Sponsors Link

8 Cara Mengatasi Anak yang Pemalu dan Minder Supaya Berani

Sponsors Link

Adakalanya kita menemui beberapa anak yang pemalu. Hanya diam saja saat ditanya namanya. Atau hanya tersipu-sipu saat diajak berbicara. Sebenarnya, tanpa kita sadari, antara pemalu dan minder sedikit berbeda. Dan seringkali kita kurang memahaminya. Namun bila kita paham cara mengatasi anak yang pemalu dan minder, maka tentunya anak kita akan lebih berani mengungkapkan pendapatnya. Hal ini cukup penting untuk pentingnya pendidikan karakter untuk anak hingga dewasa nanti. Berikut ini cara mengatasi anak yang pemalu dan minder:

ads

1. Ajak percaya diri

Berikan anak pemahaman untuk lebih percaya diri menghadapi berbagai situasi. Pahami cara meningkatkan rasa percaya diri anak dengan baik. Dengan lebih percaya diri maka anak akan lebih berani mengungkapkan dirinya di depan umum. Sehingga anak belajar untuk tidak merasa malu ataupun minder lagi.

2. Tunjukkan bakatnya

Cara mengatasi anak yang pemalu dan minder lainnya yaitu dengan cara mengasah bakat anak. Ketahui apa yang menjadi kelebihan anak dan maksimalkan kemampuan anak di bidang tersebut. Jika anak berprestasi terhadap bakatnya, ia akan menjadi lebih percaya diri pada kemampuannya. Sehingga anak lebih berani menunjukkan dirinya.

3. Ajari berbicara di depan umum

Jika anak anda pemalu sebaiknya ajari dia berbicara di depan umum. Misalnya dengan menyapa tetangga atau memanggil tukang sayur. Langkah kecil ini mengenalkan anak untuk berbicara dengan orang selain keluarganya. Pentingnya sopan santun pada anak juga perlu diterapkan dalam hal ini. Sehingga ketika berbicara anak tetap dapat menghormati lawan bicaranya.

4. Berikan perhatian

Jangan biarkan anak anda terlalu sering sendiri. Berikan perhatian yang cukup untuk anak. Tunjukkan bahwa anda sebagai orang tua sangat peduli pada anak. Hanya saja jangan berlebihan. Karena jika demikian malah akan menjadi dampak buruk memanjakan anak.

5. Tunjukkan kelebihannya

Beritahu anak bahwa ia memiliki kelebihan yang dapat anda banggakan. Dengan demikian anak tidak akan merasa minder. Selain itu hal tersebut dapat merupakan cara mengatasi gangguan mental pada anak yang cukup efektif. Saat anak tahu kelebihannya, ia akan lebih percaya diri berhadapan dengan orang lain.

6. Latih bersosialisasi

Cara yang lain yaitu dengan melatih anak bersosialisasi. Misalnya dengan anak tetangga atau di komunitas-komunitas sekitar. Anak yang terbiasa bersosialisasi maka akan mudah berhubungan dengan orang lain. Mereka akan menjadi lebih berani dan memperdalam rasa ingin tahunya. Pahami cara membuat anak lebih terbuka kepada orang tua, sehingga anak juga dapat terbiasa jujur dalam bersosialisasi dengan teman-temannya.

7. Daftarkan sekolah

Anak yang pemalu sebaiknya coba daftarkan untuk sekolah. Mengenalkan sekolah lebih dini juga merupakan cara mendidik anak agar mandiri sejak dini. Dengan sekolah maka anak terbiasa berinteraksi dengan temannya. Anak terbiasa melakukan sesuatu dengan usahanya sendiri. Sehingga selain menjadi pemberani, anak juga kreatif dan mandiri.

8. Beri pujian

Jangan lupa untuk selalu memberikan pujian. Jangan bandingkan kemampuannya dengan anak lain. Karena dampak buruk sering membandingkan anak dengan anak lain tentu kurang baik. Selalu beri pujian apapun yang telah ia lakukan. Sehingga anak merasa bahagia dan sifat riangnya memicu keberanian anak di depan umum.

Demikian beberapa cara mengatasi anak yang pemalu dan minder. Jika hal-hal tersebut di atas dijalankan dengan baik, tentunya anak yang pemalu ataupun minder dapat lebih berani. Sehingga mereka juga dapat memperoleh catatan prestasi yang baik di usia belia.

Sponsors Link
, , , , , , , , , , ,
Post Date: Wednesday 22nd, November 2017 / 16:20 Oleh :
Kategori : Karakter