Sponsors Link

6 Cara Mengajarkan Anak Tanggung Jawab Sejak Usia Dini

Sponsors Link

Tanggung jawab merupakan salah satu karakter yang semestinya dimiliki setiap anak. Pentingnya pendidikan karakter untuk anak memang perlu diperhatikan, karena hal ini akan berdampak pada kehidupan anak hingga ia dewasa. Cara menanamkan nilai moral pada anak sebaiknya dilakukan sejak usia dini atau balita, dimana perkembangannya masih sangat pesat dan mudah menyerap berbagai informasi dari lingkungannya. Cara menanamkan tanggung jawab pada anak memang tidak mudah, namun jika dilakukan dengan konsisten dan cara yang tepat maka anak akan terbiasa bertanggung jawab terhadap berbagai hal dalam hidupnya. Lalu bagaimana cara mengajarkan anak menjadi pribadi yang lebih bertanggung jawab? Simak tipsnya berikut ini.

1. Berikan Contoh

Anak akan lebih mudah menerapkan suatu hal jika ia melihat contoh langsung terutama dari orang tuanya. Jadi, jika Anda ingin memiliki anak yang bertanggung jawab, cobalah untuk melakukan hal yang sama di rumah setiap harinya. Misalnya, ibu mencuci piring setiap hari karena itu memang salah satu tugas ibu di rumah yang harus diselesaikan.

2. Terapkan Kedisiplinan

Anak yang memiliki sikap tanggung jawab cenderung mampu bersikap disiplin, sehingga dengan menerapkan kedisiplinan anak dapat lebih mudah mengemban tugasnya dengan baik. Cara mengajarkan disiplin pada anak dapat dilakukan secara bertahap dan harus sabar karena anak butuh waktu untuk melewati setiap proses perubahan sikapnya.

3. Berikan Tugas

Tanggung jawab identik dengan tugas yang diberikan pada anak, dan ia harus mampu mengerjakan tugas tersebut. Tidak perlu memberinya tugas yang berat, ibu bisa memulainya dengan meminta anak membereskan kamar dan tempat tidurnya setiap hari agar terlihat lebih bersih dan rapi. Jika anak berhasil menyelesaikan tugasnya, maka sejatinya ia telah berhasil menjadi anak yang bertanggung jawab.

4. Percaya pada Anak

Anak mungkin sulit menjadi pribadi yang bertanggung jawab karena orang tuanya tidak menaruh kepercayaan penuh padanya. Biarkan saja anak mengerjakan tugasnya sendiri, meski mungkin pada awalnya tidak sesuai dengan yang diharapkan. Namun dengan memberikan kepercayaan, anak akan terus belajar untuk bisa lebih bertanggung jawab ke depannya.

5. Biarkan Anak Membuat Keputusan

Jika dalam keluarga terdapat sebuah masalah dan diperlukan keputusan yang tepat untuk menyelesaikannya, maka libatkan anak dalam memberikan keputusan. Dengan begitu, anak akan terbiasa untuk ikut mencari solusi dari setiap masalah dan bertanggung jawab dengan solusi yang ia berikan. Hal ini juga bertujuan sebagai cara mengenali karakter anak sehingga pembentukan karakter anak akan lebih baik.

6. Memberi Pengertian

Anak tentu tidak seperti orang dewasa yang bisa langsung mengerti dengan sebuah tanggung jawab. Jadi Anda bisa menasehatinya dengan perlahan bahwa anak harus bertanggung jawab dengan tugas dan barang yang dimilikinya. Beri pengertian secara bertahap dan contoh nyatanya, agar anak dapat lebih paham. Misalnya, jika anak sedang bermain, ajarkan untuk membereskan kembali mainannya dan simpan di tempatnya dengan rapi. Cara bijak menasehati anak balita ini sangat efektif untuk membuat anak belajar bertanggung jawab.

Nah, itulah cara mengajarkan anak tanggung jawab yang bisa diterapkan orang tua di rumah. Jangan pernah memaksa anak untuk langsung memahami apa tugas dan tanggung jawabnya, karena itu akan menjadi penyebab anak menjadi keras kepala. Jika anak dapat dididik dengan baik, maka ia akan memiliki rasa tanggung jawab sejak kecil, dan ini akan sangat berguna tidak hanya saat anak di sekolah namun juga berpengaruh hingga anak dewasa nanti saat bekerja maupun berkeluarga.

Sponsors Link
, , , , , ,
Post Date: Sunday 29th, April 2018 / 17:42 Oleh :
Kategori : Karakter