Sponsors Link

5 Cara Membiasakan Anak untuk Tidur Sendiri tanpa Rasa Takut

Sponsors Link

Anak yang kurang tidur dapat mengalami sejumlah masalah seperti tantrum, rewel, lesu dan tingkah laku yang tidak menyenangkan. Mencukupi jam tidur anak sangat penting untuk membuat situasi lebih mudah bagi seluruh keluarga. Ketika berhubungan dengan mengembangkan kebiasaan tidur yang baik untuk si kecil, maka semakin cepat orang tua memulainya, akan semakin baik.

ads

Beberapa orang tua tidak menyadari bahwa kebiasaan anak yang terbentuk atas izin mereka atau dorongan mereka dapat mengarah kepada masalah yang berkaitan dengan kebiasaan tidur anak. Sekali masalah ini berkembang, maka akan sangat sulit untuk merubahnya walaupun bukannya tidak mungkin dengan bantuan usaha yang gigih. Jika tidak, masalah – masalah ini akan menjadi halangan ketika orang tua ingin menerapkan cara membiasakan anak tidur sendiri.

Membuat Anak Tidur Sendiri

Akan lebih mudah bagi anak dan orang tua untuk cara membiasakan anak tidur sendiri jika peraturan dan rutinitas sebelum tidur ditetapkan sejak awal untuk menghindari masalah yang akan muncul nantinya. Beberapa cara yang bisa dilakukan untuk membiasakan anak tidur sendiri antara lain:

1. Meminimalkan Gangguan

Pindahkan televisi, komputer dan perangkat elektronik lainnya dari kamar anak untuk menciptakan lingkungan yang kondusif bagi anak untuk tidur. Stimulasi yang didapat anak dari menonton televisi atau bermain video game, cahaya dari layar komputer dan televisi akan membuat anak sulit untuk tertidur.

2. Menetapkan Rutinitas Sebelum Tidur

Mandi air hangat, memakai baju tidur, menyikat gigi, menetapkan waktu tidur yang baik untuk anak dan membacakan cerita sebelum tidur adalah bagian dari pola tidur anak dengan mengawali kegiatan tidur malam melalui kebiasaan – kebiasaan yang rutin. Kebiasaan ini akan membantu anak untuk merasa lebih nyaman mengenai pergi tidur. Hal ini akan mempersiapkan anak untuk tidur dan mengurangi kegelisahannya di malam hari, menurunkan tingkat stres dan menciptakan serangkaian antisipasi yang menuju waktu tidur anak.

3. Biarkan Anak Tertidur Sendiri

Tinggalkan kamar anak sebelum anak tertidur sehingga ia tidak akan tergantung kepada keberadaan orang dewasa untuk jatuh tertidur. Jika Anda tinggal di kamar anak, jangan berinteraksi dengannya atau berbaring di tempat tidur bersama anak. Bergeraklah semakin jauh dari tempat tidur anak setiap malam sementara anak tertidur untuk mengurangi ketergantungannya kepada Anda. Pastikan posisi tidur yang baik untuk bayi dan anak sebelum Anda meninggalkannya untuk tidur.

4. Beri Anak Rasa Nyaman

Ketidakhadiran orang tua atau pikiran yang menakutkan tentang monster kerap menjadi penyebab anak mengigau saat malam hari. Untuk memudahkan transisi anak, Anda bisa memberinya benda yang menenangkan seperti boneka, selimut atau barang lain kesukaan anak di dekat tempat tidurnya, atau untuk ia bawa tidur sebagai cara mengatasi rasa takut pada anak.

5. Konsisten

Jika anak pindah ke tempat tidur Anda pada tengah malam, temani ia untuk kembali ke kamarnya tanpa banyak berinteraksi. Katakan saja pada anak bahwa ia perlu tinggal di tempat tidurnya sendiri. Sangat penting untuk melakukan ini setiap kali anak pindah ke kamar Anda. Jika tidak, anak akan lebih bersikeras untuk tidak mau tidur di kamarnya sendiri.

Pastikan anak dapat tidur dengan nyenyak dan nyaman di kamarnya sendiri tanpa gangguan, Anda perlu mengecek keadaan anak sebelum meninggalkannya untuk tidur. Misalnya, mencari cara aman tidur tengkurap untuk bayi dan anak, memastikan suhu ruangan yang nyaman untuk bayi dan anak, serta lain sebagainya. Anak mungkin akan menangis dan menunjukkan perilaku yang tidak patut lainnya, namun diperlukan kekonsistenan dari Anda untuk tetap berpegang pada aturan bahwa anak perlu tidur sendiri. Berilah penghargaan kepada anak ketika ia dapat tidur sendiri dengan tenang.

Sponsors Link
, , , , , , , , , ,
Post Date: Monday 12th, February 2018 / 11:57 Oleh :
Kategori : Parenting