Sponsors Link

6 Cara Mengajar Anak Tunagrahita yang Efektif

Sponsors Link

Anak tunagrahita memang memiliki kekurangan dalam hal intelektual dan mental, sehingga membutuhkan perlakuan khusus dalam kesehariannya. Meski sulit menerima pelajaran, anak tunagrahita tetap berhak mendapatkan pendidikan, yang tentunya kurikulum yang diberikan perlu disesuaikan dengan kemampuan anak sesuai dengan tingkat keparahan tungrahita yang disandangnya. Sebelumnya perlu dipahami dahulu karakteristik anak tunagrahita yang mirip dengan karakteristik anak tunadaksa, lalu penyebab tunagrahita pada anak sehingga orang tua dan orang lain yang berintraksi dengannya dapat memahami mereka dengan baik.

ads

Penyakit yang termasuk gangguan saraf pada bayi ini memerlukan metode pengajaran yang sesuai dengan kondisi mereka, dan tentunya orang yang mengajari pun harus memiliki keterampilan khusus agar dapat memberikan pengajaran sesuai dengan yang ditetapkan. Terlebih lagi diperlukan kesabaran ekstra dan kemampuan dalam menerima kondisi anak tunagrahita agar anak tersebut mampu menerima pelajaran dengan baik dan lancar. Adapun cara mengajar anak tunagrahita yang dapat dengan mudah diterapkan yaitu sebagai berikut.

1. Pemilihan Materi Pelajaran

Anak tunagrahita memang memiliki keterbatasan dalam hal kecerdasan, namun mereka tetap perlu mendapatkan materi akademik seperti anak yang normal, hingga mereka memperlihatkan ketidakmampuan menerima materi tersebut. Selain itu, materi mengenai keterampilan dalam suatu bidang tertentu perlu diperbanyak, karena keterampilan yang nyata dapat memberi mereka bekal dalam melanjutkan hidup kelak. Materi bina diri merupakan materi yang sangat penting untuk diberikan pada anak tunagrahita, yang meliputi cara mengurus diri, cara menolong diri dan cara berkomunikasi serta bersosialisasi dengan orang lain.

2. Gunakan Strategi Pembelajaran yang Tepat

Strategi pembelajaran untuk anak tunagrahita memang sedikit berbeda dengan anak normal, dimana mereka biasanya akan ditempatkan dalam satu kelas namun pemberian materi pelajaran untuk tiap individu berbeda. Setaip anak dalam satu kelas tersebut tentu ada yang mengalami tunagrahita yang ringan hingga berat, sehingga kemampuannya dalam menerima informasi pun akan berbeda. Jadi keluasan dan kedalaman materi harus diberikan secara individual pada setiap anak dan disesuaikan dengan kemampuan mereka dalam menerima pelajaran yang diberikan.

3. Perbanyak Praktek

Meski anak mengalami tunagrahita yang ringan sekalipun, kemampuan berpikir mereka tetaplah jauh di bawah anak normal, sehingga mereka akan merasa kesulitan dalam menerima pelajaran. Solusinya, perbanyak pelajaran berupa praktek atau menerapkan pelajaran dalam metode melakukan sesuatu, karena cara ini lebih efektif dan lebih mudah untuk dilakukan pada anak yang membutuhkan perlakukan khusus tersebut. Praktek akan memberikan rangsangan motorik yang lebih mudah melekat di ingatan dibandingkan pelajaran yang berifat teori.

4. Perhatikan Media yang Digunakan

Ada beberapa kriteria yang perlu diperhatikan dalam penggunaan alat atau media dalam proses mengajari anak tunagrahita. Kriteria tersebut antara lain tidak mudah rusak, tidak abstrak, tidak membahayakan nyawa, mudah untuk diperoleh dan anak memiliki tanggapan tentang apa yang mereka pelajari pada media tersebut. Kriteria media ini dapat membantu anak lebih cepat menangkap pelajaran yang diberikan, karena praktek dengan menggunakan media lebih mudah diingat dibanding jika tidak menggunakan media.

5. Evaluasi Pembelajaran

Setelah salah satu materi selesai dipelajari, sangat penting bagi tenaga pengajar untuk mengevaluasi setiap pembelajaran yang mereka berikan. Jika terdapat kendala atau ada anak didik tunagrahita yang masih belum menguasai materi, maka hal ini perlu menjadi perhatian khusus. Bisa jadi materi akan diulang atau metode pembelajaran diubah agar anak-anak mendapat kemudahan dalam menerima pelajaran tersebut.

6. Sikap Tenaga Pengajar

Hal yang paling penting dalam cara mengajar anak tunagrahita adalah sikap dari orang yang mengajarinya. Mereka yang mengajar anak tunagrahita harus memiliki sikap yang baik dan selalu positif, menjelaskan dengan perlahan dan kata yang jelas serta posisi yang selalu menghadap ke anak tunagrahita. Dengan begitu anak akan merasa lebih nyaman dan lebih mudah dalam menerima pelajaran yang diberikan.

Anak tunagrahita mungkin ada yang hiperaktif, sehingga diperlukan kesabaran yang luar biasa. Sebaiknya lakukan cara pencegahan tunagrahita pada anak sejak anak belum dilahirkan, salah satunya dengan memberikan makanan sehat untuk tumbuh kembang anak agar anak dapat lahir dalam keadaan sehat dan normal.

Sponsors Link
, , , , , , , ,
Post Date: Sunday 18th, February 2018 / 16:20 Oleh :
Kategori : Pendidikan
Doctors Talk

Kecanduan game & gadget bisa jadi momok bagi ibu, bahkan bisa membuat anak depresi dan bunuh diri, yuk kenali dan jangan lupa subscribe ya.