Sponsors Link

5 Cara Mengatasi Anak yang Lamban agar Lebih Gesit

Sponsors Link

Pernahkah ibu melihat atau menghadapi sendiri anak yang lamban dalam segala hal? Jika iya, sebaiknya ibu segera melakukan cara mengatasi anak yang lamban, karena sifat tersebut dapat menghambat kemajuan anak baik dalam prestasi akademik maupun perkembangan karakternya. Anak yang lamban cenderung ketinggalan, dan untuk mengantisipasinya orang tua harus terlebih dahulu memahami cara mengenali karakter anak. Jika orang tua telah mampu memahami anak maka akan lebih mudah untuk mengajarkan sesuatu yang baik. Cara mengatasi anak yang lelet memang tidak bisa dilakukan secara instan, jadi butuh kesabaran dan konsisten agar dapat berhasil. Beberapa cara yang bisa dilakukan orang tua untuk mengatasi anak yang lamban yaitu sebagai berikut.

ads

1. Memberikan Nutrisi yang Cukup

Sebagian anak yang lamban dikarenakan mereka kekurangan nutrisi sehingga otak tidak dapat bekerja optimal dalam mengolah informasi yang masuk. Jadi kekurangan nutrisi dapat membuat anak lamban dalam berpikir dan berkonsentrasi, yang tentu saja dapat berdampak buruk terhadap prestasi akademisnya. Jangan lewatkan waktu sarapan anak dan berikan nutrisi yang mencukupi kebutuhan hariannya agar anak dapat lebih fokus dan terhindar dari anak terlambat bicara.

2. Berikan Dukungan dan Respon Positif

Pentingnya pendidikan karakter untuk anak dapat bermanfaat hingga ia besar nanti, dan salah satu yang perlu ditanamkan adalah sifat anak yang lincah dan gesit. Jika anak terlihat lamban, cobalah untuk memberikan dukungan padanya dan selalu motivasi anak agar dapat melakukan sesuatu dengan lebih cepat. Bila ia berhasil melakukannya, jangan lupa berikan respon yang positif seperti pujian atau rewards kecil agar ia semakin bersemangat dan terpacu untuk bisa bergerak lebih cepat.

3. Latih Anak Menjadi Mandiri

Seringkali anak-anak tidak mampu membereskan barang-barangnya dengan cepat atau melakukan hal lainnya dengan tepat waktu karena mereka terbiasa dibantu oleh orang tuanya. Jadi, sejak anak masih kecil, latihlah anak agar dapat bersikap lebih mandiri. Tidak ada salahnya untuk membiarkan anak makan sendiri meski mungkin akan berserakan pada awalnya, atau menyiapkan buku pelajaran dan seragam sekolahnya. Cara mendidik anak agar mandiri akan membuatnya terbiasa melakukan sesuatu dan bisa lebih sigap untuk menyelesaikannya.

4. Mengajarkan Kedisiplinan

Untuk membantu anak agar terlepas dari sikap lamban yaitu dengan mengajarkan kedisiplinan pada anak. Cara mengajarkan disiplin pada anak terutama disiplin dengan waktu akan membuatnya lebih cepat dalam melakukan sesuatu. Misalnya tetapkan berapa lama anak harus mandi di pagi hari agar tidak terlambat ke sekolah. Jika terlambat, beritahu pula konsekuensi yang harus diterima. Dengan begitu anak akan terpacu lebih cepat dan secara perlahan akan terbebas dari sifat lamban.

5. Tidak Membandingkan Anak

Anak-anak tidak akan suka jika ia dibandingkan dengan anak lain atau teman-temannya. Dampak buruk sering membandingkan anak dengan anak lain bisa menyebabkan anak semakin lamban karena ia merasa memang tidak bisa secepat temannya. Karena itu, biasakan untuk selalu memberi motivasi kepada anak tanpa perlu membandingkannya dengan anak lain. Jika didampingi dengan sabar, lama kelamaan anak juga akan terpacu untuk bisa lebih gesit dalam setiap kegiatan yang ia lakukan.

Itulah cara mengatasi anak yang lamban, dan juga diperlukan cara melatih mental anak agar berani sehingga ia dapat melakukan berbagai hal dengan seluruh kemampuannya. Anak lamban bukan berarti anak yang memiliki kekurangan, dengan dukungan penuh dari orang tuanya anak dapat menghilangkan kebiasaan tersebut dan bisa menjadi lebih gesit.

Sponsors Link
, , , , , , , ,
Post Date: Thursday 26th, April 2018 / 03:18 Oleh :
Kategori : Karakter