Sponsors Link

12 Cara Jitu Mengatasi Anak Yang Cengeng dan Manja

Sponsors Link

Setiap manusia tentunya pernah menangis dalam proses kehidupannya. Tidak ada yang salah dengan itu bukan ? Karena menangis merupakan salah satu reaksi atau respon yang diungkapkan dari perasaan seseorang. Namun bagaimana halnya jika anak-anak seringkali menangis tanpa sebab atau karena sebab yang sepele. Pernahkah kita mendengar orang memberi cap atau label pada seorang anak bahwa anak tersebut cengeng atau manja ?

ads

Anak-anak tentunya masih membutuhkan perhatian lebih dari orang-orang disekitarnya. Dan kadang kala untuk mengungkapkan apa yang dirasakannya, anak-anak mengekpresikannya dengan cara menangis. Namun jika menangisnya terkesan dibuat-buat atau berlebihan, maka orangtua pun patut mengatasi atau mengendalikan kehendak sang anak.

Sebelum kita membahas mengenai anak yang cengeng atau manja, kita telaah terlebih dahulu apa itu menangis dan cengeng.

  • Menangis – Adalah sebuah reaksi dari perasaan atau hati manusia yang sedang emosi, baik sedih, susah, senang atau marah yang diungkapkan dengan mengeluarkan air mata. Dan tentu semua manusia bisa menangis, termasuk juga anak-anak. Menangis adalah hal yang wajar, karena menangis adalah simbol dari perasaan yang kita rasakan. Jadi baik laki-laki, perempuan, anak-anak maupun orang dewasa menangis, adalah hal yang wajar dan biasa.
  • Cengeng – Adalah sebutan bagi orang atau anak-anak yang sering menangis. Bahkan mereka bisa menangis hanya karena sesuatu hal yang sangat sepele. Memiliki anak yang cengeng, memang menjadi suatu masalah yang membingungkan bukan ?? Bahkan orang tua terkadang merasa kesal dan gemas, ketika melihat putra atau putrinya sering menangis karena hal yang sepele. Untuk mengatasinya, kita harus paham mengapa anak menangis, dan mencari tahu penyebab yang membuat mereka terus menerus menangis.

Anak yang tidak bisa mengungkapkan perasaannya cenderung lebih suka berteriak dan menangis untuk meminta sesuatu. Biasanya ini terjadi pada anak yang lambat dalam berbicara, tentu sangat sulit bukan. Bagi anak-anak yang terlambat berbicara, mereka merasa kesal dengan dirinya sendiri karena tidak bisa mengungkapkan apa yang ia inginkan. Oleh sebab itu mereka mengungkapkan keinginan mereka melalui tangisan.

Untuk mengatasi anak-anak yang termasuk kategori cengeng ini, dibawah ini beberapa tips untuk orang tua.

Tips Mengatasi Anak Yang Cengeng dan Manja

1. Ajak Anak Berkomunikasi

Berkomunikasi adalah hal terbaik ketika seseorang tidak mengerti dengan apa yang kita inginkan. Tentu cara ini bisa kita gunakan dalam menghadapi anak yang cengeng, karena pada umumnya anak cengeng tidak mampu mengungkapkan apa yang dia inginkan dan ia rasakan. Ajarkan anak berbicara dan mengungkapkan apa yang di mau. Ajaklah anak berkomunikasi dan berinteraksi dengan teman-temannya. Membangun komunikasi dengan anak adalah hal penting, dan ini akan sangat bermanfaat ketika anak kita sudah dewasa. Mereka akan lebih terbuka pada kita, dan menerima kita untuk menjadi teman curhatnya.

2. Jangan Memukul Anak

Anak yang cengeng memang kerap kali membuat orang tua gemas dan kesal dalam menghadapinya. Bahkan terkadang banyak orang tua lepas kontrol hingga memukul anak, dan tentu cara ini bukan jalan keluar yang tepat untuk menghentikan tangisan anak. Dengan memukul anak yang cengeng, maka anak akan memilih menghindar dari orang tua. Anak akan merasa dikucilkan dan tidak diperhatikan, atau bahkan mereka merasa disakiti oleh orang tuanya sendiri. Dengan begitu anak akan memberontak bahkan enggan untuk mengungkapkan perasaan mereka pada orang tua. Jika hal ini terus orang tua lakukan, maka ketika anak dewasa mereka cenderung lebih tertutup pada ayah atau bundanya.

