Sponsors Link

10 Cara Mengajarkan Sopan Santun pada Anak

Sponsors Link

Cara mengajarkan sopan santun pada anak perlu ditanamkan sejak anak masih kecil. Kebiasaan baik yang dimiliki anak akan menjadi karakter sehingga anak akan bertumbuh menjadi pribadi yang berbudi pekerti. Adapun sikap sopan santun merupakan bagian dari cara mengenali karakter anak baik yang perlu ditumbuhkan pada anak. Berikut ini beberapa caramengajarkan sopan santun pada anak.

1. Mengajarkan sikap sopan santun sejak dini.

Pentingnya sopan santun pada anak merupakan bagian dari pengembangan karakter yang baik. Sikap ini seharusnya diajarkan pada anak sejak anak berusia 2-3 tahun.

2. Memberikan contoh atau teladan yang baik.

Jika ingin anak memiliki sikap sopan santun maka orang tua terlebih dahulu harus memberinya contoh.  Dengan cara mengajarkan disiplin pada anak untuk sopan akan ditiru oleh anak sehingga anak akan berkembang menjadi pribadi yang sopan.

3. Mengajarkan tiga kata kunci dasar dalam bersikap sopan santun.

Tiga kata kunci yang perlu ditanamkan pada anak sejak dini adalah “maaf”, “tolong”, dan “terima kasih”. Tiga kata ini terlihat sepele namun sebenarnya kata-kata tersebut sangat berpengaruh bagi anak dan kehidupannya kelak.

4. Melatih dengan konsisten.

Melatih sikap sopan santun pada anak seharusnya dilakukan setiap hari secara konsisten. Sebab sopan santun merupakan bagian dari pentingnya pendidikan karakter untuk anak dalam menjalani kehidupan sehari-harinya.

5. Memberikan beberapa cerita tentang kesopanan.

Menceritakan sebuah dongeng atau menceritakan sebuah kisah yang bertemakan sopan santun akan memberikan pemahaman pada anak secara tersendiri. Anak akan belajar mengenai pentingnya bersikap sopan santun melalui berbagai cerita dan kisah yang didengarnya. Anak juga akan menjadi terbiasa dalam membedakan perilaku yang baik dan buruk.

6. Memberi perhatian yang lebih pada anak.

Orang tua sebaiknya memiliki waktu khusus untuk keluarga atau anak-anak. Memberi perhatian pada anak merupakan bagian dari kewajiba orang tua. Dengan demikian orang tua dapat selalu memantau dan mengontrol perilaku anak. Ajarkan perilaku yang sopan pada anak setiap hari.

7. Mengenalkan nilai agama dalam mengembangkan kepribadian anak.

Pendidikan endidikan agama untuk anak merupakan bagian terpenting dalam mengembangkan karakter anak. Dekatkan anak pada Tuhan agar anak semakin mengerti tentang bagaimana ia harus bersikap sesuai dengan perintah dan keinginan Tuhan.

8. Mengajak anak untuk berbicara dengan halus dan sopan.

Ajarilah anak untuk berbicara dengan sopan. Misalnyaberbicara dengan suara yang halus atau lembut. Hal ini sebaiknya dilakukan untuk mengatasi jenis gangguan emosi pada anak. Pembicaraan yang lembut tentunya akan terkesan lebih sopan dan lebih menghargai orang lain.

9. Membiasakan anak untuk menyapa dan memberi salam.

Menyapa dan memberi salam terlebih dahulu kepada orang lain merupakan suatu tindakan yang ramah dan menyenangkan. Ajarkan sikap ramah dan suka tersenyum pada saat bertamu ataupun pada saat bertemu dengan orang lain. Pentingnya pendidikan moral untuk anak tersebut merupakan cerminan dari karakter sopan santun.

10. Menghindari marah dan meningkatkan kesabaran dalam menghadapi anak.

Marah boleh saja dilakukan asalkan tidak kasar dan tidak berlebihan. Dampak buruk memarahi anak bisa jadi kurang baik untuk anak nantinya. Dalam menghadapi anak dan mengajarkan karakter yang baik pada anak memang diperlukan kesabaran dan konsistensi agar hasil dari didikan tersebut bisa terwujud.

Cara mengajarkan sopan santun pada anak sebaiknya dilakukan setiap hari agar anak menjadi terbiasa. Sehingga anak memiliki karakter tersebut dalam berkata, bersikap, maupun berperilaku. Tentunya hal ini positif untuk perkembangan karakter anak.

Sponsors Link
, , , , , , , , , ,
Post Date: Thursday 31st, May 2018 / 12:38 Oleh :
Kategori : Pendidikan