Sponsors Link

4 Cara Mengatasi Anak yang Kecanduan Game Paling Efektif

Sponsors Link

Ada baiknya jika orang tua memahami cara mengatasi anak yang kecanduan game. Karena anak mana yang tak suka bermain games? Orang dewasa saja menghabiskan waktunya untuk bermain game, baik secara online maupun offline, dengan menggunakan media teknologi canggih seperti PC, tablet, ataupun HP. Jika orang dewasa saja demikian, lantas bagaimana dengan anak-anak? Sudah tentu anak-anak akan lebih menggilai games dan bahkan bersedia untuk menghabiskan waktunya dengan bermain game. Dampak negatif bermain game untuk anak termasuk menjadi candu di zaman sekarang ini. Tentunya kondisi anak yang seperti ini mengkhawatirkan. Untuk itu, pada kesempatan ini, ada beberapa tips yang mungkin dapat dilakukan sebagai cara mengatasi anak yang kecanduan game.

1. Mengajak anak bertamasya.

Pergi bertamasya ke tempat terbuka, seperti pantai, taman, dan kebun, merupakan ide bagus yang dapat dilakukan bersama anak-anak. Bertamasya juga merupakan suatu kesempatan yang bagus bagi anak untuk lebih mengenal keadaan lingkungan sekitar di luar rumah. Selain itu, melalui bertamasya, anak akan menghirup udara segar secara langsung  termasuk melakukan macam-macam olah raga terbaik untuk anak di tempat terbuka. Tentunya, hal ini akan memberikan pengalaman tersendiri bagi seorang anak yang sehari-harinya hanya berhadapan dengan bahaya bermain game untuk anak di dunia maya.

2. Mencari aktivitas positif lain untuk anak.

Mengalihkan perhatian anak dari game memang tidaklah mudah. Namun, akan menjadi lebih mudah bila ada aktivitas lain bagi anak yang tentunya tidak kalah seru dengan aktivitas bermain game. Sebenarnya, ada banyak aktivitas positif lainnya yang dapat ditawarkan pada anak-anak, seperti misalnya kursus bahasa, kegiatan ekstrakurikuler sekolah, klub sanggar, dan lain sebagainya. Untuk menawarkan kegiatan-kegiatan ini, sebaiknya terlebih dahulu pahami cara jitu mengenali bakat anak, apakah pelajaran akademik, musik dan seni, ataukah bidang bahasa asing, dan lain sebagainya.

3. Memberi batasan waktu bagi anak dalam bermain games.

Walaupun game dapat menjadi candu dan memberi dampak buruk bagi anak, namun bukan berarti bahwa anak seketika dilarang untuk bermain game. Jika game itu bisa menjadi hiburan bagi seorang anak, maka biarkanlah ia bermain, tentunya dengan adanya batasan waktu tertentu yang diberikan. Misal dengan memberikan waktu kurang lebih 1 jam pada anak untuk bermain game di layar PC atau HP. Tentunya, dalam hal ini, orang tua harus dapat memberikan cara mengajarkan disiplin pada anak dan tak segan memberi sanksi jika anak bermain game lebih dari waktu yang telah ditentukan.

4. Memberi perhatian pada anak.

Seorang anak terkadang bermain game untuk mengusir stres pada anak yang sedang dialaminya, hingga akhirnya game tersebut menjadi candu baginya. Jika tidak ingin hal ini terjadi, maka sebaiknya mulai berikan waktu yang lebih bagi anak untuk menemani dengan manfaat makan bersama keluarga atau menonton TV bersama. Memang saat ini banyak orang tua mulai memiliki kesibukan yang tinggi hingga mengabaikan kebutuhan anak dan bahkan lupa memberikan perhatian pada anak. Oleh karena itu, cobalah untuk menyediakan waktu bagi anak agar menjadi pribadi yang lebih mencintai keluarganya. Dengan demikian, ia akan menyediakan lebih banyak waktu untuk keluarganya daripada untuk game kesukaannya.

Itulah tadi beberapa cara mengatasi anak yang kecanduan game. Dengan memakai beberapa cara di atas maka diharapkan anak jadi lupa kebiasaan main game berlebihan. Sehingga anak memiliki variasi maksimal dari manfaat bermain untuk anak usia dini dan mengisi waktunya.

Sponsors Link
, , , , , ,
Post Date: Saturday 14th, April 2018 / 14:58 Oleh :
Kategori : Pendidikan