Sponsors Link

7 Cara Mengembangkan Imajinasi Anak yang Sederhana dan Efektif

Sponsors Link

Imajinasi anak merupakan salah satu faktor penting dalam perkembangannya. Karena Berdasarkan banyak penelitian, terdapat hubungan kuat antara imajinasi dan kemampuan kognitif. Hal ini berarti seorang anak memiliki imajinasi yang kuat, akan menunjukkan kemampuan berbahasa, berkomunikasi, belajar, mengingat, memecahkan masalah atau kemampuan kognitif lainnya yang lebih baik. Sehingga tak jarang dijumpai bahwa anak yang berprestasi merupakan anak yang memiliki imajinasi yang lebih berkembang. Kabar baiknya adalah imajinasi anak dapat dilatih dengan cara mengembangkan imajinasi anak yang tepat. Sehingga saat masa perkembangannya anak memperoleh manfaat imajinasi bagi anak yang optimal seperti:

  • Anak lebih terampil dalam berkomunikasi dan bersosialisasi
  • Anak tampak lebih aktif dan mampu menganalisa dan berpikir kreatif
  • Anak lebih mandiri dan percaya diri sehingga mampu bersaing

Cara Mengembangkan Imajinasi Anak

Seiring pertambahan usia anak dan kemampuan berbicara, imajinasi anak pun berkembang. Perkembangan kemampuan berimajinasi anak semakin berkembang pesat ketika anak memasuki usia sekolah. Pada masa itu, anak memiliki kemampuan mengingat yang kuat dan terpapar dengan lebih banyak informasi dan stimulus. Oleh karena itu, orang tua sebaiknya mempersiapkan anak agar si kecil lebih siap memasuki periode tersebut dengan cara mengembangkan imajinasi anak sejak dini. Berikut adalah beberapa cara yang dapat dilakukan bersama-sama anak:

  1. Berikan stimulasi yang positif

Peran ini perlu dilakukan orang tua secara baik dan aktif. Karena respon positif yang diberikan orang tua dapat meningkatkan kepercayaan anak kepada orang tua dan juga kepercayaan diri anak. Salah satu cara meningkatkan rasa percaya diri anak adalah dengan menjadi pendengar yang baik terhadap imajinasi yang ditampilkan anak. Anak-anak perlu didorong untuk bercerita dan berekspresi baik secara verbal maupun non verbal. Orang tua dapat mengarahkan imajinasi anak degnan pertanyaan-pertanyaan kreatif untuk merangsang kreatifitas dan imajinasi anak. Tunjukkan respon positif atas setiap jawaban anak dan berikan stimulasi positif berikutnya agar anak terlatih mengeluarkan imajinasinya.

  1. Latih dengan bermain

Manfaat bermain untuk anak usia dini dan manfaat olahraga untuk anak, dapat dilakukan sebagai cara mengembangkan imajinasi anak. Dampingi anak bermain dan biarkan anak menentukan pilihan permainan yang akan dimainkan sesuai kemampuan tumbuh kembangnya. Berikut adalah beberapa permainan yang dapat dilakukan untuk melatih imajinasi anak:

  • Bermain peran – Kenalkan anak dengan berbagai peranan sederhana dalam kehidupan dan lingkungannya. Misal peran sebagai ibu yang sedang membersihkan rumah atau ayah yang sedang membantu tetangga menganti ban mobil. Biarkan anak mencoba meniru melakukan peran tersebut dengan kemampuan imajinasinya. Berikan dukungan dengan stimulus positif dan pertanyaan kreatif, saat anak sedang mempraktekkkan perannya.
  • Bermain miniaturjenis mainan yang merangsang otak anak seperti mainan miniatur dapat membantu mengembangkan imajinasi anak. Jika memungkinkan sediakan miniatur kreatif dengan ukuran besar dan mengasikkan. Seperti menyediakan anak wadah dan tempat untuk membuat miniatur taman atau rumah-rumahan.
  • Bemain kesenian – melatih anak melihat dan mempraktikkan secara langsung dari suatu karya seni dapat mengembangkan imajinasi mereka. mengunakan bahan-bahan sederhana seperti Kertas, tinta, pensil dan alat gambar lain. Orang tua dapat mengembangkan imajinasi anak dengan cara melatih otak kanan anak agar kreatif. Hal tersebut dapat dilakukan melalui permain membuat lukisan atau mewarnai. Jika anak sudah cukup besar, bisa juga diajarkan membuat origami.
  • Bermain eksprimen – melakukan ekpresimen sederhana seperti membuat kaca pembesar dari air dan plastik bening, dapat menumbuhkan minat belajar anak dan imajinasinya. Orang tua dapat sesuaikan ekperimen dengan usia perkembangan anak.
  1. Biasakan membaca buku

Saat membaca buku anak akan berlatih mengimajinasikan teks tulisan pada buku yang dibacanya, sehingga mempercepat perkembangan imajinasi anak. Ajarkan dan contohnya anak agar menjadikan membaca buku menjadi rutinitasnya. Arahkan anak memiliki buku mereka sendiri. Dan bantu mereka memiliki waktu dan tempat membaca spesial dirumah.

  1. Bacakan cerita

Jika anak tampak belum tertarik membaca buku, orang tua dapat mengantinya dengan membacakan cerita atau manfaat mendongeng bagi pertumbuhan anak. Si kecil akan berimajinasi dengan sendirinya begitu dia masuk dalam cerita yang orang tua ceritakan. Tak seperti efek positif dan negatif televisi bagi pertumbuhan anak. cara mengembangkan imajinasi anak dengan cara bercerita atau mendongeng ini bisa dikatakan tidak memiliki dampak negatif bagi perkembangan anak.

Beberapa cara mengembangkan imajinasi anak diatas dapat orang tua kombinasikan sehingga menjadi hal yang menyenangkan bagi anak. Sehingga imajinasi anak dapat terstimulasi dengan baik, sehingga tumbuh kembang anak tidak mengalami hambatan.

Sponsors Link
, , , , , , , , , ,
Post Date: Thursday 08th, February 2018 / 09:36 Oleh :