Sponsors Link

9 Cara Menenangkan Bayi yang Menangis – Terbukti Efektif

Sponsors Link

Bayi yang baru lahir biasanya mempunyai kebiasaan rewel atau menangis di malam hari. Bagi para orang tua baru, harus butuh energi dan pengetahuan ekstra untuk menghadapi kondisi ini. Tangisan bayi adalah bentuk komunikasinya dengan orang tua. Ketika ia merasa lapar, haus, lelah, kepanasan, kedinginan, popok basah, atau sakit akan disalurkan dengan cara menangis. Misal ketika ia merasa popoknya sudah penuh pasti ia menjadi tidak nyaman. Selain menimbulkan rasa tidak nyaman, sebaiknya Anda mengetahui bahaya popok sekali pakai terhadap kesehatan bayi. Jadi, cobalah untuk mengetahui arti dari setiap tangisan bayi. Dengan begitu, bayi tidak perlu menangis dalam waktu yang lama.

ads

Setiap orang tua harus mempunyai cara tersendiri untuk menenangkan bayi yang menangis. Ketika orang tua sudah ahli menenangkan bayi yang menangis, hal itu berarti mereka sudah dapat berkomunikasi dengan bayi mereka. Hal yang perlu diperhatikan ketika menghadapi bayi yang menangis adalah orang tua harus tetap tenang dan tidak panik. Karena jika para orang tua ikut panik, bayinya juga akan lebih panik. Hal ini karena bayi dapat merasakan apa yang dirasakan oleh orang tua, terutama ibu.

Baca : Bahaya Benturan pada Kepala Bayi dan AnakGejala Hipoglikemia pada BayiGejala Campak pada Bayi dan AnakBahaya Susu Formula pada Bayi, Bronkitis Akut dan Kronis pada Bayi dan Anak

Bagi para orang tua baru, berikut ada beberapa cara menenangkan bayi yang menangis:

1. Mengayun Bayi

Gerakan mengayun bayi dapat membuat bayi terdiam dari tangisannya. Bayi menyukai adanya gerakan ketika mereka digendong. Melalui mengayun, bayi akan merasa nyaman hingga lama-kelamaan dapat pula sampai tertidur. Ada hal yang harus diperhatikan saat mengayun bayi adalah jangan terlalu keras mengayun bayi. Selain itu, jangan hanya mengayun bagian badannya. Semua anggota badan termasuk kepala harus pada gerakan ayunan yang sama. Hal ini akan berpengaruh terhadap saraf bayi.

2. Menyanyikan Bayi

Selain suka dengan gerakan-gerakan lembut, bayi juga menyukai ada suara di samping mereka. Untuk itu, Anda dapat mencoba bernyanyi ketika bayi sedang menangis. Cari nyanyian yang dapat membuat bayi tenang. Anda juga dapat bernyanyi sambil menggendong dan mengayun bayi. Dengan begitu, bayi akan merasa nyaman dan berhenti menangis. Usahakan menyanyi dengan suara yang lebih keras dari tangisan bayi. Ketika bayi sudah mulai mereda, maka turunkan pula nada suara nyanyian Anda.

3. Memberikan ASI

Jika bayi terlihat lapar atau haus, usahakan berikan ASI pada bayi. Anda dapat memberikannya secara langsung atau melalui sendok. Perhatikan bahwa jangan pernah memberikan ASI ketika anak sedang menangis dengan keras. Usahakan bayi itu agak mereda tangisannya, baru setelah itu Anda dapat memberikan ASI. Memberikan ASI atau minuman lain ketika bayi masih menangis tersedu-sedu dapat menyebabkan bayi menjadi tersedak. Hal ini justru dapat menimbulkan permasalahan serius lainnya. ASI, terutama ASI eksklusif sangat penting bagi bayi. Ini karena ASI adalah makanan terbaik untuk bayi. Ada beragam manfaat ASI eksklusif untuk bayi. Akan tetapi, cara pemberian ASI juga harus diperhatikan.

4. Mengeluarkan Suara ‘ssshhh’

Menenangkan bayi yang menangis tidak harus dengan mengoceh beraneka ragam kata-kata atau nyanyian. Suara ‘ssshhh’ terbukti dapat menenangkan tangisan bayi. Bukan tanpa sebab, ternyata suara ‘ssshhh’ mirip dengan suara yang biasa mereka dengarkan ketika dalam kandungan. Oleh karena itu mereka akan cepat merasa nyaman saat mendengar suara ‘ssshhh’. Pastikan bahwa suara ‘ssshhh’ yang Anda keluarkan dapat menyaingi suara tangisan bayi. Sehingga bayi akan fokus pada suara ‘ssshhh’ yang Anda keluarkan.

