.

3. Perawatan Rambut dan Kulit Kepala Bayi

Jangan pernah ragu atau takut untuk memandikan dan melakukan keramas pada rambut bayi. Hal ini penting dilakukan untuk memastikan rambut dan kulit kepala bayi bersih dari kotoran sisa ketika dalam kandungan. Saat melakukan keramas, lakukan dengan hati-hati agar tidak ada sampho yang masuk ke mata bayi. Keramas juga ditujukan untuk menghindarkan timbulnya kerak di kulit kepala bayi. Setelah melakukan keramas, pastikan rambut dan kulit kepala bayi dikeringkan dengan sempurna. Ada juga beberapa orang tua yang melakukan keramas pada bayi sebagai salah satu cara melebatkan rambut bayi.

4. Perawatan Mata Bayi

Bagian mata bayi baru lahir juga perlu diperhatikan. Hal ini untuk menghindari risiko jenis-jenis infeksi mata pada anak dan bayi. Cara menjaga kesehatan mata bayi  dapat dilakukan dengan melakukan pemijatan pada area sudut mata. Sebelum pemijatan dilakukan, pastikan kuku Anda tidak panjang dan dalam kondisi bersih. Pijatan ini hanya seperti sentuhan saja, jangan menekan terlalu keras. Arah pijatan mata ini dapat dimulai dari sudut mata bayi mengarah ke bawah dan ke arah hidung. Lakukan pijatan ini sekitar 5 sampai 10 kali. Pijatan ini berfungsi untuk membuka saluran air mata bayi agar dapat berfungsi dengan baik. Pijatan yang salah justru dapat menjadi penyebab sakit mata pada anak.

5. Perawatan Mulut Bayi

Cara merawat bayi baru lahir selanjutnya adalah dengan memperhatikan kebersihan mulut bayi. Area mulut bayi rentan ditumbuhi jamur. Selain itu, terkadang ada juga masalah lidah putih pada bayi. Kondisi ini dapat diatasi dengan cara mudah mengatasi lidah putih pada bayi. Kondisi lidah putih ini muncul karena endapan susu atau ASI. Endapan susu ini sebenarnya dapat hilang dengan sendirinya. Akan tetapi jika Anda melihat bahwa endapan susu di lidah bayi susah menghilang dengan sendirinya, cobalah untuk membersihkannya dengan kassa steril yang lembut. Sebelumnya basahi terlebih dahulu kassa tersebut dengan air hangat untuk menghindari terjadinya infeksi.

6. Perawatan Kuku Bayi

Ketika bayi lahir, Anda mungkin akan menemui kondisi kuku bayi yang panjang. Ada beberapa orang yang beranggapan bahwa sebaiknya kuku bayi tidak digunting terlebih dahulu. Padahal tindakan ini tidaklah bermasalah. Kuku bayi baru lahir bisa saja digunting dengan berbagai tips menggunting kuku bayi. Akan tetapi pengguntingan kuku bayi baru lahir harus dilakukan secara hati-hati. Setelah kuku digunting, ada baiknya untuk melakukan kikir kuku. Hal ini untuk menghindari kuku bayi menjadi tajam. Ada berbagai cara merawat dan memotong kuku bayi agar tetap sehat.

Bayi baru lahir aktif dalam menggerakkan tangannya, dan seringkali kuku bayi menggores beberapa bagian tubuh bayi. Jika kuku bayi tajam maka akan ada banyak luka akibat goresan tersebut. Untuk menghindari hal ini, para orang tua juga dapat mengenakan sarung tangan bayi. Akan tetapi penggunaan sarung tangan ini pun harus dibatasi. Jangan mengenakan sarung tangan kepada bayi di setiap waktu, cukup kenakan sarung tangan ketika Anda tidak dapat mengawasi bayi. Atau bisa juga dilakukan ketika bayi sedang tertidur.

Sponsors Link
, , , , , , ,
Post Date: Saturday 16th, December 2017 / 12:47 Oleh :
Kategori : Parenting