Sponsors Link

5 Cara Mengatasi Anak yang Sensitif dan Terbukti Ampuh

Sponsors Link

Anak yang sensitif cenderung mudah sekali menangis, sehingga dibutuhkan cara jitu mengatasi anak yang cengeng dan manja. Mereka sangat sulit untuk mengendalikan emosi terutama saat dimarahi orang tuanya. Anak sensitif bukan hanya melibatkan perasaannya saja namun juga alat inderanya juga lebih peka sehingga suara yang berisik, cahaya yang sangat terang hingga menyentuh benda tertentu akan membuat anak berlebihan dalam bereaksi. Tentunya tidak mudah untuk mengatasi anak yang sensitif, namun bukan berarti tidak bisa. Perlu trik khusus agar para orang tua dapat menghadapinya dengan bijak hingga bisa membiasakan anak untuk tidak terlalu sensitif.

Cara Mengatasi Anak yang Sensitif

Dalam usaha untuk mengatasi anak yang sensitif, sebaiknya hindari menggunakan kata-kata yang tidak boleh diucapkan orang tua kepada anak. Cara mengatasi anak yang mudah tersinggung mungkin diperlukan, karena perasaan yang sensitif membuat anak mudah terbawa perasaan saat berinteraksi dengan orang lain. Sebelum memutuskan tindakan yang perlu dilakukan, orang tua lebih baik untuk mengetahui cara mengenali karakter anak. Dengan memahami karakternya, kita akan lebih mudah untuk mendekati dan memberi arahan yang baik pada anak. Berikut ini merupakan cara mengatasi anak yang sensitif, yang bisa dilakukan oleh orang tua di rumah.

  1. Menerima Kondisi Anak Apa Adanya

Anak yang terlahir dengan perasaan yang lebih sensitif kerap mendapat perlakuan labeling baik dari orang tua maupun orang lain di sekitarnya. Padahal efek labeling pada anak seperti anak pemalu, anak cengeng dan sebagainya justru membuat kondisi semakin buruk dan anak menjadi tertutup, bahkan juga termasuk salah satu . Karena itu sebaiknya orang tua menerima kondisi ini dengan lapang dada. Berikan perhatian lebih pada anak dan anggaplah anak sebagai karunia tak ternilai yang harus dijaga dengan baik. Kesalahan dalam mendidik anak balita justru membuat mereka menjadi sulit untuk diatur.

  1. Beri Waktu Istirahat

Sensitif membuat anak menjadi mudah lelah, dan terkadang bisa mengalami tekanan yang berujung pada kondisi stres. Untuk mengatasinya, beri waktu luang bagi anak untuk bisa mendapatkan istirahat dengan tenang. Bantu anak untuk dapat mendengarkan musik yang lembut dan tenang sambil bersantai di kamar, atau membaca buku di ruangan yang tidak berisik, bahkan bisa berbaring atau tidur siang di kamar dengan kondisi yang nyaman. Secara perlahan ajarkan anak untuk melakukan kebiasaan tersebut saat sedang lelah atau emosi sedang tidak stabil.

  1. Menghargai Usaha Anak

Apapun perbuatan baik yang dilakukan anak, berusahalah untuk terus memujinya. Hal ini akan membuat anak merasa dihargai, dan di kemudian hari perbuatan baik yang ia lakukan akan menjadi sebuah kebiasaan. Bila anak melakukan tindakan terpuji untuk pertama kali, pujilah tindakannya tersebut, seperti misalnya saat anak membuang sampah di tong sampah. Meski sampah yang ia bawa berceceran, anak sudah terbiasa melakukannya. Kondisi ini menjadi cara mencegah anak memiliki perasaan sensitif dan anak lebih mandiri dari sebelumnya.

  1. Empati kepada Anak

Mungkin saat anak menangis orang tua akan berkata jangan menangis untuk membuatnya berhenti menangis. Namun keseringan hal tersebut justru membuat anak menjadi lebih kuat menangis. Jadi cobalah untuk membuat anak merasa lebih tenang, tanyakan apa penyebab ia menangis dan alihkan perhatiannya untuk mengerjakan hal yang menyenangkan. Dengan begitu anak akan menjadi lebih kuat mampu menguasai dirinya dan tidak mudah mengangis lagi.

  1. Konsultasi dengan Ahlinya

Terkadang perasaan sensitif berhubungan dengan saraf sensorik anak, sehingga dibutuhkan bantuan tenaga ahli seprti dokter anak atau psikolog untuk membantu mengatasi sifat anak yang sensitif. Jangan ragu untuk melakukan konsultasi dan menemukan solusi terbaik demi memperbaiki kebiasaan anak yang kurang baik agar masa depannya nanti tidak terhalang dengan sifat sensitifnya. Hal ini juga bisa menjadi cara mengatasi rasa takut pada anak dan cara efektif mengatasi trauma pada anak.

Itulah cara mengatasi anak yang sensitif yang bisa dilakukan para orang tua. Setiap anak tentu memiliki karakter masing-masing yang perlu kita pahami dan terima apa adanya. Dengan ditambah cara meningkatkan rasa percaya diri anak, perasaan sensitif lama kelamaan akan hilang dari diri anak tersebut.

Sponsors Link
, , , , , , , , , , ,
Post Date: Sunday 04th, February 2018 / 07:03 Oleh :
Kategori : Karakter