5. Memberikan Sentuhan Lembut

Bayi sangat senang ketika disentuh, terutama oleh ibunya. Sentuhan ibu akan membuat bayi merasa nyaman. Ketika bayi menangis, usahakan memberikan sentuhan lembut, bisa pada dada atau punggungnya. Sambil memberikan sentuhan, Anda bisa sambil mengajaknya berbicara atau sekedar mengeluarkan suara ‘ssshhh’. Jika memang diperlukan, sentuhan lembut ibu dapat berupa pijatan lembut di tubuhnya. Pijatan bayi terbukti efektif dalam membuat bayi menjadi tenang bahkan akhirnya tertidur lelap. Hal ini berarti bayi menangis karena merasakan lelah pada tubuhnya. Pijatan lembut dapat menghilangkan pegal di tubuh bayi. Memberikan pijatan dengan minyak telon juga dapat menghilangkan gejala perut kembung pada bayi. Kenali juga beberapa penyebab perut kembung pada bayi.

6. Digendong Sambil Ditempelkan di Dada

Usahakan gendong bayi saat ia menangis. Hal ini terbukti menjadi cara yang cepat dan ampuh untuk menenangkan bayi yang menangis. Jika bayi masih terus menangis ketika digendong dengan posisi tidur, coba ubah posisi bayi menjadi agak berdiri dan tempelkan pada dada Anda. Posisi ini seperti ketika Anda hendak membuat bayi bersendawa. Menggendong bayi dengan posisi seperti ini juga terbukti efektif dapat menenangkan bayi yang menangis. Akan tetapi menggendong posisi seperti ini tidak disarankan terlalu lama, karena punggung bayi belum bisa menahan tubuhnya terlalu lama.

7. Ajak ke Suasana Baru

Bayi juga dapat merasa bosan dengan suasana di sekitar, apalagi jika bayi hanya berasa di dalam kamar atau di dalam rumah. Ketika bayi menangis, cobalah untuk mengajaknya berjalan-jalan, walaupun hanya di halaman rumah. Suasanan yang baru dapat membuatnya lebih fresh dan menjadi tenang. Akan tetapi cara ini tidak disarankan jika bayi menangis di malam hari. Jika bayi menangis di malam hari, Anda cukup membawanya berpindah dari satu ruangan ke ruangan lain.

Sponsors Link

8. Mandikan dengan Air Hangat

Jika bayi Anda menangis, cobalah perhatikan apakah bayi menangis karena cuaca sedang panas. Jika suasana terasa panas cobalah untuk mengganti baju bayi dengan baju yang tipis dan menyerap keringat. Cara lain untuk meredakan hawa panas dapat juga dengan memandikan bayi dengan air hangat, bukan air dingin. Ada beragam manfaat mandi air hangat untuk bayi. Mandi air hangat dapat membuat tubuh bayi menjadi rileks dan tenang. Biasanya, setelah mandi air hangat bayi dapat tidur dengan nyenyak dan tidak menangis lagi. Ketika bayi merasa kepanasan, usahakan untuk tidak memberikan bayi bedak tabur dingin. Para orang tua harus mengetahui beberapa bahaya bedak tabur bagi bayi.

9. Buat Bayi Sendawa

Bayi yang tidak bisa sendawa juga akan rewel dan menangis. Harap diperhatikan bahwa setiap kali bayi selesai menyusu, usahakan untuk membuatnya dapat bersendawa. Gendong bayi dengan posisi agak berdiri dan tertelungkup di dada kita. Tepuk pelan-pelan punggung belakang bayi. Proses ini memakan waktu beberapa saat. Ketika bayi sudah bisa bersendawa, biasanya ia akan merasa tenang dan tidak menangis lagi. Selain itu, sendawa pada bayi setelah minum juga disarankan oleh dokter untuk kesehatan dan kenyamanan bayi. Membuat bayi bersendawa juga menjadi salah satu cara mengatasi cegukan pada bayi.

Baca : Gejala Demam pada Bayi dan AnakGejala Autis pada BayiBahaya Gula untuk Bayi dan AnakJenis Makanan yang Tidak Boleh Diberikan pada Bayi 6 BulanPenyebab Bayi Kuning Saat Baru LahirBahaya Mandi Air Dingin Untuk Bayi dan AnakBayi Tidur Tengkurap

Ketika bayi menangis, terkadang para orang tua tidak mengetahui sebab yang pasti. Akan tetapi seiring dengan berjalannya waktu, para orang tua akan paham apa yang menyebabkan bayi mereka menangis. Yang terpenting adalah jangan membiarkan bayi menangis terlalu lama. Jika ini terjadi,  bayi dapat mengalami sakit perut. Usahakan menenangkan bayi dengan cara-cara yang aman bagi bayi.  Jika memang diperlukan, dapat juga berkonsultasi dengan bidan atau dokter untuk memperoleh cara yang paling efektif dalam menenangkan bayi menangis.

Sponsors Link
, , , , , , ,
Post Date: Friday 27th, October 2017 / 09:00 Oleh :
Kategori : Parenting