Sponsors Link

8 Cara Mendidik Anak Usia 3 Tahun agar Lebih Aktif dan Tangkas

Sponsors Link

Anak usia 3 tahun tentu saja berbeda dengan anak usia 5 tahun. Pada usia 3 tahun, si anak sudah lebih responsif dan tanggap terhadap sesuatu yang terjadi di sekitarnya. Anak juga sudah mulai menirukan perilaku orang dewasa, namun dengan caranya sendiri. Agar anak tumbuh dan berkembang di jalur yang benar, ini dia 8 tips cara mendidik anak usia 3 tahun.

ads
  1. Ajarkan Anak untuk Mandiri

Di usia 3 tahun, Bunda sudah bisa mengajarkan anak untuk mandiri. Biarkan si anak melakukan pekerjaannya sendiri. Biarkan juga anak untuk menyelesaikan masalahnya sendiri agar si anak menjadi terbiasa untuk hidup mandiri dan tidak menyusahkan orang lain. Tugas orang tua hanyalah mengamati bagaimana cara si anak mengasah kemandiriannya. Jika ternyata cara yang dilakukan si anak salah, orang tua dapat menunjukkan cara yang benar. Baca: pentingnya pendidikan anak usia dini – Dampak Buruk Selalu Menuruti Keinginan AnakKesalahan dalam Mendidik Anak Balita

  1. Libatkan Anak dalam Pekerjaan Sederhana

Di usia 3 tahun, mulailah untuk melibatkan anak dalam pekerjaan sederhana. Misalnya membantu Anda membuat kue. Tugas yang dilakukan si anak cukup yang simpel saja ya. Seperti, mengambil air, tepung, dan lain sebagainya. Setelah siap melakukan pekerjaan, ajarkan si anak untuk mencuci tangan agar kebersihannya juga terjaga. Baca: manfaat mengajarkan anak cuci tangan

  1. Ajarkan Anak Menghargai Orang Lain

Moralitas menjadi sesuatu yang penting diajarkan kepada si anak. Misalnya, cara menghargai orang lain. Beritahu anak untuk menghargai orang yang lebih tua, juga menghargai teman-temannya. Dengan demikian, anak akan terhindar dari perilaku menyimpang yang merugikan orang lain. Baca: pentingnya sopan santun pada anak – Pentingnya Pendidikan Karakter Untuk Anak

  1. Ajarkan Hal-Hal Positif

Selanjutnya adalah mengajarkan hal-hal positif kepada anak. Misalnya, menghargai orang lain, mengajarkan cara berbicara yang benar, pentingnya menabung, dan masih banyak lagi. Hal positif yang Anda ajarkan sangat berguna untuk membangun perilaku si anak. Baca: cara jitu mengenali bakat anak –  cara mengasah bakat anak – Cara Mengajarkan Anak tentang Uang

  1. Ajak Anak Bermain

Bermain menjadi hal penting untuk menunjang tumbuh kembang anak. Dengan bermain, si anak juga dapat lebih mengetahui dunia sekitarnya dan tahu bagaimana cara beradaptasi. Bermain juga merupakan selingan agar si anak tidak bosan terhadap rutinitas sehari-hari. Akan tetapi, batasi waktu bermain si anak. Jangan sampai waktunya bermain lebih banyak dibandingkan waktu untuk belajar. Baca: tahapan perkembangan bermain anak – manfaat bermain untuk anak usia dini

  1. Berikan Waktu Agar Anak Beristirahat

Seusai belajar dan bermain, berikan anak waktu untuk beristirahat agar energinya kembali pulih seperti sedia kala. Sehingga si anak dapat melakukan aktivitas selanjutnya dengan penuh semangat tanpa rasa lelah yang berarti. Baca: waktu tidur yang baik untuk anak – manfaat tidur siang untuk tumbuh kembang anak – Cara Menjaga Bayi dan Anak agar Tidak Mudah Sakit

  1. Ajarkan Etika yang Baik

Etika sama dengan moralitas. Anak yang tumbuh dengan etika baik lebih bisa diandalkan dan dipercaya ketika bergabung di lingkungan yang baru. Cara mengajarkan juga cukup mudah. Bunda hanya perlu memberikan contoh yang baik di hadapan anak. Sehingga si anak dapat menirukan perbuatan baik tersebut dan menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari. Baca: cara mengajarkan disiplin pada anak

  1. Ajarkan untuk Bersosialisasi

Mengajarkan anak bersosialisasi juga cukup penting agar anak lebih mengenal dunia di sekitarnya. Caranya cukup mudah, yaitu dengan mengajaknya keluar rumah dan memperkenalkan dia kepada orang-orang baru. Dengan cara ini, si anak akan lebih terbiasa jika ditempatkan di keramaian sehingga ia tidak mengalami phobia atau rasa takut ketika tampil di depan umum. Baca: efek negatif sering menakut-nakuti balita – cara mengatasi rasa takut pada anak

Selain mengajarkan cara-cara di atas, orang tua juga perlu memberikan sikap atau contoh yang berkenan. Karena si anak lebih suka meniru apa yang dilihatnya daripada mengidahkan apa yang didengarkannya.

Sponsors Link
, , , , , , ,
Post Date: Tuesday 07th, November 2017 / 12:44 Oleh :
Kategori : Pendidikan