3. Jangan Menuruti Semua Keinginan Anak

Memberikan yang terbaik untuk anak memang sudah menjadi kewajiban bagi orang tua. Tapi apa salahnya jika kita sebagai orang tua, mampu untuk mengontrol apa yang diinginkan anak. Jangan menuruti segala atau semua yang anak kita inginkan. Berikan pengertian kepada anak. Memberikan penjelasan atau pengertian adalah hal yang penting agar bisa mengontrol apa yang anak inginkan. Beritahu anak jika benda/barang yang ingin anak beli tidaklah terlalu penting atau harganya terlalu mahal. Ajarkan anak untuk berhemat dengan cara menabung, dan rajin beramal. Dengan begitu bunda tidak akan kesulitan mengatur mereka, dan mereka cenderung bisa berpikir secara dewasa.

Lain halnya jika orang tua menuruti atau terlalu memanjakan anaknya. Anak akan lebih memberontak dan menangis ketika apa yang mereka inginkan tidak dituruti. Dan tentu hal ini akan menyulitkan orang tua, terutama jika sedang berada ditempat ramai/umum. Sebagai orang tua, kita harus bijak dalam memberikan pengertian kepada anak, berikan penjelasan dengan bahasa yang mudah mereka pahami agar mereka mengerti apa yang orang tua katakan dan perintahkan.

4. Abaikan Tangisan Anak

Jika orang tua sudah memberikan pengertian atau penjelasan, bahkan membujuk, namun anak tetap saja menangis, menginginkan sesuatu yang diinginkannya, sesekali orang tua perlu mengabaikan tangisan anak. Mungkin jika kita sedang berada dikeramaian atau di tempat umum, hal ini sungguh memalukan bukan ? Tetapi kita juga harus mengajarkan anak bahwa tidak semua keinginannya harus dipenuhi. Dengan mengabaikan anak menangis, kita mengajarkan anak untuk tidak selalu memanjakannya secara berlebihan.

5. Melatih Anak Untuk Mengungkapkan Apa Yang Ia Rasakan Dan Inginkan

Sponsors Link

Anak yang cengeng cenderung susah mengungkapkan apa yang mereka inginkan. Ajarkan anak untuk bisa mengungkapkan apa yang ia mau dan apa yang ia rasakan. Cara ini akan membantu bunda untuk mengurangi kebiasaan cengeng si kecil. Misalnya jika anak lapar, ajarkan mereka mengungkapkan rasa lapar mereka, karena cenderung anak yang rewel dan cengeng tidak dapat mengungkapkan apa yang mereka rasakan. Ajarkan mereka berani untuk mengungkapkan keinginannya. Ajak anak untuk berbicara dan jelaskan pada mereka jika mereka menginginkan sesuatu, maka mereka harus mengungkapkannya. Karena jika mereka hanya menangis saja, maka orangtua tidak akan mengerti dengan apa yang mereka inginkan.

6. Terapi Gelombang Otak

Terapi Gelombang Otak atau Terapi Self Confidance For Children adalah sebuah terapi yang mampu memperbaiki atau meningkatkan kekuatan mental pada diri anak. Terapi ini dapat membantu anak dalam meningkatkan kemandirian, meningkatkan rasa percaya diri, bahkan terapi ini mampu mengurangi dan menghilangkan gangguan mental pada anak seperti rasa takut, cengeng, minder atau tidak percaya diri. Terapi ini dirancang khusus agar dapat menstimulasi otak anak dalam frekuensi tertentu, agar anak mampu menjadi individu yang baik dan berkompeten dalam masyarakat luas.

7. Berikan Sugesti Positif Pada Anak

Anak yang cengeng pasti memiliki sebuah perasaan atau keinginan yang ia simpan dan tidak mampu ia ungkapkan. Terkadang mereka menangis karena ada sesuatu yang mereka takuti, dan ini menjadi masalah yang bunda harus tangani. Memberikan anak sugesti bahwa dia adalah anak yang kuat, anak pemberani dan orangtua akan selalu ada untuk mereka kapan pun. Berikan sugesti ketika anak mau tidur, bangun tidur dan ketika mereka hendak beraktivitas. Dengan begitu mereka akan merasa aman dan nyaman, mereka akan percaya diri untuk menghadapi apa pun.

