Sponsors Link

4 Cara Mengatasi Anak yang Terjerumus Pergaulan Bebas

Sponsors Link

Masa muda merupakan waktu dimana seseorang bisa bebas menikmati hidupnya dan membangun masa depannya kelak. Tentunya hal tersebut bisa dicapai apabila seorang anak tetap berjalan di jalur kehidupannya yang benar dan lurus. Namun tidak sedikit anak yang terjerumus ke dalam pergaulan bebas dan mengakibatkan kehidupannya yang cerah serta masa depannya hilang dalam sekejap mata. Disebut pergaulan bebas apabila pergaulan tersebut terlepas dari norma-norma moral dan aturan dalam masyarakat. Misalnya seks bebas, penyalahgunaan narkoba, minuman keras, dan tingkah laku yang mengabaikan semua norma dan etika yang berlaku di masyarakat. Dengan kata lain, pergaulan bebas tidak dibatasi dengan semua peraturan tersebut sehingga pelakunya merasa bisa berbuat sesukanya dalam bergaul.

Mengatasi Anak yang Bergaul Bebas

Resiko pergaulan bebas sangat besar, antara lain masalah kesehatan berupa penyakit seksual menular, penyakit infeksi berat, kehamilan di luar nikah, kecanduan alkohol dan obat terlarang, terjerumus tindakan kriminal, dikucilkan masyarakat dan keluarga, dan masih banyak lagi. Sayangnya sudah banyak anak-anak yang terjerumus kepada pergaulan bebas tersebut tanpa menyadari akibatnya pada diri mereka sendiri. Cara mengatasi anak yang terjerumus pergaulan bebas tentunya perlu dilakukan orang tua agar anak tidak merusak dirinya sendiri.

1. Memberi anak kegiatan positif

Agar anak tidak membuang waktunya dengan kegiatan yang dapat merusak mentalnya, Anda dapat memberi mereka kegiatan yang positif. Misalnya mengarahkan anak untuk menekuni hobinya dan melakukan sesuatu untuk memperdalam minat anak, belajar agama, les musik, dan lain sebagainya untuk menghindari ciri-ciri anak terjerumus dalam pergaulan bebas.

2. Melakukan pendekatan pada anak

Mungkin Anda menganggap bahwa hal ini sudah terlambat dilakukan karena anak sudah terjerumus kepada pergaulan bebas, namun hal tersebut tidak benar. Melakukan pendekatan agar dapat berbicara dari hati ke hati dengan anak dan meraih kepercayaannya patut dilakukan kapan saja untuk cara mengatasi kenakalan remaja. Usaha Anda untuk mendapatkan kepercayaan dari anak bisa saja menolongnya dari kerusakan yang terjadi karena terlibat dalam pergaulan bebas. Penyebab anak dikucilkan adalah jika anak tidak mau mengikuti teman-temannya, karena itu orang tua harus dapat memberikan pengertian mengenai salah satunya adalah teman yang baik.

3. Menjauhkan anak dari lingkungannya

Lingkungan yang buruk merupakan salah satu faktor yang membuat anak terlibat pergaulan bebas. Hal ini mungkin akan sedikit sulit dilakukan karena anak akan menolak dijauhkan dari lingkungan yang membuatnya nyaman. Akan tetapi untuk cara mengatasi anak yang terjerumus pergaulan bebas, salah satunya adalah dengan menjauhkannya dari lingkungan yang memberi pengaruh buruk. Hal ini berarti Anda sekeluarga juga mungkin harus ikut menjauhi lingkungan tersebut, jika memungkinkan untuk cara mencegah pergaulan bebas pada anak terulang kembali.

4. Memperketat pengawasan kepada anak

Menjauhkan anak dari lingkungan yang memberi pengaruh buruk saja tidak cukup. Anda juga perlu lebih ekstra mengawasi anak agar tidak kembali ke lingkungan lamanya. Selama anak menyesuaikan diri dengan lingkungan baru, orang tua perlu memberikan pengawasan yang layak dan pendampingan untuk membantu anak dengan penyesuaian tersebut. Misalnya, membatasi waktu anak keluar rumah, memantau teman bermainnya, apa kegiatan anak, melakukan cara bijak menyikapi anak remaja yang mulai pacaran dan lain sebagainya untuk meminimalkan faktor penyebab kenakalan remaja.

Cara mengatasi anak yang terjerumus pergaulan bebas tidak akan efektif jika anak tidak mengerti akibat-akibatnya. Orang tua perlu menanamkan pengertian mengenai bahaya apa yang dapat dihadapi anak dari kebiasaannya di pergaulan bebas tersebut dan melakukan cara berkomunikasi dengan anak remaja yang efektif. Berikan pemahaman kepada anak dari semua segi, terutama dari segi agama dan kesehatan tubuhnya. Jika anak sudah memahami apa akibatnya, kemungkinan besar bisa terbangun kesadaran dan pengertian bahwa apa yang dilakukannya selama ini sangat beresiko dan bisa merusak dirinya sendiri. Untuk dapat memberikan pengertian tersebut, orang tua perlu memiliki komunikasi yang baik dengan anak.

Sponsors Link
, , , , , , , , , , , ,
Post Date: Friday 10th, August 2018 / 03:49 Oleh :
Kategori : Parenting