Sponsors Link

6 Cara Mengatasi Gangguan Psikomatis pada Anak secara Efektif

Sponsors Link

Cara mengatasi gangguan psikosomatis pada anak sebisa mungkin dilakukan dengan tepat agar anak selalu berada dalam kondisi sehat. WHO memiliki konsep sehat yaitu sehat secara fisik, psikologis, sosial, dan spiritual yang holistik. Maksudnya adalah gejala psikologis juga perlu menjadi perhatian dan seharusnya segera ditangani. Misalnya seperti gangguan psikosomatis pada anak yang seringkali terjadi pada anak. Berikut beberapa cara yang dapat dilakukan untuk cara mengatasi gangguan psikosomatis pada anak.

1. Mengajak anak menjalani psikoterapi.

Dalam menjalani psikoterapi anak akan ditangani oleh terapis yang tentunya telah berpengalaman. Terapis akan melakukan pendekatan interpersonal pada anak. Dengan begitu terapis akan menggali tentang pengalaman apa saja yang dialami oleh anak yang telah membuatnya menjadi stres pada anak atau tertekan. Untuk meredakan kondisi stres ini terapis akan memberikan terapi relaksasi.

2. Memberikan layanan konseling bagi anak.

Melalui layanan konseling anak akan menceritakan segala permasalahannya. Menceritakan masalah merupakan suatu hal yang dapat dilakukan untuk mengurangi penyebab stres pada anak. Mengeluarkan uneg-uneg atau sekedar mencurahkan perasaan dipercaya dapat membuat perasaan anak menjadi lega dan tidak merasakan cemas. Umumnya pembina layanan konseling akan berusaha untuk memberikan solusi pada tiap permasalahan yang dihadapi oleh anak.

3. Mendorong anak untuk melakukan hobi yang disukai.

Melakukan hobi atau suatu aktivitas yang disuka dapat mengalihkan perhatian anak termasuk stres yang dialaminya. Dengan pentingnya hobi untuk anak atau aktivitas yang disuka maka anak akan kembali bergairah dan bersemangat serta melupakan hal-hal yang membuatnya menjadi stres. Biarkanlah anak-anak melakukan hobi atau aktivitas yang disukainya selama hal tersebut memberikan dampak positif bagi kehidupannya.

4. Mengajar anak untuk semakin dekat dengan Tuhan.

Satu-satunya tempat untuk meminta pertolongan adalah Tuhan. Seorang anak perlu diberikan pendalaman iman sejak dini agar ia memahami tentang pentingnya pendidikan agama untuk anak dalam hidupnya. Mempercayai Tuhan berarti melibatkan Tuhan dalam segala aspek kehidupan. Pemikiran yang berpusat pada Tuhan akan menguatkan anak sehingga anak mampu menjalani kehidupannya dengan tenang. Dengan demikian anak akan terhindar dari stres.

5. Mengajak anak berolahraga.

Manfaat olahraga untuk anak pada dasarnya tidak hanya membuat tubuh menjadi bugar tetapi juga membuat pikiran menjadi sehat. Dengan berolahraga maka pikiran akan menjadi segar sehingga stres dapat dimanajemen dengan baik. Bahkan stres dapat dihindari jika pikiran selalu segar dan sehat. Maka setidaknya ajaklah anak untuk berolahraga secara rutin setiap hari sehingga anak dapat terhindar dari stres dan memiliki pola hidup yang baik.

6. Memberi obat pada anak.

Jika stres yang dialami anak sudah tidak dapat ditangani maka bawalah anak ke dokter untuk memeriksakan diri. Dokter akan memberikan resep sehingga anak dapat mengonsumsi obat-obatan sesuai dengan dosis yang tepat. Sebaiknya obat-obatan tidak diberikan sendiri tanpa resep dokter. Sebab hanya dokter yang mampu memberikan diagnosa secara tepat terhadap suatu penyakit. Hanya dokter pula yang mampu menangani penyakit dengan memberinya obat.

Cara mengatasi gangguan psikosomatis pada anak dapat dilakukan dengan berbagai tindakan seperti yang telah dijabarkan. Dalam menghadapi anak yang mengalami kondisi psikosomatis sebaiknya orang tua tetap bersabar menghadapi anak. Orang tua juga sebaiknya lebih meluangkan waktu untuk anak sehingga dapat menjadi cara membuat anak lebih terbuka kepada orang tua dan bercerita apa yang membuatnya menjadi tertekan. Dengan demikian maka anak akan terhindar dari stres dan tidakan mengalami kondisi psikosomatis yang bisa berdampak pada kesehatannya.

Sponsors Link
, , , , , , , , , , , , ,
Post Date: Monday 28th, May 2018 / 05:15 Oleh :