8. Jangan Memarahi Anak

Ketika anak menangis, pasti orang tua akan merasa sangat bingung. Bahkan beberapa orang tua malah marah ketika melihat putra putri nya menangis karena hal yang sepele. Jika anak cengeng dan terus menerus menangis, berikan perhatian lebih. Karena anak yang menangis pasti membutuhkan orang tua yang mengerti apa yang mereka inginkan. Memarahi mereka, justru akan membuat mereka menghindar dan enggan untuk menceritakan apa yang mereka rasakan. Tentu hal ini sangat merugikan orang tua, selain itu kebiasaan ini juga bisa terbawa hingga dewasa nanti. Oleh sebab itu, kita sebagai orang tua harus bijak dalam mengatasi anak yang menangis.

9. Jangan Terlalu Melindungi

Pastinya di dunia ini, semua orang tua selalu ingin melindungi anaknya. Apalagi untuk kategori orang tua ‘baru’. Tentunya orang tua tak ingin jauh sejengkal pun dari si anak. Melindungi itu sudah tugas dan kewajiban kita sebagai orang tua, namun bukan berarti kita harus over protective. Banyak kasus yang sepele yang anak-anak lakukan dengan temannya, tetapi orang tua terlalu over proteksi kepada si anak. Untuk hal-hal yang bisa anak selesaikan sendiri seharusnya orang tua cukup mengarahkan atau membantu mencarikan solusi, bukan campur tangan membereskannya untuk si anak. Jika orang tua terlalu proteksi kepada anak, anak akan menjadi manja (anak mama). Tentu bukan hal ini yang orang tua inginkan bukan?

10. Bangun Kedekatan Emosi dengan Anak

Pernahkah orang tua berpikir, kadang kala anak menangis atau ‘cengeng’ karena anak hanya mencari perhatian orang tuanya? Orang tua kadang kala sibuk dengan aktivitasnya sendiri sehingga tanpa disadari, orang tua tidak memiliki waktu untuk si anak. Walaupun sebentar, luangkan waktu untuk anak, anak butuh kelembutan dan kasih sayang orang tua. Sehingga anak merasa nyaman dan aman, serta adanya tingkat kepuasaan emosinya.

11. Strategi Khusus

Dalam mendidik dan mengasuh anak tidaklah mudah. Sebagai orang tua, kita tidak hanya dituntut untuk panjang sabar, namun juga harus pintar dan memiliki keahlian dalam mengurus anak-anak. Untuk meredakan bahkan meredam tangisan anak, cobalah membujuk atau mengalihkan perhatian anak, sehingga anak dapat mengendalikan emosinya.

12. Minta Bantuan Ahli

Jika semua cara sudah orang tua coba dan sudah kehilangan cara untuk mengatasi anak yang ‘cengeng’, mungkin orang tua butuh bantuan psikolog anak. Bisa jadi ada hal-hal yang membuat anak trauma atau ketakutan yang tidak dapat di ungkapkan oleh si anak.

Sifat cengeng pada anak, bisa terbentuk karena didikan orang tuanya. Ketika kita diberikan anugerah untuk bisa menjadi orang tua terutama ibu, maka kita juga harus siap untuk menjadi seorang guru yang baik untuk anak-anak kita kelak. Jadilah guru yang baik untuk anak, karena anak pasti akan menuruti apa yang guru perintahkan dan mengikuti apa yang gurunya lakukan. Anak yang cengeng bisa terbentuk karena adanya cara mendidik yang kurang tepat, dan kali ini kita akan membahas cara mendidik yang seperti apa sih yang bisa menyebabkan anak menjadi cengeng.

