Sponsors Link

Inilah 8 Cara Menumbuhkan Kreativitas Anak Sejak Dini

Sponsors Link

Dewasa ini, kreativitas menjadi salah satu kemampuan yang cukup dipertimbangkan dan juga dibutuhkan dalam berbagai bidang pekerjaan. Kreativitas menjadi salah satu kunci seseorang mencapai kesuksesan. Setiap orang dituntut untuk dapat mengembangkan kreativitasnya dalam berbagai bidang. Banyak ahli juga yang berpendapat bahwa kreativitas dapat menjadi salah satu kemampuan yang dapat membantu seseorang memecahkan setiap permasalahan yang ditemui dalam kehidupan.

ads

Kreativitas diyakini sebagai salah satu kemampuan yang merupakan dampak dari pengalaman ketika masa kecil. Cara anak bermain dan belajar sejak dini akan berdampak pada berkembangnya kreativitas anak. Itulah mengapa harus dihindari berbagai macam kesalahan dalam mendidik anak balita. Misalnya, anak yang terlalu dikungkung dengan aturan tertentu dan dilarang melakukan aktivitas yang dikehendaki cenderung menjadi anak yang kurang berkembang kreativitasnya. Perkembangan kreativitas anak merupakan dampak dari pola asuh orang tua. Berikut adalah cara menumbuhkan kreativitas anak sejak dini:

1. Ajak Anak Bermain

Bermain dipercaya menjadi salah satu cara efektif untuk menumbuhkan kecerdasan dan kreativitas anak. Melalui bermain, para orang tua dapat pula menyisipkan berbagai pelajaran atau kemampuan yang harus dicapai anak. Selain itu, manfaat bermain untuk anak usia dini lainnya adalah dapat memperkaya pengalaman anak dan membiasakannya berinteraksi dengan lingkungan sekitarnya. Pilihlah permainan yang sesuai dengan tahapan perkembangan bermain anak.

2. Biarkan Anak Berimajinasi

Selain pentingnya bermain untuk pertumbuhan anak, perhatikan pula mengenai pentingnya anak belajar berimajinasi. Kegiatan ini dapat melalui kegiatan bermain. Misalnya dengan melakukan permainan pura-pura menjadi dokter. Ajarkan anak untuk latihan berakting bagaimana caranya menjadi dokter. Selain itu, dapat pula mengajarkan anak berimajinasi dengan mengajaknya membaca buku.

3. Hindari Kata Jangan

Para orang tua hendaknya membatasi penggunaan kata “jangan” dalam mendidik anak. Larangan dipercaya dapat menghambat perkembangan kreativitas anak. Sebagai pengganti larangan, para orang tua dapat menggunakan kata “sebaiknya” atau “seharusnya”. Walaupun begitu, larangan juga bisa diterapkan jika memang kondisi tersebut berbahaya untuk si anak. Selain itu jangan pula menuruti semua keinginan anak karena ada berbagai dampak buruk selalu menuruti keinginan anak.

4. Biarkan Anak Bereksplorasi

Usia anak masih tergolong usia dimana mereka ingin mencoba hal-hal baru. Anak-anak mempunyai rasa ingin tahu yang tinggi terhadap hal-hal yang baru mereka ketahui. Biarkan anak untuk bereksplorasi sesuai keinginannya, dengan catatan tetap melakukan pengawasan kepada anak. Pada masa ini pula anak akan mulai bertanya berbagai macam hal. Cara ini juga merupakan salah satu cara mendidik anak agar cerdas sejak bayi.

5. Jangan Memaksa Anak melakukan Sesuatu

Perkembangan kreativitas anak berbeda-beda dalam setiap individunya. Jadi, jangan terlalu memaksakan kemampuan anak harus mencapai di titik tertentu pada waktu tertentu. Yang terpenting adalah tetap berusaha mengembangkannya secara perlahan dengan memberikan stimulus yang tepat. Selain itu, harus diperhatikan bahwa anak harus melakukannya dalam keadaan senang bukan paksaan. Hal ini juga bertujuan untuk menghindarkan macam-macam gangguan pada tumbuh kembang anak.

6. Ajak Anak Liburan

Kegiatan liburan juga menjadi salah satu cara menumbuhkan kreativitas anak sejak dini. Pilihlah liburan kreatif dan sesuai dengan minat anak untuk lebih mengasah kreativitas anak. Ada banyak manfaat liburan untuk anak selain untuk bersenang-senang, misalnya untuk menumbuhkan kreativitas anak, mengajarkan anak bersosialisasi, dan juga kerja sama antar sesama.

7. Beri Pendidikan sesuai Minat dan Bakat

Para orang tua hendaknya mengetahui apa minat dan bakat anak melalui pentingnya pendidikan anak usia dini. Hal ini tentunya akan berpengaruh terhadap jenis pendidikan yang diberikan. Cobalah untuk melihat apa yang disukai oleh anak dan apa pula bakat yang dimiliki anak. Dengan mengetahui secara pasti minat dan bakat anak, para orang tua dapat mengasah kemampuan anak dengan lebih baik.

8. Hindari Sering Menyalahkan Anak

Anak tentunya sering melakukan sesuatu yang mungkin salah di mata orang tua. Namun, ada baiknya para orang tua tidak mudah mengatakan “salah” dengan apa yang dilakukan oleh anak. Usahakan memberikan pujian atas apa yang telah dilakukan anak. Jika memang ada yang salah, berikan pengertian secara baik-baik kepada anak.

Itulah tadi beberapa cara menumbuhkan kreativitas anak sejak dini yang dapat diterapkan oleh orang tua. Perlu diingat bahwa kreativitas tidak dapat serta merta tumbuh dengan sendirinya. Butuh kebiasaan dan pengalaman dalam jangka waktu tertentu untuk dapat menumbuhkan kreativitas. Selain itu, waktu yang paling baik untuk menumbuhkan kreativitas adalah ketika masih usia anak-anak. Di samping cara di atas, perhatikan juga mengenai jenis makanan terbaik untuk otak anak.

Sponsors Link
, , , , , , ,
Post Date: Thursday 30th, November 2017 / 06:11 Oleh :
Doctors Talk

Bolehkah susu kental manis dikonsumsi anak anak ? Simak penjelasan dr. Retno Kuntarti, Sp.GK, spesialis gizi berikut ini.