Sponsors Link

6 Cara Mengatasi Anak Yang Lelet dengan Sabar dan Perlahan

Sponsors Link

Karakter anak yang satu dengan yang lain memang tidak sama, termasuk ada yang cepat bertindak dan ada yang lelet. Sehingga terkadang perlu juga untuk memahami bagaimana seharusnya cara mengatasi anak yang lelet. Hal ini sebaiknya diusahakan sejak dini. Karena dengan cara mengenali karakter anak yang lambat dalam melakukan sesuatu hasilnya akan kurang baik. Selain itu akan membuat anak susah maju. Oleh sebab itu usahakan untuk membentuk tumbuh kembang anak dengan sebaik mungkin. Termasuk menanamkan karakter-karakter yang baik. Jika ingin tahu bagaimana cara mengatasi anak yang lelet, simak beberapa cara berikut ini:

ads

1. Disiplin Waktu

Kenalkan cara mengajarkan disiplin pada anak. Biasakan anak untuk melakukan aktivitas sesuai dengan jam yang telah ditentukan. Jangan memaksakan namun lakukan dengan perlahan. Tunjukkan lamanya waktu yang dibutuhkan dalam melakukan sesuatu. Beri penjelasan akan konsekuensi jika terlambat atau gagal menyelesaikan tugas tepat waktu. Dengan demikian maka anak akan berusaha untuk disiplin dan lambat laun menjadi tidak lelet.

2. Tanggung Jawab

Ajari anak untuk bertanggung jawab dengan segala sesuatu yang dilakukan. Sehingga anak memahami konsekuensi jika misalnya terlambat atau tidak tepat waktu akibat lelet. Berikan pemahaman untuk berhenti lelet karena konsekuensinya kurang baik dan membuat anak melupakan tanggung jawab. Dengan demikian anak akan perlahan berubah dari kebiasaan yang lambat menjadi berusaha menyelesaikan tugas tepat waktu. Sehingga anak juga tertantang belajar untuk tanggung jawab atas semua tugas yang dia kerjakan. Inilah pentingnya pendidikan karakter untuk anak.

3. Mandiri

Latih anak untuk mandiri sesuai porsinya. Beri pemahaman bahwa tidak semua aktivitas dia harus dibantu. Ada hal-hal yang harus dilakukan sendiri supaya anak perlahan belajar untuk melakukan tugas sesuai kemampuan usianya. Lakukan hal ini dengan sabar dan perlahan. Ketahui bakat anak sebagai cara mendidik anak agar mandiri di bidang yang ia kuasai. Misalnya memakai sepatu atau makan sendiri sejak kecil.

4. Fokus

Cara mengatasi anak yang lelet selanjutnya yaitu dengan meminta mereka selalu fokus pada apa yang sedang dikerjakan. Jika fokus maka tugas akan selesai tepat waktu. Karena biasanya anak terlambat bicara akibat tidak fokus dan melakukan tugas sambil melakukan aktivitas lainnya.

5. Jangan Membandingkan

Hindari dampak buruk sering membandingkan anak dengan anak lain. Jika terlalu dipaksa maka anak akan gagal melakukan perubahan kebiasaannya yang buruk. Hal ini dapat membuat anak makin tertekan. Karena itu sebaiknya pahami cara terbaik untuk anak supaya tidak lelet lagi. Lakukan perlahan dan usahakan untuk selalu mendorong anak untuk berhasil tanpa perlu membandingkan anak dengan anak yang lain.

6. Beri Pujian

Jika anak berhasil melakukan sesuai ekspetasi orang tua, selalu berikan pujian. Tanda bahwa orang tua menghargai anak. Hindari bersikap kasar ataupun kaku. Karena dapat menjadi penyebab anak melawan orang tua. Sebaliknya jika anak menerima pujian, maka di kemudian hari anak akan merasa ingin melakukan sesuai ekspetasi orang tuanya. Karena anak akan merasa dihargai dan diterima dengan baik apa adanya.

Demikian beberapa cara mengatasi anak yang lelet dengan tepat. Jika sejak usia dini telah dilatih, maka selanjutnya anak akan bertumbuh dengan karakter yang lebih baik. Jangan memaksakan anak, terapkan secara perlahan. Supaya anak merasa nyaman melakukannya dan tidak merasa berat. Dengan demikian secara alami cara melatih mental anak agar berani akan membuat anak tidak lelet sesuai harapan orang tuanya.

Sponsors Link
, , , , , , , , ,
Post Date: Tuesday 30th, January 2018 / 21:38 Oleh :
Kategori : Karakter