ads

Beberapa Kesalahan Mendidik Yang Menyebabkan Anak Cengeng

  • Mendidik Anak Dengan Emosi – Mendidik anak adalah tugas yang besar bagi orang tua, dan tentu memiliki tanggung jawab yang besar juga. Sebagai orangtua yang baik dan bijaksana, kita harus dan wajib mendidik anak dengan cara yang terpuji. Jangan pernah mendidik anak dalam cara meninggikan rasa egois dan emosi, bahkan jangan menunjukkan reaksi emosi pada anak. Jika orangtuaa sedang tidak stabil emosinya mendidik anak, maka hal ini akan mudah sekali menular pada anak. Dan secara tidak langsung, anak juga pasti memiliki respon yang sama terhadap orang lain. Anak akan cenderung lebih pemarah dan cengeng, ketika orang yang mendidik ya memiliki emosi yang tidak stabil. Oleh sebab itu sebagai orang tua, kita wajib untuk memberikan performa dan contoh yang terpuji bagi putra putri tercinta.
  • Selalu Melarang Anak – Banyak sekali orang tua yang takut ketika anaknya berinteraksi dengan dunia luar, entah takut jatuh, takut terluka dan sebagainya. Berikan anak kepercayaan ketika mereka ingin melakukan sesuatu. Jika orangtua selalu melarang anak untuk melakukan sesuatu, maka anak akan merasa ragu dan takut untuk beraktivitas. Dan hal ini akan sangat berbahaya bagi mental si kecil, biarkan mereka mengekplorasi kemampuan mereka. Jika mereka diberikan kepercayaan, pasti mereka akan terlatih lebih mandiri dalam melakukan sesuatu.
  • Memanjakan Anak – Memanjakan anak memang hal yang sah-sah saja bagi orang tua, namun semua ada batasnya. Memanjakan anak, dengan mengikuti segala sesuatu yang ia inginkan adalah hal yang salah. Seringkali orang tua memberikan apa yang anak inginkan, bahkan mereka bisa meminta sesuatu pada tempat yang kurang tepat. Jika hal ini terjadi, maka ubahlah kebiasaan ini perlahan agar anak kita berubah dengan cara yang tidak ia sadari. Memanjakan anak memang boleh saja, tapi hal ini juga bisa merugikan kita sebagai orang tua. Yang pertama anak akan susah untuk diatur dan sulit untuk mendengarkan apa yang orang tuanya katakan. Ajarkan anak untuk berhemat, berikan mereka pengertian jika apa yang mereka lakukan bukan perbuatan terpuji.
  • Menuruti Keinginan Anak Yang Menangis – Menuruti keinginan anak yang sedang menangis tidak selalu benar. Sadarkah kita jika anak bisa melakukan ini semenjak ia masih berusia balita ?? Seorang balita bisa mengerti dan menyadari adanya kesempatan menangis untuk mendapatkan sesuatu yang mereka inginkan. Jika orang tua selalu menuruti keinginan anak ketika ia sedang menangis, maka ubahlah cara sudut pandang untuk menghentikan tangisan anak. Cara tersebut justru merusak mental anak. Menuruti apa yang anak inginkan memang boleh-boleh saja, tapi ingatlah jika segala sesuatu memiliki batasan yang tidak boleh kita lakukan.

Banyak sekali cara mendidik anak yang masih salah dan sering dilakukan oleh orang tua. Sebagai orang tua memang hal yang normal dan wajar jika kita selalu memberikan yang terbaik untuk anak, menuruti apa yang anak inginkan. Jadilah orang tua yang bijak, yang mampu memberikan penjelasan pada anak. Beberapa hal  yang dapat kita lakukan supaya anak tidak cengeng.

  1. Berikan anak perhatian lebih agar bunda tahu apa yang anak inginkan dan rasakan.
  2. Jangan menuruti segala sesuatu yang anak inginkan.
  3. Jika apa yang anak inginkan tidak mungkin dituruti, maka berilah penjelasan dengan kalimat dan bahasa yang mudah dipahami agar mereka mengerti apa yang bunda katakan.
  4. Jangan menuruti anak yang meminta sesuatu dengan menangis.
  5. Ajarkan anak mengungkapkan apa yang ia rasakan dan inginkan.
  6. Ajarkan anak untuk berkomunikasi dengan baik.
  7. Jangan bertengkar di depan anak.
  8. Jadilah orang tua yang konsisten dalam memutuskan sesuatu.
  9. Ajarkan mereka untuk membedakan mana yang bisa mereka dapatkan dan mana yang belum bisa mereka dapatkan.
  10. Jangan terlalu takut untuk memberikan kepercayaan pada anak.
  11. Jangan berbicara kasar atau mengeluarkan kata dan kalimat yang dilarang pada anak.

Setelah kita banyak belajar apa pengertian cengeng dan apa saja yang harus dilakukan agar anak tidak cengeng. Setiap orang tua pasti menginginkan anak yang kuat, tegas dan bertanggung jawab, maka dari itu sebagai orang tua kita harus mampu mendidik anak-anak kita dengan cara yang tepat. Jadilah orang tua yang bijak. Karena orang tua adalah guru pertama bagi anak-anaknya, dan anak pasti akan meniru kan apa yang gurunya lakukan.

Sponsors Link
, , , , , , , , ,
Post Date: Friday 13th, January 2017 / 05:36 Oleh :
Kategori : Parenting