Sponsors Link

5 Cara Mengatasi Anak Remaja yang Sering Keluyuran

Sponsors Link

Banyak orang tua yang merasa bingung cara mengatasi anak remaja yang sering keluyuran. Kehidupan anak remaja yang penuh dengan gairah dan ambisi serta rasa ingin tahu yang besar membuat mereka mudah mengikuti temannya. Seorang anak remaja juga selalu berusaha untuk mencari jati dirinya sehingga lebih banyak membuang waktunya dengan teman-temannya. Akhirnya cenderung terjadi penyebab anak berperilaku agresif dan cenderung melakukan hal yang dilarang. Bahkan banyak yang lebih percaya teman daripada orang tuanya dan lebih memilih berkumpul dengan teman daripada dengan keluarganya.

ads

Gambaran mengenai anak remaja ini pun tampaknya membuat orang tua menjadi khawatir. Apalagi saat anak remajanya mulai suka bepergian dalam kurun waktu yang lama. Orang tua akhirnya menjadi bingung tentang cara menyikapinya. Oleh sebab itu, berikut cara mengatasi anak remaja yang sering keluyuran.

1. Meningkatkan intensitas tatap muka dengan anak.

Orang tua di zaman saat ini semakin tak punya waktu untuk anak-anaknya karena bertambahnya kesibukan. Hal ini cenderung membuat anak mencari kesenangan di luar dengan cara keluyuran kesana kemari dengan tujuan untuk mengusir rasa kesepian. Oleh karena itu, sebaiknya sediakan waktu sebagai cara membuat anak lebih terbuka kepada orang tua. Berbincang ringan sebelum tidur malam dan pagi hari sebelum memulai aktivitas mungkin dapat mengembalikan kehangatan keluarga.

2. Memberikan kebebasan kepada anak disertai tanggung jawab.

Anak tak perlu dikekang secara berlebihan sebab hal ini bisa membuat anak menjadi jenuh dan penyebab stres pada anak. Anak remaja yang dikekang juga umumnya merasa malu dengan teman-teman sebayanya. Sebaiknya berikan anak remaja sebuah kebebasan yang disertai dengan tanggung jawab. Tak lupa berikan pula nasihat pada anak agar tidak memanfaatkan kebebasannya dengan melakukan hal-hal yang tidak baik. Hal ini bisa menjadi salah satu cara mengatasi anak remaja yang sering keluyuran dengan efektif.

3. Memahami kebutuhan dan keinginan anak.

Tiap anak memiliki kebutuhan serta keinginan yang semakin bertambah seiring dengan pertambahan usianya dan perkembangan zaman. Memang pada dasarnya tidak semua keinginan anak itu harus terpenuhi. Sebab tidak semua keinginan anak itu merupakan hal yang baik. Namun tak ada salahnya bagi orang tua untuk berusaha mengetahui dan memahami tentang apa yang diinginkan oleh anak. Dengan demikian, hal ini dapat  menghindarkan penyebab anak melawan orang tua dan mengurungkan niatnya untuk keluyuran.

4. Memantau pergaulan anak.

Tak ada salahnya untuk mengetahui dan mengenal teman-teman anak dengan mengundang mereka bermain ke rumah. Selain itu luangkan waktu untuk berbincang dengan teman-teman anak termasuk bersikap ramah kepada mereka. Sebab bagaimanapun juga, teman-teman merupakan bagian dari dunia anak. Dengan begitu dapat menjadi cara mengenali karakter anak sekaligus memantau pergaulan anak.

5. Memberikan hukuman dengan tegas kepada anak jika bersalah.

Sebaiknya lakukan cara memberikan hukuman yang mendidik untuk anak saat melakukan suatu kesalahan. Misalnya pergi tanpa izin dan pulang larut malam. Tindakan yang tegas dari orang tua memang diperlukan demi perkembangan anak ke arah yang lebih baik. Dengan hukuman ini diharapkan agar anak tidak lagi mengulang kesalahannya dan menjadi lebih berhati-hati dalam bertindak.

Itulah beberapa cara mengatasi anak remaja yang sering keluyuran. Dengan melakukan langkah di atas semoga anak akan lebih terbuka dan memilih berada bersama keluarga. Sehingga tindakan anak lebih positif serta prestasi anak dapat lebih maksimal juga.

Sponsors Link
, , , , , , , , , ,
Post Date: Wednesday 02nd, May 2018 / 14:33 Oleh :
Kategori : Pendidikan