Sponsors Link

3 Cara Mengatasi Anak Introvert Paling Efektif

Sponsors Link

Introvert merupakan suatu kepribadian yang ditandai dengan adanya kecenderungan bagi dirinya untuk lebih melihat kedalam dirinya sendiri yang perlu ditangani dengan cara mengatasi anak introvert. Dengan kata lain, ciri-ciri anak introvert cenderung berfokus pada pikiran dan perasaannya sendiri daripada hal-hal yang di luar dirinya. Seorang introvert umumnya memiliki kepribadian mirip penyebab autis pada anak. Introvert tidak hanya dialami oleh orang dewasa tetapi juga anak-anak. Bahkan, kepribadian introvert ini umumnya merupakan kepribadian seseorang sejak lahir.

Seorang anak yang memiliki kepribadian introvert juga tentunya memiliki karakter yang serupa, seperti misalnya suka menyendiri dan mudah merasa malu jika harus berhadapan dengan orang baru. Sebagai orang tua, sebaiknya perlu memberikan penanganan yang tepat pada anak yang memiliki karakter introvert agar perilaku yang kita berikan padanya tidaklah menyakiti hatinya. Berikut beberapa cara yang dapat dilakukan sebagai cara mengatasi anak introvert.

1. Memahami Karakter Introvert

Sebelum menghadapi anak dengan kepribadian introvert, sebaiknya pahami terlebih dahulu apa itu arti introvert, serta bagaimana ciri anak yang memiliki karakter introvert. Karakter introvert itu sendiri sebenarnya juga bukan merupakan hal yang buruk dan memalukan, sehingga hal ini tentunya bukan hal yang mengkhawatirkan. Sebaiknya orang tua mencoba terbiasa dengan perilaku anak introvert yang terkadang mungkin suka bicara sendiri, penyebab anak mudah marah, tidak mau berkerumun dalam suatu kelompok, dan lain sebagainya.

Dalam menghadapi anak dengan kepribadian introvert ini, sebaiknya tidak terlalu cepat mengambil kesimpulan, misalnya menganggapnya sebagai anak yang sedang mengalami penyebab stres pada anak atau sejenisnya. Sebaiknya jangan memberi label negatif pada anak tersebut, misalnya dengan menyebutnya aneh, dan sejenisnya. Justru seharusnya menerima anak tersebut dengan karakternya yang demikian dan lebih menyadari bahwa introvert ini hanya merupakan suatu karakter saja.

2. Memahami Perilaku Anak

Seorang anak yang memiliki karakter introvert umumnya cenderung hanya memiliki satu atau dua orang teman dekat saja. Sebab anak dengan kepribadian introvert umumnya akan merasa lebih nyaman dengan lingkup pertemanan yang kecil. Jadi, sebaiknya lakukan cara mengenali karakter anak yang demikian. Di samping itu, orang tua juga perlu memahami bagaimana cara yang akan dilakukan oleh seorang anak introvert dalam menghadapi masalah. Tentunya ia akan cenderung menyimpan masalahnya sendiri dan menghadapinya sendiri. Jadi, bila ingin melibatkan diri dalam setiap permasalahan yang dihadapinya, sebaiknya ajak bicara dan tawarkan bantuan. Selain itu, pahami bahwa seorang anak introvert belum tentu bermasalah dalam bersosialisasi, namun ia hanya memiliki karakter anak suka bicara sendiri.

3. Tidak Memaksa Anak Untuk Berubah

Pada kenyataannya, seorang anak dengan kepribadian introvert seringkali dianggap sebagai penyebab anak tidak percaya diri. Hal ini pun seringkali membuat orang tua menjadi gegabah dan ingin mengubah karakter anaknya yang demikian. Tanpa disadari, perilaku orang tua yang seperti ini sebenarnya justru kurang tepat. Jika ingin mengubah karakter anak introvert, disarankan agar terlebih dahulu memahami dunia anak tersebut. Usahakan cara membuat anak lebih terbuka kepada orang tua dan memperoleh kepercayaan darinya. Setelah itu, barulah bisa mengajaknya untuk bersosialisasi secara lebih terbuka.

Itulah beberapa cara mengatasi anak introvert paling efektif yang dapat dilakukan oleh orang tua. Sehingga anak bertumbuh dengan karakter yang lebih baik. Dengan demikian maka anak tidak hanya memiliki prestasi yang tinggi namun juga memiliki karakter yang baik juga.

Sponsors Link
, , , , , , , , , , , ,
Post Date: Sunday 22nd, April 2018 / 11:36 Oleh :
Kategori : Karakter